Langsung ke konten utama

Batik Printing Ancam Batik Banyumasan

suaramerdeka.com
Derasnya ekspansi batik printing dari luar daerah menjadi ancaman bagi pemasaran perajin batik di Banyumas.
Kondisi ini sangat memprihatinkan dan perlu diantisipasi agar batik tulis Banyumas tetap eksis dan makin berkembang. ’’Saya benar-benar prihatin dengan makin banyaknya batik printing dari luar daerah yang dipasarkan di Banyumas.
Yang lebih fatal, mereka para produsen batik printing masuk ke pasar Banyumas semata-mata orientasinya mencari keuntungan. Ini yang harus dicarikan jalan keluarnya,’’ ungkap Heru Santoso, perajin batik Banyumasan dari Sokaraja, kemarin. Ia memprediksi batik printing telah menguasai 60 % pangsa pasar batik di Banyumas. Sedangkan untuk batik tradisional hanya menguasai 40 % pasar batik.
Bila tidak dicarikan solusinya, pangsa pasar batik tulis Banyumas yang sudah mulai tumbuh dan berkembang bakal tergerus oleh batik printing. Menurut dia sebenarnya batik printing boleh-boleh saja masuk ke pasar di Banyumas, tetapi caranya harus fair.
Artinya, pedagang itu secara terus terang menyebutkan kalau batik yang dijualnya merupakan batik printing. Keterusterangan perlu karena sebagian besar konsumen banyak yang tidak tahu atau tidak bisa membedakan batik tulis, cap dan printing. ’’Mereka kebanyakan tidak mau terus terang kalau batik yang dijual atau dipasarkan di Banyumas adalah batik printing.
Prinsip mereka yang penting batiknya laku, karena memang harganya lebih murah. Keterusterangan penting agar pembeli memahami membatik itu butuh waktu lama dan tidak mudah,’’ ujar Heru yang rutin mengikuti perkembangan batik Banyumasan.
Tergerus
Banjirnya batik printing tersebut membuat perajin batik tradisional, baik perajin batik tulis maupun cap di Sokaraja tergerus. Bila sebelumnya ada 125 perajin batik industri kecil menengah (IKM), kini yang masih bertahan tinggal 12 IKM.
Sementara untuk pekrja batik makin ke sini juga makin berkurang. ’’Sebagian besar orang yang dulu bekerja sebagai buruh batik (pengobeng) di sentra kerajinan batik saat ini sudah lansia.
Mereka kalau dipekerjakan lagi sudah tidak mau karena menilai upahnya tidak memadai. Kalau pun mau hanya sebagai pekerjaan sambilan di rumah yang dikerjakan saat ada waktu senggang,’’ jelasnya. Oleh sebab itu, kata Heru, di Banyumas perlu ada pengenalan batik kepada anak-anak muda, utamanya anak sekolah.
Agar anak-anak muda bisa membatik, tidak hanya dengan pelatihan yang waktunya singkat tetapi melalui mata pelajaran di sekolah. Sebab untuk menjadikan seseorang bisa membatik butuh waktu yang lama dan terus menerus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…