Langsung ke konten utama

Peluang Emas Optimalkan Potensi Gula Kristal Banyumas


Untuk Penuhi Permintaan Pasar 

Radar Banyumas
Potensi gula kristal di Kecamatan Cilongok belum dioptimalkan secara maksimal oleh 6.033 penderes gula. Pasalnya, dengan hasil produksi gula jawa mencapai 9 ton per hari hanya sekitar 100 kg yang diproduksi menjadi gula kristal. Kepala BKAD Cilongok, Waryoko menjelaskan, dengan jumlah produksi 100 kg per hari masih belum cukup untuk memenuhi permintaan gula kristal baik untuk pasar dalam negeri dan ekspor yang mencapai 10 ton per bulan. Untuk itu, pihaknya terus mendorong petani penderes bisa memanfaatkan kesempatan tersebut karena harga gula semut stabil. “Ini kesempatan bagi penderes untuk bisa beralih menjadikan gula jawa menjadi gula kristal. Selain itu, pemasarannya juga sangat menjanjikan, seperti di Desa Sudimara sudah ada perusahaan yang siap menampung hasil gula kristal petani, tentunya sudah bersertifikasi,” jelas Waryoko. Terkait kondisi tersebut, lanjut Waryoko, ada solusi bagi penderes yang selama ini menjadi aktor penting dengan produksi dan permintaan gula merah serta kristal di pasar dalam maupun luar negeri. “Ini yang terus kami sosialisasikan dan dorong kepada petani supaya bisa memanfaatkan peluang tersebut. Karena sudah banyak bukti terkait petani penderes yang beralih memproduksi gula kristal,”jelasnya. Di Karanglewas, meningkatnya permintaan pasar ekspor gula semut ke luar negeri sampai 11 ton per bulan, ternyata belum terpenuhi oleh petani dan suplaier yang ada di wilayah Banyumas. Pasalnya, jumlah produksi per bulan suplaier hanya bisa mengirim 4 ton per bulan. Salah satu suplaier eksportir gula semut atau kristal organik di Kecamatan Karanglewas, Lukman Wibisono SE menuturkan, permintaan ekspor komoditas gula semut atau kristal organik ke pasar Asia dan Eropa mengalami peningkatan setiap tahunnya. Namun, peningkatan permintaan tersebut yang mencapai 11 ton per bulan belum bisa diimbangi oleh jumlah produksi ditingkat petani. Sementara ditingkat suplier juga belum bisa memenuhi permintaan tersebut. “Untuk ditingkat suplier saja yang menampung barang dari petani belum bisa mencukupi atau memenuhi kuota 11 ton per hari, apalagi ditingkat petani. Sehingga permintaan meningkat membuat kami kewalahan dengan memenuhi sisa 7 ton belum bisa kami penuhi,”jelas Lukman. Berbagai upaya untuk bisa memenuhi kuota, lanjut Lukman, ia bersama koperasi terus mensosialisasikan peluang tersebut. Menurutnya,petani penderes masih enggan untuk beralih memproduksi gula semut.


Sumber: http://radarbanyumas.co.id/peluang-emas-optimalkan-potensi-gula-kristal-banyumas-untuk-penuhi-permintaan-pasar/
Copyright © Radarbanyumas.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…