Langsung ke konten utama

Aplikasi Si-Amin Tampung Dokumen Digital

suaramerdeka.com
Untuk meningkatkan mutu pendidikan Perguruan Tinggi, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto mendiseminasikan aplikasi Sistem Informasi Audit Mutu Internal (Si-Amin) di Gedung Rektorat lantai 4, pekan lalu.
Hadir dalam peluncuran aplikasi Si-Amin Rektor, Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, dan seluruh Kaprodi di lingkup IAIN Purwokerto. Rektor IAIN Dr Luthfi Hamidi Mag mengatakan, aplikasi ini sangat menarik karena belum diterapkan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang lain.
”Kita siap untuk sedekah aplikasi ini ke beberapa PTKIN yang membutuhkan. Konon, sudah ada 22 PTKIN yang tertarik dengan aplikasi ini,” ungkapnya. Dijelaskan, sistem aplikasi Si- Amin IAIN Purwokerto tercipta berkat kerja sama antara Lembaga Penjaminan Mutu dengan Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Unit TIPD) IAIN Purwokerto.
Sesuai dengan UU Dikti No. 50 Tahun 2014 tentang Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi yang menekankan bahwa penyelenggaraan pendidikan disimpan dalam pangkalan data masing-masing perguruan tinggi sebagai kegiatan untuk mengukur standar antara penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan (PPEPP).
Menurut Rektor, aplikasi ini dirancang untuk menampung dokumen-dokumen yang ada di program studi dalam bentuk digital. Selama ini, dokumen dalam bentuk cetak sering hilang dan rusak. Dengan adanya aplikasi Si- Amin ini diharapkan kegiatan pembelajaran tidak lagi dipusingkan oleh dokumen. Semua serba jelas dan transparan dengan terupload dalam aplikasi ini.
Audit Mutu Internal
Ketua Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Dr Suwito MAg mengatakan aplikasi ini hanya awal saja. Ke depan masih membutuhkan beberapa aplikasi lain yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran. Aplikasi Si-Amin ini digunakan untuk audit mutu internal yang juga bisa digunakan untuk audit mutu eksternal.
Aplikasi ini memuat data program studi, data dosen secara lengkap, instrumen penilaian untuk prodi dari standar 1 hingga standar 7, dan ada rekap penilaiannya. ‘’Bahkan, aplikasi ini dilengkapi dengan simulasi penilaian yang menjadikan kita bisa mengakses pencapaian mutu program studi,’’katanya.
Suwito menjelaskan, keberadaan dari aplikasi ini dipersiapkan untuk evaluasi kinerja program strudi untuk lebih terukur melalui ketersediaan data dalam pelayanan pendidikan sesuai dengan visi, misi, dan mandat IAIN Purwokerto.
Sistem dan mekanisme kerja dilakukan melalui partisipasi menyeluruh sumber daya yang terorganiasi dalam tata kelola yang profesional dan terukur. Adanya aplikasi Si-Amin akan memudahkan audit untuk memeriksa kesesuaian dan ketidaksesuaian sistem mutu dengan standar yang telah ditentukan.
‘’Oleh karena itu, prinsip kebaruan, tepat waktu, akurasi, dan akuntabilitas dapat diterapkan dengan baik,’’ujarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…