Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Dermaga Serayu Harapan Baru di Balik Seretnya Perijinan Pusat

Perahu Hias di Festival Serayu Baru Sekedar Event

Tujuh Kali Digelar, Tujuan Belum Tercapai 
PURWOKERTO-Festival Serayu di Kabupaten Banyumas sejatinya bertujuan untuk membuat destinasi wisata di lokasi tersebut. Terutama dalam pengembangan dermaga wisata sebagai roh pengembangan wisata selanjutnya. Namun, keinginan mengembangkan dermaga wisata tampak jauh belum tercapai. Faktor utamanya karena terkendala perizinan pembangunan dermaga dari pemerintah pusat. Kemarin (30/7), memang nampak puluhan perahu hias berlayar dari salah satu dermaga di Desa Sokawera, Kecamatan Patikraja menuju ke Bendung Gerak Serayu, Desa Tambaknegara Kecamatan Rawalo. 
Semangat terlihat jelas dari berbagai hiasan perahu yang berlayar dari para peserta. Mereka yang ada di perahu pun selalu melambaikan tangan kepada para penonton yang berderet dari sepanjang Kecamatan Patikraja hingga Kecamatan Rawalo. MELESAT DI ATAS AIR : Salah satu perahu hias dari Linmas berlayar di tengah Sungai Serayu kemarin (30/7). Sasaran …

Ikhtiar Mendongkrak Wisatawan di Banyumas Raya

 Catatan Pebemas Travel Mart 2017 TRAVEL Mart, bisa dibilang masih asing di telinga masyarakat Banyumas dan sekitarnya. Perhimpunan Biro Perjalanan Wisata se eks Karesidenan Banyumas, memulai terobosan ini demi mendongkrak kunjungan wisatawan. Selasa (25/7) malam, pemandangan tak biasa terlihat di areal Taman Rekreasi Andhang Pangrenan Purwokerto. Lebih dari 50 meja dan kursi makan berjajar rapi, beralas kain putih ala restoran. Sementara di bagian barat dan timur, deretan makanan dan minuman tradisional mulai dari gethuk, nopia, sate, dawet, hingga rames tersaji. Sembari menanti acara dibuka, sejumlah seniman menari, menghibur para pengunjung yang merupakan anggota asosiasi biro perjalanan wisata dari barat dan timur Pulau Jawa serta Kalimantan. Konsep gala dinner di luar ruangan ini menjadi pembuka ramah tamah antarpeserta Pebemas Travel Mart dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas. Setelah sebelumnya para biro perjalanan ini mengunjungi objek wisata di pesisir selatan Cilacap. Momentum…

Penderita Thalassemia Diarahkan Berbisnis Online

Para pasien thalassemia Banyumas banyak yang belum tertampung oleh pekerjaan formal. Hal ini menjadi perhatian Persatuan Pasien Thalasssemia Indonesia (PPTI) bersama para akademisi dari Fakultas Kedokteran Unsoed Purwokerto, untuk menjebatani mereka agar dapat mandiri. Salah satu upaya yang dilakukan, dengan memberikan bantuan perangkat komputer untuk PPTI, sebagai langkah awal perencanaan pemberdayaan ekonomi pasien thalassemia Banyumas. Perwakilan akademisi dari Unsoed Purwokerto, Lantip Rujito mengatakan, bantuan ini mendukung pemberdayaan ekonomi bagi pasien thalassemia di Banyumas. Dalam waktu dekat PPTI akan menggelar pelatihan bisnis online. Pelatihan bisnis online, kata dia, merupakan salah satu alternatif solusi yang ditawarkan, karena pasarnya tidak terbatas dan perkembangan bisnis online kini semakin maju. ”Dari sisi pelaku, individu thalassemia sangat potensial dan memiliki keuntungan sendiri mengingat pelaku dapat menjalankan bisnis ini dari rumah, dan tidak terkait deng…

Terdesak Zaman, Wangi Melati di Pandansari Makin Memudar

PANDANSARI tanpa melati bukanlah Pandansari. Demikianlah ungkapan yang menerangkan betapa sejarah desa di wilayah Kecamatan Ajibarang bagian utara itu tak bisa dilepaskan dari bunga melati dan teh. Namun seiring waktu, wangi hingga kejayaan melati itu semakin pudar. “Masa kejayaanya itu sekitar tahun 1970-1980an. Dulu kalau sawah ditanami padi malah dipertanyakan. Karena puluhan hektar sawah yang ada di Pandansari ini adalah kebun melati. Dengan menanam melati, setiap hari akan menghasilkan uang,” jelas Amrudin Ma’ruf (63) warga Pandansari. Berbeda dulu, sekarang lahan perkebunan melati di desa ini bisa dihitung dengan jari. Melati menjadi simbol keharuman sekaligus penghidupan ekonomi warga Pandasari kini makin tersisih. Jika dulu sebagian besar warga menjadi pemilik sekaligus pemetik melati, maka kini hanya segelintir orang saja yang masih mau menanam dan memetik melati. “Dulu saat radio masih berjaya, ucapan kartu atensi untuk gadis di kebun melati di Pandansari masih lekat dan ser…

Indahnya Hulu Kali Logawa

Pemandangan yang sangat alami asri dan indah dari Desa Sinyalangu  hulu kali logawa di Kabupaten Banyumas semoga tetap bisa terjaga kelestariannya dan bisa dikemas menjadi objek wisata ke depannya . Foto dokumentasi credit to Edy Dumbo




Senin, Pembangunan Dimulai Duplikat Jembatan Merah Patikraja

Senin (31/7) mendatang pembangunan duplikat Jembatan Merah Patikraja direncanakan akan dimulai. Dimulainya pembangunan menurut rencana ditandai dengan seremoni peletakkan batu pertama. “Senin besok, memang rencananya ada peletakkan batu pertama dimulainya pembangunan duplikat Jembatan Merah Patikraja,” jelas Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas Akhmad Taufik saat dikonfirmasi, Rabu (27/7). Lebih lanjut Akhmad mengatakan, pembangunan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Banyumas dengan Kabupaten Cilacap via Kebasen itu ditargetkan selesai akhir tahun ini. Menurut dia, pihaknya memberikan waktu sampai dengan 200 hari kepada pelaksana untuk menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut. “Target pembangunan jembatan (Duplikat Jembatan Merah Patikraja) sampai 200 hari,” ucapnya. Ia mengatakan, dalam seremoni peletakkan batu pertama pembangunan duplikat Jembatan Merah Patikraja, Bupati Banyumas Achmad Husein dijadwalkan akan hadir, dan m…

Potensi Balai Budaya Banyumas Untuk Pusat Kegiatan Event Pariwisata dan Kebudayaan

Dalam forum diskusi di medsos saya mempunyai usulan agar Balai Budaya pengganti gedung suteja yang berlokasi di jalan pancurawis bisa dijadikan proyek percontohan menjadi ikon baru pariwisata . Alangkah baiknya jika anggaran yang sudah cukup besar dikeluarkan tidak percuma dan ada manfaat bagi kesejahteraan rakyat . Bagaimana caranya ? Bisa digunakan menjadi pemusatan kegiatan event pariwisata baik mingguan,bulanan  atau tahunan atau bahkan harian.  Bisa jadi ini menjadi implementasi rencana Pemda Banyumas yang dulu batal karena banyaknya kontra selama berminggu minggu yaitu rencana pasar seni Tugu yang direncakan di sekitar jalan gatot Subroto . Pihak yang kontra antara lain mengatakan akan menimbulkan kemacetan di jalan umum yang menjadi terganggunya hak publik. Padahal rencana itu merupakan salah satu langkah membuat pusat kegiatan yang menarik wisatawan . Nah dengan adanya Balai Budaya di Jl Pancurawis maka bisa menjadi alternatif selain menyebar pusat keramaian baru juga tidak b…

Kader PKK Didorong Punya Keterampilan

Kader PKK di Kabupaten Banyumas yang tersebar mulai tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan, didorong agar mempunyai keterampilan. Dengan memiliki keterampilan, diharapkan mereka mampu menambah penghasilan keluarga dan bermanfaat bagi masyarakat. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas, Erna Sulistiyawati Achmad Husein, mengatakan, dengan memiliki kemampuan keterampilan, setidaknya kader PKK mampu berperan untuk membantu keluarganya dengan menambah penghasilan. Banyak jenis keterampilan yang dapat dipelajari, salah satunya keterampilan membuat kerajinan bordir. Apalagi selama ini kerajinan bordir memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Meski sudah ada beberapa kabupaten atau kota yang menjadi sentra kerajinan bordir, namun peluang untuk tumbuh dan berkembang masih terbuka cukup lebar. Kesempatan ini harus benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Banyumas, khususnya kader PKK dengan menekuni kerajinan tersebut. ‘’Tasikmalaya memiliki sentra bordir, Surabaya juga demikian, serta K…

Museum BRI Purwokerto

Rekaman Perubahan di Bilik MuseumHERAKLEITOS seorang filsuf yang hidup sezaman dengan Phytagoras pernah berucap panta rhei kai uden menei, yang kurang lebih berarti semuanya mengalir dan tidak ada sesuatu pun yang tinggal tetap. Perubahan seperti dikatakan Herakleitos sudah pasti terjadi. Perubahan dapat menyentuh segala hal, termasuk di antaranya gaya hidup. Terkini, orang mulai dibiasakan menggunakan pembayaran dengan cara nontunai. Tidak hanya ketika berbelanja barang branded di gerai fashion ternama, bahkan pembayaran nontunai juga telah merambah pada pemberian bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sampai transaksi di pasar tradisional. Perubahan-perubahan mengenai tata cara pembayaran, ternyata terekam dengan jelas di Museum BRI Purwokerto. Hal itu seperti terlihat dari beberapa koleksi museum yang didirikan untuk mengenang jasa Raden Aria Wirjaatmadja terhadap dunia perbankan di Indonesia. Koleksi Mata Uang Menurut petugas Museum BRI Purwokerto Errysa Bhaktiardhi, selain menyim…

Akhir Oktober Pengeboran Dimulai Eksplorasi Panas Bumi

Akhir Oktober mendatang, pengeboran untuk tahap eksplorasi panas bumi di lereng Gunung Slamet akan dimulai. Perkembangan pembangunan fisik pembangkit listrik tenaga panas bumi di Lereng Gunung Slamet sejauh ini masih berupa pembangunan jalan, serta pembangunan landasan pengeboran. Dikatakan Direktur PT Sejahtera Alam Energy (SAE) Bregas Rohadi, pembangunan fisik yang saat ini sedang dilakukan pihaknya terkait dengan tahap eksplorasi panas bumi di lereng Gunung Slamet, yakni berupa pembangunan jalan akses dan landasan pengeboran (wellpad). ”Kita sedang melebarkan jalan di Paguyangan sampai Kaligua (Brebes), itu nantinya akan digunakan untuk kendaraan mengangkut alat-alat berat yang akan digunakan untuk mengeksplorasi panas bumi,” jelasnya, Senin (24/7). Dia mengatakan, nanti jalan yang akan dibangun memiliki panjang lebih kurang 9 kilometer dengan lebar 4 meter. Menurutnya, sampai sejauh ini jalan untuk menuju landasan pengeboran pertama yakni wellpad H sudah jadi. 60 Juta Dolar Adapun…

Dampak Full Day Scholl Bagi SMP Terbuka dan Kejar Paket

SMP Terbuka Terancam Penerapan Lima Hari Sekolah
Kebijakan lima hari sekolah atau full day school yang digulirkan pemerintah tidak hanya akan berdampak terhadap kegiatan madrasah diniyah (madin), tetapi juga kegiatan yang lain. Bahkan, kebijakan tersebut bisa mengancam kegiatan pembelajaran SMP terbuka. Kasi Kurikulum Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Agus Wahidin, membenarkan hal tersebut. Menurut dia, keberadaan SMP terbuka kemungkinan bisa terkena imbas dari kebijakan tersebut. ‘’Biasanya kegiatan pembelajaran di SMP terbuka dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni Jumat dan Sabtu. Selain itu, kegiatan belajar-mengajar dilaksanakan siang sampai sore, yakni setelah kegiatan belajarmengajar di sekolah reguler selesai,’’ katanya. Sebagian besar SMP terbuka tidak memiliki gedung sendiri, sehingga kegiatan pembelajarannya menggunakan gedung milik sekolah reguler, terutama sekolah negeri. Karena itu, lanjut dia, bila sekolah reguler menerapkan kebijakan lima ha…

Tamansari Pendapa Yudhanegara Banyumas

Tamansari Pendapa Yudhanegara Banyumas , dulu dikenal dengan nama Pendapa Duplikat Sipanji karena mengandung konotasi negatif sehingga diganti nama secara resmi untuk mengangkat kota Banyumas juga yang direncanakan diangkat sebagai kota warisan atau heritage city. Pembangunan Tamansari adalah salah satu tahap dalam rangka membangun kota wisata . foto credit to ‎Andy Ist Merdeka




ke

Metode Pemasaran Paket Wisata Perlu Dievaluasi

Biro perjalanan wisata maupun Pemkab Banyumas dinilai perlu mengevaluasi metode pemasaran paket wisata. Pasalnya, selama ini Purwokerto masih bertahan sebagai kota transit wisatawan dan bukan kota tujuan wisata. “Kalau itu bisa dilihat dari banyaknya tamu yang datang ke hotel. Apakah mereka hendak berwisata di Banyumas, atau sekadar mampir menginap, lalu melanjutkan perjalanan lagi,” kata pengamat pariwisata Universitas Jenderal Soedirman, Drs Chusmeru Msi, kemarin. Dia menilai, apabila kondisi ini berjalan selama beberapa tahun bisa dikatakan paket wisata yang ditawarkan mengalami titik jenuh. Kemungkinan lainnya, biro perjalanan wisata menganggap Banyumas kurang potensial untuk dijadikan destinasi dengan berbagai pertimbangan. Pertimbangan itu meliputi akses, akomodasi, atraksi, hingga pelayanan yang disajikan. Bahkan, perbandingan harga paket antara satu daerah dengan lainnya. “Buyer itu perlu dipetakan lagi. Peminat datang dari mana saja, mana pasar yang potensial, prospektif ata…

Digelar Kejuaraan Sepatu Roda Pelajar Kerja Sama SIWO dan Porserosi

Dalam rangka memeriahkan HUT ke 72 RI, sekaligus meningkatkan pembinaan bibit-bibit pemain sepatu roda, akan digelar Kejuaraan Sepatu Roda Pelajar Wilayah Banyumas. Even itu akan dimainkan di lintasan sepatu roda GOR Satria, Purwokerto, Minggu (6/8). Ketua Panitia Budi Hartono menjelaskan, kejuaraan diselenggarakan Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) Banyumas, bersama Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Pengkab Porserosi) setempat. Even itu mendapat rekomendasi Dinas Pendidikan Banyumas. Kejuaraan itu diperuntukan pelajar, mulai tingkat TK/PAUD/KB, SD, dan SMP. Nomor yang dilombakan untuk TK/PAUD/KB adalah standar, SD (standar dan speed), adapun SMP hanya speed. Peserta SD dikelompokan menjadi kelas 1-2, 3-4 dan 5-6. Nomor-nomor yang dilombakan meliputi TK/PAUD/KB jarak 50 m dan 100 m, SD standar jarak 200 m, 300 m, dan 500 m, adapun SD speed 300 m, 500 m, 1000 m, untuk SMPjarak 300 m, 500 m dan 1000 m, semua putra/putri. P…

Promosi Gerai UMKM Perlu Berkelanjutan

Letak gerai UMKM Pasar Pratistha Harsa Blok A Purwokerto strategis, karena berada di pusat kota. Namun, lokasi strategis tak menjamin nilai transaksi penjualan produk kerajinan dan makanan olahan khas Banyumas meningkat. Untuk itulah perlu ada campur tangan Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk terus mempromosikan keberadaan gerai UMKM serta mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan produk UMKM Banyumas. ”Para PNS di lingkungan Banyumas seharusnya membeli produk-produk kerajinan maupun makanan olahan di gerai UMKM, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM,” kata Wakil Ketua II Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Banyumas, Is Heru Permana, kemarin. Menurut dia, dukungan PNS tersebut juga untuk merangsang masyarakat Banyumas dan sekitarnya membeli produk buatan UMKM Banyumas, karena sampai saat ini gerai UMKM Banyumas sepi pembeli. ”Sekarang siapa lagi yang mempromosikan produk UMKM Banyumas kalau bukan kita sendiri dan masyarakat Banyumas?” katanya. Setelah…

Pentingnya Membangun Infrastruktur Olahraga

Semoga ada investor yang tetarik membangun dan menanam modal di bidang sport karena potensi daerah ini sangat potensial atau ada perusahaan besar yang membuat program CSR baik semen Bima atau lainnya untuk mengembangkan fasilitas olahraga . Ini sekdar reflexi , beberapa tahun lalu ketika di Purwokerto booming sepatu roda padahal awalnya sepatu roda belum membudaya dan masih menjadi olahraga baru di kota ini bahkan kabupaten sekitarnya. Pemkab Banyumas berinisiatif membangun sarana lapangan khusus di kawasan GOR Satria untuk para pecinta sepatu roda sehingga menjadi ajang hobi dan latihan . Ternyata Impilkasi positifnya ada berupa tumbuhnya klub yang membidangi cabang olahraga ini dan dengan adanya kegiatan yang rutin bisa menumbuhkan dan menjaring atlet yang hasilnya bisa kita lihat dari berita ini.
Basic Kantungi 11 Medali Sepatu Roda Piala Wali Kota Solo IV

Basic Purwokerto menggondol 11 medali pada Kejuaraan Sepatu Roda bertaraf internasional Piala Wali Kota Solo IV 2017, di GOR M…