Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Selasa, 23 Agustus 2016

SD Locondong Dijadikan Tempat Studi Banding

Foto Humas Kabupaten Banyumas.■ Wujudkan Sekolah Sehat














suaramerdeka.com
Sekolah-sekolah di Kabupaten Banyumas, khususnya jenjang SD perlu meniru kebijakan yang diterapkan SDN Locondong, Kecamatan Rawalo dalam mewujudkan sekolah sehat. Bahkan bila perlu, sekolah melakukan studi banding ke sekolah yang baru saja dinobatkan sebagai juara dalam lomba sekolah sehat (LSS) tingkat nasional tersebut.
Kasi Pengendalian Mutu Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Taufik Widjatmoko, kemarin, mengatakan, sistem yang diterapkan SDN Locondong dalam merealisasikan sebuah sekolah yang sehat sudah berjalan dengan baik, sehingga berhak mendapatkan prestasi di tingkat nasional.
Berdasarkan hasil evaluasi dari kegiatan lomba tersebut, menurut dia, banyak hal yang perlu menjadi bahan perhatian oleh sekolah ketika akan mengikuti lomba sekolah sehat. Pasalnya predikat sebagai sekolah sehat tidak muncul begitu saja, tetapi melalui proses yang cukup panjang dan berkesinambungan.
”Untuk mewujudkan sekolah sehat dibutuhkan komitmen seluruh pihak, baik guru dan karyawan, siswa dan lingkungan sekolah. Seluruh komponen yang ada harus senantiasa memiliki semangat untuk senantiasa menjaga kedisiplinan, kebersihan dan menjaga lingkungan sekitar,” terangnya.
Hidup Bersih
Selain itu, lanjut dia, juga yang tidak kalah pentingnya adalah menanamkan pembiasaan untuk berperilaku hidup bersih dan sehat di kalangan warga sekolah. Apalagi pembiasaan hidup bersih dan sehat menjadi poin penting dalam penilaian lomba sekolah sehat.
Dia menambahkan, banyak hal yang menjadi bahan penilaian dalam lomba sekolah sehat, mulai dari kondisi kesehatan siswa hingga perilaku siswa. Tim penilai akan melakukan penilaian secara objektif yang bebas dari unsur politis maupun kepentingan apapun.
”Dalam penilaian terhadap SD Locondong beberapa waktu lalu, tim tidak hanya datang sekali. Bahkan tim tidak memberitahukan terlebih dulu saat melakukan penilaian. Hal ini untuk menghindari adanya pengkondisian menjelang penilaian,” katanya.
Sementara terkait dengan lomba sekolah sehat tahun ini, dia mengatakan, sekarang tengah dilakukan persiapan untuk lomba tingkat kabupaten. Rencananya penilaian jenjang SD akan dilaksanakan 29 Agustus sampai 1 September, sedangkan jenjang SMP 11-13 September.


Humas Kabupaten Banyumas

SD NEGERI LOCONDONG JUARA SEKOLAH SEHAT NASIONAL


RAWALO BANYUMAS : SD Negeri Locondong Kecamatan Rawalo Kabuoaten Banyumas, berhasil menjadi yang terbaik pada Kategori Prestasi Terbaik, dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) Nasional tahun 2016 untuk jenjang Sekolah Dasar. SDN Locondong mengalahkan SD Al-Irsyad Semampir, Surabaya, Jawa Timur yang menjadi Juara 2 dan SD Negeri 017 Air Putih Samarinda, Samarinda, Kalimantan Timur menjadi Juara 3.
Pujiastuti Esti Cahyani, S.Pd Kepala SDN Locondong mengatakan bahwa dirinya menerima penghargaan pada acara Audiensi dan Penganugerahan Pemenang Lomba Sekolah Sehat Nasional, di Jakarta Kamis (18/8/2016) lalu.
Pujiastuti menyampaikan bahwa salah satu tujuan lomba ini adalah untuk memberikan motivasi dan sekaligus penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di masing-masing sekolah.
“Tujuan dilakukannya LSS untuk melihat karakter guru dan siswa serta bagaimana merefleksikan tidak hanya kesehatan fisik, tapi juga relasi hubungan siswa dengan lingkungan dan kepada guru,” katanya
Unsur-unsur yang menjadi patokan dalam penilaian LSS menurut Pujiastuti adalah adanya ketersediaan sarana dan prasarana di sekolah, karena disadari benar bahwa UKS dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang sesuai standar yang diperlukan, serta sejauh mana sekolah memprogramkan UKS yang kemudian dilaksanakan para siswa dalam kehidupan sehari-hari. SDN Locondong dikunjungi Tim Penilai pada Kamis (19/5/2016) lalu.
“Hasil ini merupakan buah kerja keras dari dewan guru, pengawas, masyarakat dan pemerintah dari Pemerintah Desa, Kecamatan sampai Kabupaten, yang telah bekerja secara maksimal,” tambah Puji
Atas prestasi ini SDN Locondong mendapatkan piala, piagam serta uang pembinaan sebesar Rp 35 Juta dari Kemdikbud RI
Parsito

Tidak ada komentar:

Posting Komentar