Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

kongres Bahasa Panginyongan di Taman Budaya dan Eduwisata Karang Penginyongan, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok

Peserta Kongres Disuguhi Seni Tradisi Lokal

suaramerdeka.com PURWOKERTO - Peserta kongres Bahasa Panginyongan yang digelar 11-13 Oktober mendatang akan disuguhi sejumlah pementasan seni tradisi lokal. Hal itu sangat dimungkinkan, lantaran lokasi penyelenggaraan yaitu Taman Budaya dan Eduwisata Karang Penginyongan, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, memenuhi syarat untuk pementasan seni budaya. Itu disampaikan Wabup Banjarnegara, Hadi Supeno ketika mengecek persiapan lokasi kongres, Minggu (26/6). Menurut dia, obyek wisata yang sedang dibangun tersebut representatif bila digunakan untuk acara semacam diskusi, sarasehan maupun pentas kesenian. “Peserta yang kebanyakan kalangan budayawan, pegiat, dan pelaku seni, tokoh hingga pejabat, nanti tidak hanya serius saat membahas tentang bahasa panginyongan, tapi juga bisa menikmati suasana alam desa pada masa lalu. Panggung dan taman terbuka yang tersedia juga memungkinkan untuk menghadirkan pagelaran seni budaya,” ujarnya, kemarin. Menuru…

Juguran Pendopo Kecamatan Banyumas, Kenang Masa Lalu

Radar Banyumas Nuansa tradisional masih kental dalam juguran di Pendopo Kecamatan Banyumas Senin (27/6) kemarin. Sentir yang merupakan lampu tradisional masyarakat Banyumas tempo dulu terpajang di depan pendopo. Tidak hanya sentir, atap pendopo juga dikelilingi lampion yang melambangkan lampu ting, lampu masyarakat Jawa zaman dahulu. Ketua panitia, Hadi Mulyono Putro SE mengatakan, adanya lampu ting dan lampu sentir untuk mengingatkan masyarakat Banyumas terhadap suasana Banyumas pada zaman dulu. “Dulu lampunya pakai minyak tanah, sentir, atau ting,” ujarnya. Menurut dia, jaman kuno sengaja diusung. Sayangnya, kini dia kesulitan mencari lampu ting di pasaran. Meski ada harganya mahal. “Sekarang sulit mencari lampu yang bahan bakarnya pakai minyak tanah. Lampu ting malah adanya di restoran,” ungkapnya. Dia mengungkapkan, lampu ting dan sentir untuk mengundang masyarakat untuk datang ke pendopo Kecamatan Banyumas. “Event seperti ini bisa untuk pariwisata masyarakat Banyumas,” paparnya. M…

Rencana pembangunan jalan TOL Di Eks Karesidenan Banyumas

Peta di atas adalah rute Jalan TOL Trans Jawa dan memang sebagian akan ada yang melewati kawasan eks Karesidenan Banyumas , sumber Antara. Melengkapi Topik sebelumnya yaitu Rencana TOL Tegal - Cilacap dan TOL Ajibarang Wangon. Kawasan yang nantinya dilewati TOL ini diharapkan bisa berkembang pesat termasuk bagi Purwokerto yang tidak dilewati langsung.



Proyeksi rencana Jalan Tol berdasarkan pidato Bupati Banyumas saat peresmian kantor Otoritas Jasa Keuangan Purwokerto




Dinkes Banyumas Tidak Temukan Vaksin Palsu

Humas Kabupaten Banyumas
BANYUMAS : Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas menelusuri kemungkinan peredaran vaksin palsu di wilayah Banyumas. Vaksin palsu diduga kuat telah beredar di wilayah Jateng menyusul tertangkapnya dua distributor, T dan M di Semarang, Senin (27/6). Plt Kepala Dinkes, Sadiyanto, mengatakan sampai saat ini pihaknya tidak menemukan peredaran vaksin palsu, khususnya di fasilitas kesehatan milik pemerintah. “Kemungkinan peredaran vaksin palsu terjadi di rumah sakit swasta, praktik dokter swasta, atau praktik bidan,”katanya. Sadiyanto menambahkan kalaupun ada (peredaran vaksin palsu) itu di luar fasilitas kesehatan pemerintah. “Kami akan mencoba menelusuri ke tempat praktik dokter dan klinik swasta untuk mengetahui vaksin itu berasal dari mana,” katanya, Selasa (28/6). Menurutnya pengadaan vaksin di fasilitas kesehatan swasta bukan tanggungjawab dari Dinkes. Pengadaan vaksin di fasilitas kesehatan swasta biasanya dilakukan dari distributor atau rekanan. Sebagian di antaranya…

Objek Wisata Banyumas bagian barat Dibenahi

suaramerdeka.com BANYUMAS – Sejumlah pengelola wisata di wilayah Banyumas bagian barat terus berbenah untuk bersiap-siap menyambut liburan Lebaran 2016 ini. Selain pembenahan objek wisata, para pengelola wisata ini juga telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk pengamanan jalan dan tempat wisata. Manajer Dream Land Park Ajibarang, Agus Suprihadi mengatakan, kemarin merupakan hari terakhir pembenahan fasilitas dan lingkungan di Dream Land Park. Sejak sepekan lalu, lokasi taman mata air ini ditutup oleh pengelola dalam rangka pembenahan dan pengecekan berbagai sarana prasarana wisata tersebut. “Selasa (28/6) ini kami buka kembali untuk umum. Kami berharap dengan pembenahan pariwisata ini maka pengunjung akan mendapatkan kepuasan, kenyamanan dan keamanan saat berlibur,” katanya. Selain pembenahan sarana prasarana, Agus mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan aparat keamanan khususnya Jajaran Muspika Ajibarang untuk membantu proses pengamanan lalu lintas jalan dan tempa…

Pemkab Banyumas Siagakan Alat Berat di Jalur Mudik

Radarbanyumas

PURWOKERTO – Selain fokus pada penanganan jalur-jalur mudik, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) juga menyiagakan alat berat di titik-titik rawan. Hal itu dilakukan sebagai sarana penunjang untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan selama arus mudik dan balik. Kepala Dinas SDABM Kabupaten Banyumas Irawadi menjelaskan, alat berat hanya difungsikan pada saat darurat saja. Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dari potensi longsor di beberapa ruas jalur mudik. “Selama arus mudik dan balik, alat berat kita siagakan terus. Alat berat sifatnya stand by, jadi hanya digunakan saat diperlukan saja,” katanya. Dijelaskan, sampai saat ini alat berat yang dimiliki Dinas SDABM masih digunakan membersihkan material longsor di Kecamatan Tambak. Irawadi menjelaskan, ada dua alat berat jenis eksavator yang diterjunkan untuk menangani longsor di lokasi tersebut, yaitu eksavator berukuran besar dan yang berukuran kecil. “Kita maksimalkan dulu penanganan longsor di …

H-10 Lebaran, Volume Kendaraan di Wilayah Purwokerto Naik 5 Persen

Radarbanyumas
Masuk H-10 Lebaran, masyarakat mulai berbondong-bondong memenuhi kebutuhan lebaran. Hal itu menyebabkan kemacetan di beberapa titik di wilayah Perkotaan Purwokerto, khususnya di pusat-pusat perbelanjaan. Menurut Kabid LLAJ Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas Achmad Riyanto, kemacetan disebabkan meningkatnya volume kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat di wilayah Perkotaan Purwokerto. “Dari catatan sementara, kenaikan volume kendaraan di wilayah Purwokerto mencapai 5 persen jika dibandingkan hari-hari biasa,” katanya. Dari pantauan Radarmas, sejak Sabtu (25/6) hingga Minggu (26/6) siang, kepadatan kendaraan terjadi di sejumlah persimpangan yang dekat dengan pusat perbelanjaan. Seperti Simpang Kebondalem, Simpang Pier Suman (Sri Ratu), Simpang Suto Suman (Srimaya), Simpang Palma, hingga Simpang Sawangan. Bahkan beberapa ruas jalan seperti Jalan Kampus, HR Bunyamin, hingga Jalan Suharso (Kompleks GOR Satria Purwokerto) juga tak luput dari titik-titik kepadatan lalu…

Gubenur Ganjar Serahkan Ijin Pendirian RSNU Sumpiuh.

Humas Kabupaten Banyumas


. PURWOKERTO - Gubenur Jateng Ganjar Pranowo menyerahkan Ijin Pendirian Rumah Sakit Nahdatul Ulama (RSNU) sumpiuh dan meresmikan Bengkel Otomotif SMK Ma'arif NU Sumpiuh , Kamis (22/6) kemarin, peresmian ditandai dengan penandatangan Prasasti, pengguntingan pita dan peninjuan Gedung. Bupati Achmad Husein dalam sambutan selamat datang mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi berdirinya rumah sakit dan merupakan kerja keras dari para kyai yang sudah sepuh tapi semangatnya sangat tinggi untuk mewujudkannya. " Pak Gubenur Rumah Sakit ini memiliki perjalanan yang panjang, pertama beli tanah di dekat Rumah Makan Pring Sewu dan merupakan daerah hijau dan saya tidak menginjinkan karena memang aturan ngga boleh , dan tidak pantang menyerah beli lagi di sini kebetulan dekat dengan puskesmas, saya didatangi lagi oleh para kyai sepuh kurang lebih 8 orang, waktunya pagi-pagi habis subuh dan setelah saya konsultasikan dengan dinas, ternyata tidak masalah karena pel…

Rencana Jembatan Merah dan Jalan Lingkar Patikraja

2017 Pemkab Bangun Duplikat Jembatan Merah dan Jalan Lingkar Patikraja

Humas Kabupaten Banyumas Untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di wilayah Patikraja tepatnya sekitar pasar Patikraja Pemerintah Kabupaten Banyumas akan membangun duplikat Jembatan Merah yang menghubungkan Patikraja dan Mandirancan tepatnya pasar Patikraja ke arah keselatan dan membuat jalan lingkar sebidang Kedungrandu - Patikraja sepanjang 1,2 km. Pembangunan duplikat Jembatan Merah akan ditempatkan disebelah kanan atau sebelah barat jembatan lama dengan panjang 110 m lebar 7 meter sedangkan jalan lingkar Patikraja sepanjang 1,2 m dan akan membuat jembatan baru dan berakhir disebelah barat lokasi pasar hewan Desa Notog Kecamatan Patikraja yang sekarang dalam tahap pembangunan. Kepastian pembangunan kedua proyek disampaikan oleh Kepala Dinas Sumber Daya Mineral dan Bina Marga DR.Ir Irawadi CES pada saat mendampingi Bupati Banyumas melakukan cek lokasi di kedua calon lokasi proyek tersebut, Jum'at (24/6) Irawadi men…

Pemudik Diarahkan Melalui Jalan Lingkar Sumpiuh

Jalan Lingkar Sumpiuh Siap Dilalui Pemudik
suaramerdeka.com 
Gubnernur Jateng Ganjar Pranowo mersemikan operasional Jalan Lingkar Sumpiuh (JLS), Rabu (22/6). Jalan sepnjjang kurang lebih lima kilometer itu siap digunakan pada saat arus mudik dan balik Lebaran mendatang. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, I Ketut Darmawahana, mengatakan jalan itu digunakan untuk mengurai kemacetan di jalur selatan khususnya, ruas Buntu-Tambak. “Pembangunan jalan ini untuk menghindari adanya persimpangan Kereta Api. Untuk pengaturan lalu lintasnya telah dikoordinasikan dengan Dinas perhubungan dan kepolisian. Saat ini paling hanya kurang penerangan,” kata dia. Kebutuhan rambu-rambu lalu lintas seperti lampu lalu lintas telah tersedia. rambu lalu lintas telah dopasang di pintu masuk bagian barat dan timur. Sedangkan lampu lalu lintas portabel dipasang di dua persimpangan jalan kabupaten dan JLS.
Sementara itu Gubernur Jateng, meminta ma…

Banjir dan longsor di Sumpiuh dan Tambak

Akses Jalan Masih Tertutup Terdeteksi 42 Titik Longsor suaramerdeka
Penanganan longsor di Desa Watuagung, Kecamatan Tambak terkendala peralatan berat . Sampai kemarin, akses jalan menuju Dusun Karang Jambe, Siwarak Kulon, Plandi dan Kedung Eyang masih tertutup. Berdasarkan pantauan Suara Merdeka, titik terparah longsor berada di jalur Watuagung- Siwarak Kulon dan Siwarak Kulon-Plandi. Jalur Watuagung-Siwarak Kulon belum dapat dilalui kendaraan. Material longsor berupa tanah, batu dan pepohonan masih menutup jalur Watuagung- Siwarak Kulon. Dari total 10 titik longsor di jalur itu, hingga kemarin baru dibuka sekitar enam titik menggunakan begu. Sementara jalur Siwarak Kulon-Plandi, Watuagung- Karangjambe dan Watuagung- Kedung Eyang sudah dapat dilalui dengan kendaraan roda dua jenis trail. Warga bersama sejumlah sukarelawan dan instansi terkait membersihkan material secara manual. Kades Watuagung, Sugito, mengatakan, berdasarkan pendataan tercatat sebanyak 42 titik longsor yang menutup…

Jalur Utama Bergelombang, Jalur Alternatif Mulus

Jalur Mudik Ajibarang-Pekuncen


suaramerdeka.com: Kondisi jalur utama di perbatasan Brebes-Banyumas hingga Ajibarang saat ini terus mengalami perbaikan oleh pemerintah. Sayang, banyak jalan yang masih bergelombang sehingga para pemudik yang sebentar lagi akan melintas perlu hati-hati. Warga Pekuncen, Fikri Akbar mengatakan jalur utama yang berada di wilayah Kecamatan Pekuncen merupakan jalur yang cepat mengalami kerusakan. Pasalnya selain sempit dan sering diguyur hujan, jalur ini juga merupakan kawasan lintasan seluruh kendaraan termasuk kendaraan bermuatan berat dari dan ke arah Jakarta. “Meski tak sebanyak tikungan arah jalan selatan Wangon-Lumbir, namun jalan Ajibarang-Bumiayu memang juga banyak tikungan tajam yang rawan kecelakaan. Makanya perlu perhatian khusus dan secepatnya ada peningkatan dan pelebaran jalan,” katanya, Senin (20/6). Anggota DPRD Banyumas asal Pekuncen, Samsudin juga mendorong agar pemerintah daerah kabupaten Banyumas untuk mendesak pemerintah provinsi ataupun pu…

Warga Pekuncen Mulai Dirikan Warung Tiban Sepanjang Jalur Mudik

Radar Banyumas:
PEKUNCEN-Memasuki hari ke 16 puasa Selasa (21/6) kemarin, sejumlah warga di Kecamatan Pekuncen, terutama yang berada didekat jalur utama Pekuncen-Purwokerto, mulai mendirikan kios tidak permanen atau lapak dan warung tiban di sepanjang jalur mudik. Pedagang warung dadakan, Ahmad Sujawin (49) warga Banjaranyar Pekuncen mengatakan, dirinya sengaja mendirikan warung untuk mengais keuntungan dengan menjaring pembeli dari kalangan pemudik yang melintas di jalan raya Pekuncen. Hal itu sudah dia lakukan sejak empat tahun yang lalu dengan mendirikan warung sederhana di tepi jalan raya. “Biasanya ramai setiap mudik dan arus balik, sehingga saya ikut-ikutan mendirikan warung. Saya harap nanti banyak pemudik yang mampir untuk membeli minuman dan makan,”ujarnya. Menurut Ahmad, biasanya setiap mendekati lebaran puluhan warung dadakan itu berderet di sepanjang jalan raya Pekuncen. Jarak antara satu warung dengan warung lainnya berkisar antara lima hingga 10 meter. Mereka menunggu pe…

Wilayah Kota Purwokerto Diupayakan Steril dari Kendaraan Pemudik

Radar Banyumas:
Lalu lintas perkotaan Purwokerto bakal diupayakan steril dari kendaraan mudik pada masa arus mudik dan balik. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi beberapa titik kemacetan di dalam kota, terutama di perlintasan KA Jenderal Soedirman. Kabid LLAJ Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas Achmad Riyanto menjelaskan, beberapa langkah antisipasi yang dilakukan antara lain pengalihan arus sejak dini terutama untuk kendaraan yang berasal dari arah Barat. Menurutnya, kendaraan pemudik akan diarahkan langsung menuju Tanjung dan diurai kembali tergantung tujuan masing-masing pemudik. “Sebisa mungkin kendaraan pemudik tidak kita arahkan melalui jalur kota, karena lalu lintas dalam kota sudah cukup padat,” jelasnya. Dia menambahkan, selain pemasangan barikade juga akan dipasang rambu penunjuk jalan di beberapa persimpangan. Lebih lanjut dikatakan, wilayah perlintasan KA khususnya di perlintasan KA Jenderal Soedirman menjadi perhatian khusus Dinhubkominfo. Tidak hanya pada saat arus mudik…