Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Selasa, 30 Agustus 2016

Puluhan Hektar Sawah di Wangon Kekurangan Pasokan Air

Saluran Irigasi Kurang Berfungsi Maksimal 


Radar Banyumas 
BANYUMAS-Sebanyak 1000 hektar lahan pesawahan di Kecamatan Wangon mengandalkan Saluran Irigasi Tajum. Namun akibat adanya pendangkalan di Bendung Tajum, aliran air ke sawah petani di wilayah Wangon menjadi tidak maksimal. Menghadapi musim tanam ketiga, petani berharap pengerukan bendungan segera direalisasikan. Danramil Wangon Kapt Inf Sardiman menjelaskan, saat ini ada 300 hektar sawah yang sedang diolah menghadapi musim tanam ketiga. Namun, air yang mengalir ke sawah masih belum maksimal karena Bendung Tajum mengalami pendangkalan. Untuk itu, ia yang juga ikut menggarap sawah mengharapkan ada pengerukan Bendung Tajum tersebut. “Kurang maksimalnya air di irigasi setelah dicek ternyata disebabkan adanya pendangakalan di daerah Bendung Tajum. Bahkan satu hektar lokasi sungai sudah berubah menjadi perkebunan. Hal ini yang membuat air di bendungan mengalami pendangkalan dan mengakibatkan air yang mengalir ke irigasi Tajum tidak maksimal,”jelas Sardiman, Senin (29/8). Untuk solusi pengerukan, lanjutnya, petani wilayah Wangon siap membantu walaupun bendungan tersebut berada di wilayah Kecamatan Ajibarang. “Kami siap membantu dan kami bersama-sama dengan petani yang di wilayah Tiparkidul dan sekitarnya siab bahu membahu supaya aliran air irigasi maksimal. Jika lairan maksimal, air di wilayah Wangon tak akan berkurang jika petani Tiparkidul menyedot air di Bendung Tajum,”katanya. Untuk wilayah Tiparkidul, selain akan menerima pompa air bantuan dari Dirjen PSP Kementerian Pertanian, juga akan mendapatkan embung. Embung tersebut rencananya akan dibangun di wilayah Grumbul Serang yang selalu krisis air jika musim kemarau turun. Kepala Desa Tiparkidul Riyanto mengatakan, untuk wilayah grumbul Serang selalu krisis air terutama untuk pengairan sawah. Diharapkan dibangunnya embung tersebut dapat meningkatkan produksi padi di desanya. “Kami sudah mengajukan pembuatan embung ke Pemerintah Provinsi Jateng namun tidak direalisasikan setelah dari rencana enam titik hanya tiga titik dan Tiparkidul tidak ikut masuk. Dengan pembangunan embung oleh Dirjen PSP Kementerian Pertanian, diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh petani dan warga,”jelasnya.


Sumber: http://radarbanyumas.co.id/puluhan-hektar-sawah-di-wangon-kekurangan-pasokan-air/
Copyright © Radarbanyumas.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar