Langsung ke konten utama

Masyarakat Minta Perbaikan di Museum Pusaka Naskah Kalibening

suaramerdeka.com
Masyarakat adat Kalibening Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, meminta preservasi dilakukan di Museum Pusaka Kalibening. Pasalnya, mereka masih ingin menjaga keutuhan naskah Kalibening yang disimpan di museum tersebut.
Tokoh masyarakat Kalibening, Sutrimo, mengaku sudah mengirimkan surat penolakan permintaan ke Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, untuk menarik naskah tersebut. Masyarakat Dawuhan khawatir, manuskrip bakal menghilang bila diperbaiki di luar kota. ”Naskah ini benda pusaka yang sudah dirawat sejak lama.
Perbaikan harus di Museum Pusaka,” katanya, kemarin. Tanpa Jejak Menurut Juru Kunci Makam Mbah Kalibening ini, pihaknya tidak menginginkan nasib Naskah Kalibening seperti ratusan situs lainnya yang menghilang tanpa jejak.
Pusaka tersebut sangat berharga bagi masyarakat adat. Sebagai informasi, di Museum Pusaka Kalibening tidak hanya tersimpan Naskah Kalibening. Puluhan benda pusaka seperti kitab, senjata, dan catatan juga dijaga oleh masyarakat. Setiap bulan Maulud, masyarakat adat setempat menggelar jamasan pusaka untuk membersihkan benda-benda tersebut. ”Setiap tahun juga dihitung lagi.
Kondisinya juga dicek, baik atau rusak,” jelasnya. Sutrimo menambahkan, bila ingin membantu proses perawatan pusaka, Pemkab Banyumas seharusnya melengkapi fasilitas di Museum Pusaka. ”Seharusnya Pemkab menghormati yang sudah dijaga secara turun temurun oleh warga.”
Kepala Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan Dinporabudpar Banyumas, Carlan, mengungkapkan, pihaknya sudah meneruskan surat penolakan dari masyarakat Desa Dawuhan. Dia memaklumi alasan keberatan yang dijelaskan dalam surat tersebut. ”Kalau sudah menjadi keputusan ya kami tidak berani mengambil,” kata dia.
Dia mengemukakan, sejatinya preservasi (perbaikan) lembaran naskah itu dimaksudkan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah lagi. Setelah proses perbaikan, Manuskrip Kalibening akan dikembalikan lagi ke Museum Pusaka Kalibening.
Rencana perbaikan itu dilakukan di Semarang atau Jakarta yang memiliki kurator dan peralatan lebih lengkap.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…