Langsung ke konten utama

Dialek Banyumas Kian Ditinggalkan

Papanmas Luncurkan Kelas Bahasa Jawa
suaramerdeka.com
Bahasa Jawa dialek Banyumas kian ditinggalkan oleh generasi muda. Hal itu memunculkan kekhawatiran di kalangan orang tua.
Demikian diungkapkan Dewan Pengawas Paguyuban Pranata Cara Banyumas (Papanmas), Cipto Subroto dalam silaturrahim bersama di kediaman Warsono, RT 03/03, Kelurahan Karangklesem, Purwokerto Selatan, Minggu (7/8) malam. Menurut Cipto, lunturnya bahasa daerah ini juga merembet dalam tingkah laku sehari-hari.
“Anak-anak jadi lupa dan tidak terbiasa memakai unggah-ungguh bahasa saat berbincang dengan orang yang lebih tua,” kata dia. Degradasi perilaku ini, tambahnya, terjadi lantaran anak tidak dibiasakan terdidik dalam hal tata krama, kesantunan berbahasa dan menggunakan dialek lokalnya.
Sementara di luar rumah, anakanak cenderung malu menggunakan bahasa Banyumas dalam pergaulan sehari-hari. Cipto mengemukakan, kondisi ini membuat Papanmas berinisiatif membuka kursus Bahasa Jawa. Kelompok belajar ini melengkapi dua buah kelas lain yaitu kursus Pranata Cara dan Pambiwara yang sudah dibuka terlebih dahulu.
Di Rumah Warga
“Kursus terbuka bagi anak-anak, mulai dari usia Taman Kanak-kanak. Ruang kelasnya dibuka dengan memanfaatkan rumah warga di Kelurahan Kedungwuluh, Purwokerto Barat,” katanya. Sementara itu, Ketua Papanmas, Wahyudi mengatakan, kegiatan silaturrahim tersebut merupakan upaya untuk mengumpulkan para pelaku Pranata Cara, Pambiwara dan juru foto, juru rias pengantin serta pelaku seni di Banyumas.
Setidaknya ada lebih dari 300 pekerja profesi tersebut yang masih aktif. Beberapa diantaranya tergabung dalam paguyuban Papanmas, Janurmas, Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Banyumas.
“Kami juga mengapresiasi pegiat dari Sanggar Seni Bilawa yang baru saja meraih penghargaan Best Make Up and Face Painting serta Best Performance, ajang Parade Chingay di Singapura bulan Februari lalu,” katanya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…