Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Edisi Liputan Purwokerto Bagian 3

STMIK Amikom Purwokerto













Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto



































Edisi Liputan Purwokerto Bagian 2.

SLTP/ SMA Putra Harapan









SD Putra Harapan

STT Wiworotomo .













STT Telkom Purwokerto









Edisi Liputan Purwokerto bagian 1

Liputan Pembangunan Kampus dan sekolah di Purwokerto .  beberapa tahun lalu saat belum memiliki banyak kesibukan saya menyempatkan diri mengunjungi berbagai tempat di Purwokerto . Saya mengamati perkembangan kota ini . Ada berbagai fasilitas dan infrastruktur yang dibangun dan beberapa saya potret .
berikut beberapa lokasi yang sempat saya ambil gambarnya :  Unsoed [ Laboratorium pertanian RS Pendidikan Gigi dan Mulut Rusunawa dan Stadion Soesilo Sudarman]. Universitas Muhamadiyah Purwokerto . saat ke lokasi sedang dibangun gedung serbaguna dan Fakultas Teknik serta renovasi Fakultas Farmasi . Akademi Perawat Harapan Bangsa .Universitas Wijaya Kusuma. SMA Al irsyad . SD dan SMP / SMA Pu Hua Putra Harapan . Salah satu sekolah swasta unggulan yang menerapkan 3 bahasa dalam kegiatan belajar mengajar . dan sebagainya .

UnsoedLaboratorium pertanian



RS Pendidikan Gigi dan Mulut



Rusunawa





Stadion Soesilo Sud…

Wilayah Lumbir Rawan Kecelakaan

Puluhan Titik Rawan Kecelakaan28 January 2016 | Radar Banyumas, Berada di Wilayah Lumbir BANYUMAS-Jalur Wangon-Lumbir, terutama di wilayah Grumbul Prompong Desa Karanggayam Kecamatan Lumbir yang ambles, saat ini sudah mulai ditangani.
Namun pengguna jalan harus mewaspadai jalur tersebut mengingat beberapa titik rawan kecelakaan berada di wilayah tikungan wilayah Kecamatan Lumbir.
Kaposlantas Wangon Aiptu Sutrisno, Rabu (27/1) pagi mengatakan,  sejak ambles beberapa minggu lalu, jalur selatan masuk Grumbul Prompong ambles. Sehingga dampak dari amblesnya jalan tersebut membuat separuh jalan ditutup.
“Walaupun sudah ada penanganan jalan rusak di Prompong, tetapi pengendara  roda empat atau lebih dan sepeda motor harus mewaspadai jalur tersebut. Dengan kondisi jalan yang mulus dan sedikit menikung, pengendara, jangan lengah dan tetap waspada,”ujarnya.
Selain di Prompong, beberapa titik wilayah rawan kecelakaan mulai masuk wilayah perbatasan Wangon dengan Lumbir sampai perbatasan Lumbir dengan…

RSUD Ajibarang Semakin Maju

RSUD Ajibarang Tambah Tiga Spesialis28 January 2016 | RarBanyumas     BANYUMAS- RSUD Ajibarang menambah tiga dokter spesialis untuk meningkatkan pelayanan terhadap warga Banyumas dan sekitarnya.
Direktur RSUD Ajibarang dr Dani Esti Novia menyatakan, kebijakan tersebut setidaknya sebagai persembahan dari RSUD Ajibarang yang baru memperingati ulang tahun ke 9, Rabu (27/1) kemarin.
“Jadi ada tiga layanan baru di RSUD Ajibarang, yakni spesialis kulit dan kelamin, spesialis jiwa, dan spesialis mata,” kata dr Dani. Dia menambahkan, tiga layanan tersebut dipastikan sudah beroperasi dalam waktu dekat ini.
dr Dani menambahkan, per 31 Desember lalu tercatat ada 8 dokter spesialis, 8 dokter umum, dan 2 dokter gigi yang siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Semoga dengan bertambahnya dokter spesialis maka akan meningkatkan pelayanan ke warga,” katanya.
Sementara, Rabu pagi kemarin, RSUD Ajibarang juga menggelar apel besar peringatan ulang tahun ke 9. Acara tersebut dihadiri Bu…

Taman Edukasi Lalu Lintas Bulupitu Purwokerto Tahap Ketiga

Belum Rampung, Sudah Operasional4 March 2016 | radarbanyumasPurwokerto, Taman Edukasi Lalu Lintas PURWOKERTO – Pembangunan tahap kedua Taman Edukasi Lalu Lintas di Terminal Bulupitu Purwokerto terus dilakukan. Sampai saat ini, persentase fisik taman sudah mencapai 75 persen dari total bangunan. Namun operasionalnya sudah berjalan, meski dengan sarana yang terbatas. Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Kabupaten Banyumas Agus Sriyono mengatakan, operasional taman lalu lintas masih sebatas memperkenalkan tata cara keselamatan lalu lintas, terutama untuk TK maupun PAUD. “Kita sediakan bus gratis untuk antar jemput ke terminal. Sekarang, satu hari bisa sampai 2-3 TK/PAUD yang datang,” katanya. Dikatakan, sampai saat ini sudah ada bantuan berupa sarana mobil untuk pembelajaran lalu lintas. Namun belum dioperasikan secara maksimal, karena masih menunggu fisik taman selesai 100 persen. Kepala Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas, Santosa Eddy Prabowo mengatakan…

Sejarah Banyumas Bagian 2

[Humas Kabupaten Banyumas]Babad Banyumas yang ditulis oleh Bapak Soegeng Wijono dan Bapak Sunardi dalam Bukunya “Banjoemas Riwajatmoe Doeloe” halaman 2-3. Dalam awal tulisan, Beliau juga menyebut tulisan dipetik dari buku “Babad Banjoemas karya Bapak R. Aria Wirjaatmadja (Patih Purwakerta) sebagai berikut : Sesuai kesukaan ayahnya, R. Ketuhu juga suka berkelana, njajah desa milang kori. Dalam perkenalannya itu R. Ketuhu sampai ke wilayah Kadipaten Wirasaba (di bawah pemerintahan Kerajaan Majapahit), yang pada saat itu diperintah oleh Adipati Paguwan atau Adipati Wirautama. R. Ketuhu melamar untuk mengabdi (bekerja) pada Adipati Wirautama. Dengan mengetahui silsilah R. Ketuhu, Adipati Wirautama sangat berkenan dan sangat menyayanginya. Karena Adipati Wirautama tidak punya keturunan, maka R. Ketuhu dijadikan anak angkat. Pada akhirnya R. Ketuhu dinobatkan sebagai Adipati pengganti Adipati Wirautama, yang kemudian bergelar sebagai Adipati Wirautama II. Pada masa-masa berikut…

Kewenangan 27 Camat Makin Diperluas

,suaramerdeka.com - Kewenangan 27 camat di Kabupaten Banyumas dalam menjalankan tugas pokoknya kini makin diperluas. Hal itu sekaligus untuk mendekatkan pelayanan masyarakat. Sebelumnya, sebagian besar perizinan masih ditangani di kabupaten dan bupati.
Kabag Organisasi Setda Banyumas, Titik Pujiastuti mengatakan, kewenangan camat ditambah menyusul telah diterbitkan Peraturan Bupati Nomer 59 Tahun 2015 tentang Pendelegasian Wewenang di Bidang Perizinan dan Non Perizinan pada Kecamatan di Banyumas.
“Kewenanganan perizinan yang tadinya ada di Bupati dan kepala BPMPP, terutama untuk perizinan dan non perizinan tertentu kini didelegasikan ke camatan,” katanya, Rabu (27/1).
Kewenangan perizinan yang didelegasikan, jelas dia, seperti izin mendirikan bangunan (IMB) dan perizinan URHU (Usaha Rekreasi dan Hiburan Umum). Untuk IMB dulu hanya 50 meter, sekarang menjadi 200 meter.
Di samping itu, untuk rumah tinggal yang dibangun perorangan dulu maksimal hanya 2 unit, sekarang menj…

Kampung Logawa Leisure Park

credit to Jaka Soka




















Waterboom Niaghara terletak di antara sungai Logawa dan sunga Mengaji, luasnya 6 hektar. lokasi berdekatan dengan monumen Panglima Besar Soedirman dan makam makdum Wali. di bangun oleh investor dari Bogor dan Banyumas. ( PT Sari Tirta Segara).
Wahana ini tak bermaksud menyaingi yang sudah ada, tapi melengkapi.
konsep yang dikembangkan bukan sekedar wisata air, tapi juga pendidikan dan pengembangan budaya lokal. di lengkapi kolam renang untuk bisa dimanfaatkan anak sekolah dan panggung hiburan kesenian rakyat Banyumas. diharapkan akan meningkatkan ekonomi kota Purwokerto.
wahana ini juga berbeda dengan yang ada di tempat lain, karena selain wahana basah, juga dilengkapi wahana kering, jet coaster, kora-kora, kincir nagin dan arena gokart.
sepertinya inilah wahana air yang terdekat yang lengkap bagi masyarakat Purwokerto..
informasi terbaru ternyata proyek ini milik Dreamland Park . masih satu paket dengan Rumah Makan Kampung Logawa yang sud…

Jalur Lingkar Sokaraja

Sokaraja Dibuat Jalur Lingkar
Urai Kemacetan yang Kerap Terjadi
[Radar Banyumas][-Kecamatan Sokaraja yang secara tata ruang sudah masuk dalam kawasan tata ruang Perkotaan Purwokerto sudah menjadi kawasan yang sangat padat. Apalagi, Kecamatan Sokaraja dipastikan terkena dampak langsung bila Bandara Wirasaba beroperasi untuk komersil.
Sebabnya, Kecamatan Sokaraja menjadi akses jalan utama masyarakat di Kabupaten Banyumas menuju ke Bandara Wirasaba atau sebaliknya. Bahkan, bisa dibilang menjadi jalan utama bagi masyarakat di Cilacap yang hendak ke wirasaba atau juga masyarakat di Bumiayu dan sekitarnya.
Nah, dari segi tata ruang, kepadatan lalu lintas di Sokaraja sudah diantisiapasi sejak dini oleh Pemkab Banyumas. Yaitu dengan direncanakannya pembuatan jalur lingkar. Baik jalur lingkar utara maupun lingkar selatan Sokaraja.
"Iya, sudah ada perencanaan jalur lingkar utara maupun jalur lingkar selatan. Yang jelas wadah aturan untuk pembuatan jalur lingkar Sokaraja sud…

Hari Jadi Banyumas Tanggal 22 Februari

Mulai 2016, Hari Jadi Banyumas Tanggal 22 Februari
[Humas Kabupaten Banyumas] Mulai tahun 2016 ini, peringatan Hari Jadi Banyumas akan jatuh pada tanggal 22 Februari. Sebelumnya peringatan Hari Jadi Banyumas bertanggal 6 April. Perubahan ini berdasarkan Peraturan Daerah Kabuoaten Banyumas Nomor 10 Tahun 2015 tentang Hari Jadi Kabupaten Banyumas, Perda tersebut mencabut Perda No 2 Tahun 1990 tentang Hari Jadi KabupatenBanyumas. Dengan perubahan hari jadi tersebut, ada perbedaan rentang waktu 11 tahun, dimana Hari Jadi Banyumas yang baru ditetapkan 11 tahun lebih tua. Sehingga di tahun 2016 ini, Banyumas akan merayakan hari jadinya yang ke 445. Berikut kami sampaikan informasi dan dasar perubahan tersebut : Bupati Banyumas ke 28 Kol Inf H Djoko Sudantoko pernah menyampaikan bahwa pengkajian ulang hari jadi bukan hal yang tabu, melainkan justru suatu keharusan, agar tidak mewariskan sejarah yang salah kepada generasi penerus. Apabila dikemudian hari ditemukan fakta baru …

Sejarah Pangkalan TNI AU Wirasaba

[banyumasnews.com ] Bandar udara Pangkalan TNI AU Wirasabadi Purbalingga santer diberitakan akan beralih fungsi menjadi bandara komersil. Hal ini menyusul persetujuan Kementrian Perhubungan atas upaya Bupati Purbalingga dan sejumlah bupati tetangga untuk memiliki bandar udara di wilayah eks karesidenan Banyumas yang dapat meningkatkan pertumbuhan di wilayah Jateng selatan barat ini. Tapi, tahukah Anda, kapan mulai berdirinya pangkalan udara Wirasaba atau Bandara Wirasaba ini? Pangkalan udara Wirasaba dibangun oleh Belanda pada tahun 1938, sebagai upaya Belanda mempercepat mobilitas ke wilayah Karesidenan Banyumas. Saat itu sudah ada rel kereta api yang menghubungkan Jakarta – Cirebon – Purwokerto – Purbalingga – Banjarnegara – Wonosobo. Juga lintasan Purwokerto – Kroya – Jogjakarta. Namun rupanya belum cukup  bagi Belanda, sehingga di wilayah ini pun dibangun pangkalan udara. Dipilihlah suatu lokasi di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, untuk dibangun pangkalan udara.
Bandara …

Sejarah Banyumas Bagian 1

[Humas Kabupaten Banyumas ]Pendopo Si Panji Setelah Perang Diponegoro berakhir (1825-1830) daerah Banyumas dan Kedu (Bagelan) terlepas dari Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta dan berada langsung di bawah pemerintahan Hindia Belanda. Jendral De Kock mengunjungi Banyumas pada bulan November 1831 dan dengan Keputusan Jendral Van Den Bosch tertanggal 18 Desember 1831 dibentuklah Karesidenan Banyumas yang terdiri dari lima Kabupaten, yaitu : Banyumas, Ajibarang, Purbalingga, Banjarnegara, dan Majenang. Kabupaten Banyumas pada masa itu terdiri dari tiga distrik yaitu : Banyumas, Adirejo, dan Purworejo Klampok. Kabupaten Ajibarang terdiri dari tiga distrik yaitu : Ajibarang, Jambu (sekarang Jatilawang) dan Purwokerto. Karena bencana angin topan selama 40 hari yang melanda Kabupaten Ajibarang pada tahun 1832, maka ibukota Kabupaten pada tanggal 6 Oktober 1832 dipindahkan ke Desa Paguwon, Distrik Purwokerto. Bupati Ajibarang pada saat itu adalah Adipati Aryo Mertodirejo II yang dap…