Langsung ke konten utama

Batik Banyumas Menasional & Mendunia

Batik Banyumas Motif HUT RI Laku Keras

Radar Banyumas
 Sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) dengan berbagai kegiatan dan lomba. Berbagai kegiatan tersebut tertuang dalam lembaran kain dan menjadi motif batik. Keunikan tersebut membuat penjualan batik motif Kemeriahan HUT RI menjadi laku keras. Pemilik Galeri Batik di Banyumas, Trisa Enggar mengatakan, sejak Februari lalu sudah menyiapkan batik tulis bermotif kemeriahan HUT RI. Sebab, proses pembuatan batik tulis memerlukan waktu lama, sehingga harus menyiapkan jauh-jauh hari. Dia mengaku sudah membuat 10 potong batik tulis motif kemeriahan HUT RI. Hingga Senin (8/8) kemarin, batik motif kemeriahan HUT RI tersebut hanya tersisa satu potong. “Juli sudah ada di galeri dan siap dipasarkan,” katanya. Menurut dia, meski harganya tidak murah, keberadaan batik tersebut diburu pembeli. Dia mengungkapkan, pembeli tertarik dengan batik motif kemeriahan HUT RI karena unik dan jarang ditemui. Harga satu potong batik motif HUT RI berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. “Masih ada satu. Kami membuatnya terbatas karena ini batik tulis, yang membuat juga terbatas,” ujarnya. Trisa memaparkan, tidak ada makna khusus dari berbagai gambar yang tertuang dalam batik. Dia sengaja memilih tema kegiatan yang berbeda dari tahun lalu. Untuk tahun lalu dia membuat motif aneka perlombaan seperti permainan dadu. Untuk tahun ini dia membuat berbagai gambar seperti panjat pinang, lomba tampok air, upacara bendera, lengger, ebeg, tarik tambang, dan lomba makan kerupuk. “Ide memang datang dari lingkungan sekitar, di Banyumas kalau Agustusan biasanya ada ebeg,” imbuhnya

Batik Motif Hello Kitty Dibawa ke Jepang
Desa Papringan Kecamatan Banyumas semakin dikenal sebagai kampung batik. Sebab, hampir semua rumah di Desa Papringan memiliki perajin batik. Bahkan, batik asli desa tersebut sudah dibawa ke negeri sakura, Jepang. Ketua Perajin Batik Desa Papringan, Siarmi mengatakan, ada beberapa motif yang dibawa ke Jepang, antara lain motif hello kitty, mickey mouse, doraemon, dan winnie the pooh. Warnanya pun cerah seperti hijau, merah jambu, serta biru. Batik motif tokoh kartun itu memang dikhususkan untuk anak-anak. “Waktu dibawa ke Jepang dibuat model kimono,” ujarnya. Harga batik motif kartun tersebut bervariasi, antara Rp 125  ribu hingga Rp 150 ribu. Di samping motif kartun, Desa Papringan juga memproduksi batik tulis berbagai motif, antara lain serayuan, babon angrem, uyu kipu, pring sedapur, wahyu temurun, bulus angrem.     Pengerjaannya yang rapi membuat harga batik tulis tersebut mencapai Rp 850 ribu. “Kalau dijualk di galeri lebih mahal lagi,” jelasnya. Apalagi pewarnanya menggunakan bahan alami seperti kulit rambutan kulit kayu mahoni, kulit manggis, dan kulit jengkol. “Kulit jengkol juga bagus. Awalnya memang bau, tapi sewaktu sudah jadi batik tidak bau lagi, hasilnya bagus,” ungkapnya. Batik mereka pun sudah di pasarkan di hotel berbintang di Purwokerto serta galeri di pusat perbelajaan. Sering kali para pembeli datang langsung ke galeri di Desa Papringan. “Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein juga pernah datang ke sini,” ujarnya. Dia berharap, perajin batik di Desa Papringan tak hanya menjadi perajin yang bekerja pada orang lain, namun juga punya usaha sendiri. “Juara desain batik pernah diraih. Ada sekitar sembilan piala yang dipajang di galeri. Ada TKI yang di Hongkong juga ikut membawa batik sekitar 10 potong. Australia juga ada yang minat. Sebenarnya potensinya bagus,” imbuhnya.


 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…