Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2016

Soal Akses Jalan Warga Pasirmuncang, KAI Siap Memfasilitasi

Suara Banyumas Foto: istimewa PURWOKERTO, suaramerdeka.com - PT KAI Daop V Purwokerto akan memfasilitasi keinginan warga Kelurahan Pasirmuncang, Purwokerto Barat. KAI akan mengkomunikasikan keinginan warga agar dibuatkan jembatan penyeberangan kepada pihak terkait. Humas PT KAI Daop V Purwokerto, Surono, menjalaskan proyek pembangunan rel ganda merupakan tanggungjawab dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan yang dilaksanakan Satuan Kerja (Satker). “Pengerjaan rel ganda tanggungjawab dari Ditjen Perkeretapaian yang dilaksanakan Satker, PT KAI tidak terlibat langsung dalam. Kalau ada permintaan dari warga nanti kami akan membantu mengkoordinasikannya,” jelasnya, Kamis (26/5). Seperti diberitakan, akses jalan warga Kelurahan Pasirmuncang, Purwokerto Barat terancam terputus akibat proyek rel ganda. Jalan itu merupakan penghubung warga di belahan barat dan timur yang terpisah rel Kereta Api. Lurah Pasirmuncang, Mujono, mengatakan wilayajnya terpisah rel Ketera Api. D…

Delapan Kesenian Tradisi Banyumas Terancam Punah

PURWOKERTO – Delapan kesenian tradisi di Kabupaten Banyumas terancam punah. Hal itu disebabkan karena sebagian besar kesenian tidak bisa membangun regenerasi untuk melanjutkan dan melestarikan peninggalan leluhur tersebut. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas Rustin Herwanti melalui Kasi Tradisi, Kebudayaan, dan Purbakala, Carlan menyampaikan revitalisasi kesenian tradisi di Kabupaten Banyumas terhambat dengan tidak adanya regenerasi. Hal itu, bisa membuat sejumlah kesenian tradisi di Banyumas terancam punah. “Rata-rata kesenian tradisi para pemainnya sudah sepuh, anak-anak muda saat ini sangat jarang yang berminat untuk melanjutkan. Ini bisa mengancam keberlangsungan kesenian tradisi di Banyumas,” katanya, kemarin. Dia menyebutkan, beberapa kesenian tradisi yang hampir punah diantaranya musik Gondolio dari Desa Tambaknegara, Rawalo, Tari Buncis dari Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede, Dhalang Jemblung Sumpiuh dan Tambak, S…

Warga Karanganyar, Patikraja Andalkan Jembatan Gantung

radarbanyumas PATIKRAJA-Jembatan gantung buatan tahun 80-an akhir, menjadi andalan warga Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja untuk menuju jalan raya. Sayangnya, jembatan gantung tersebut kondisinya sempit dan tidak bisa dilalui mobil.
Pantauan Radarmas, jembatan tersebut hanya boleh dinaiki tiga sepeda motor dan maksimal 10 orang. Jembatan gantung tersebut juga tidak bisa dilewati dari dua arah. Apabila pejalan kaki berpapasan dengan sepeda motor, pejalan kaki harus memiringkan badan terlebih dahulu. Salah seorang warga Karanganyar, Satam mengatakan, dia sudah tidak merasa takut meski harus melewati jembatan yang bergoyang ketika dilewati tersebut. Dia mengaku sudah terbiasa melewati jembatan dengan panjang kurang kebih 30 meter itu. “Kalau lewat biasa saja, tidak takut,” ungkapnya. Menurut dia, saat pagi dan sore hari jembatan tersebut ramai pengendara sepeda motor yang lewat. Karena sempit, pengendara harus antre. “Sayangnya jembatan itu sempit, sementara itu kendaraan semakin ban…

Setelah Dua Tahun, Batal Lagi Tahun Ini Pembangunan Taman Kranji

PURWOKERTO – Impian lama masyrakat Banyumas menikmati Taman Edukasi Sumber Daya Air (TESDA) Kranji sepertinya masih lama terwujud. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sampai akhir Mei ini belum memastikan lahan pengganti di wilayah Kranji. Hal itu menyebabkan terhambatnya pembangunan fisik taman dan terancam tak dapat direalisasikan tahun ini.

Kabid Aset dan Akuntansi DPPKAD Banyumas, Maryono menegaskan, meski sudah melakukan survei sejak dua bulan lalu, sampai saat ini belum ada keputusan dari provinsi. “Pekan lalu kita sudah berkoordinasi lagi dengan DPPKAD Provinsi Jateng. Tapi memang belum ada keputusan. Sehingga kita masih menunggu,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah melakukan peninjauan ke dua lokasi dari tiga yang diusulkan Pemkab Banyumas sebagai lahan pengganti. Aset yang ditawarkan yaitu lahan di wilayah Tanjung dan Karangklesem.

Diakui Maryono, memang tidak ada tenggat waktu yang diberikan untuk menentukan lahan yang akan dipilih, namun dia berharap Pemer…

pembangunan jembatan sungai tajum wangon

Kode Lelang1851060Nama LelangPembangunan Jembatan Sungai Tajum Desa Karangtengah, Jambu Kecamatan WangonNilai Pagu PaketRp 6.000.000.000,00

by Jaka Jack





__________________

Rencana Pengembangan Balai Kemambang Masih Fokus Pembebasan Lahan

radarbanyumas
PURWOKERTO – Masyarakat masih harus bersabar untuk menikmati wahana yang lebih komplit di Balai Kemambang. Sampai saat ini rencana perluasan memang terus digodok. Namun, kemungkinan pekerjaan fisik baru akan dilakukan tahun 2017 mendatang. Tahun ini Pemkab Banyumas hanya fokus pada pembebasan lahan. “Prosesnya masih lama. Itu juga perlu adanya visibility study, sebelum nilainya dihitung oleh tim appraisal,” ujar Kepala Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang (DCKKTR) Kabupaten Banyumas, Andrie Subandrio kemarin. Menurutnya, perlu adanya kejelasan lahan antara lahan milik pemerintah dan milik pribadi di lahan yang akan dikembangkan tersebut. Sehingga memang masih butuh proses yang cukup panjang sebelum realisasi pembebasan lahan. “Yang pasti tahun ini tidak ada pembangunan fisik atau semacamnya, karena saat ini fokusnya baru pada pembebasan lahan,” katanya. Kabid Tata Ruang Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang (DCKKTR) Kabupaten Banyumas, Puspa Wijayanti menga…

Ditutupnya Jalur Lingkar' Jalur Utama Ajibarang-Wangon Tersendat

Dampak  radarbanyumas Penutupan jalur lingkar Ajibarang karena dalam perbaikan, menyebabkan kendaraan berat dari arah Pekuncen harus melewati jalur utama Ajibarang-Wangon. Akibatnya, saat ada truk berat mogok di depan pintu masuk Pasar Ajibarang, arus lalu-lintas tersendat seperti yang terlihat Minggu (29/5) kemarin. Truk bermuatan besi, mogok sehingga antrian kendaraan mengular sampai ke pertigaan Poslantas. Kaposlantas Ajibarang Aiptu Miswanto menjelaskan, semua kendaraan berat dari arah Wangon maupun Pekuncen yang biasanya melintas di jalur lingkar, harus menghindari jalan tersebut karena masih dalam proses perbaikan. Akibatnya, lalu lintas kota Ajibarang makin padat karena kendaraan besar melintas dan tidak dapat diurai.
“Tadi ada truk bermuatan besi mogok di jalur utama Ajibarang-Wangon, tepatnya di depan perkantoran dekat pasar Ajibarang. Kendaraan yang mogok memakan setengah badan jalan, akibatnya arus kendaraan dari arah Ajibarang dan Wangon tersendat. Tidak ada kemacetan karen…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…

Enam Puskesmas Dibangun IPAL Standar

Suara Banyumas
-Dinas Kesehatan Pemkab Banyumas 2016 ini, bakal menambah enam instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di enam Puskesmas. Dari total 37 Puskesmas yang tersebar di 27 kecamatan, saat ini baru ada delapan yang sudah selesai dibangun tahun lalu. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Sadiyanto menerangkan, enam lokasi yang bakal dibangun tahun ini, meliputi Puskesmas Kebasen, Kemaranjen 1, Purwokerto utara 2, Jatilawang, Gumelar dan Puskesmas Sokaraja 2. “Tahun lalu sudah ada delapan yang kita bangun. ini kita lakukan bertahap karena anggarannya terbatas, sehingga tidak bisa menjangkau semua Puskesmas di Banyumas (37 lokasi),” katanya, kemarin. Sejuah ini, kata dia, untuk penampungan air limbah masih mengunakan septic tank. Ini belum memenuhi standar untuk menjaga keamanan kesehatan lingkungan, sehingga pihaknya memprogramkan secara bertahap. “Untuk anggaran pembangunan enam tempat dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat dan dana pendamping dari APBD perubahan nanti. …

Warga Pasirmuncang Terancam Terisolir Oleh Proyek Pembangunan Double Track

Warga Pasirmuncang Terancam Terisolir Oleh Proyek Pembangunan Double Track PT KAI

Ajukan Tiga Tuntutan

Quote:radarbanyumas.
PURWOKERTO – Warga Kelurahan Pasirmuncang Kecamatan Purwokerto Barat, terancam terisolir akibat proyek pembangunan double track oleh PT KAI. Pasalnya, akses jalan yang menghubungkan RW 1 sampai RW 3 menuju RW 4 sampai RW 7 melintasi rel kereta. Warga meminta jangan dibongkar sebelum ada jembatan penghubung.
AKSES UTAMA : Wilayah Pasirmuncang dipisahkan oleh rel kereta. Bila jalur kereta dibongkar, maka warga harus memutar dengan jarak sekitar 5 kilometer./DIMAS PRABOWO/RADARMAS
Lurah Pasirmuncang, Mujono didampingi Ketua RW 4 Eko Suprapto, tokoh masyarakat Suroso dan Babinsa Mudakir mengatakan, warga sepenuhnya mendukung pembangunan double track. Namun warga keberatan jika akses satu-satunya yang menghubungkan RW 1 sampai RW 3 menuju RW 4 sampai RW 7 dibongkar dan tidak dibangun jembatan penghubung.
“Bisa terisolir kalau tidak ada jembatan penghubung,” ujarnya.
Ditutur…

Didorong Berbadan Hukum ' Angkutan Tak Dapat Keringanan Pajak

Angkutan Tak Dapat Keringanan Pajak Desak Gubernur Terbitkan Payung Hukum SmCetakSuara Banyumas Pengusaha angkutan umum di Banyumas yang telah berbadan hukum tidak bisa memperoleh keringanan pajak kendaraan bermotor. Kondisi itu memberatkan para pengusaha yang notabene sangat membutuhkan subsidi itu. Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Banyumas, Is Heru Permana meminta Gubernur Ganjar Pranowo segera mengeluarkan payung hukum mengenai keringanan pajak kendaraan umum. ”Kami sudah melakukan koordinasi dengan Organda Jateng. Kami mendesak Gubernur untuk segera mengeluarkan peraturan gubernur (pergub), karena banyak anggota kami yang tidak bisa memperoleh keringanan biaya saat mengurus pajak kendaraan,” ujarnya, kemarin. Pergub itu untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 12 Tahun 2016 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Dalam Permendagri itu, kendaraan …

Gerakan Literasi Terbentur Ketersediaan Perpustakaan

Suara Banyumas suaramerdeka.com/ doc PURWOKERTO, suaramerdeka.com – Gerakan literasi (membaca) di kalangan peserta didik di Kabupaten Banyumas yang dicanangkan Kemendikbud, saat ini terbentur dengan ketersediaan sarana dan prasarana (Sarpras), khususnya ruang perpustakaan beserta koleksi bukunya. Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Edy Rahardjo melalui Kasi Sarpras, Gunadi, mengungkapkan saat ini masih ada sekolah di wilayah Banyumas, terutama jenjang SD yang belum memiliki ruang perpustakaan sendiri. Bahkan data terakhir menyebutkan, dari sebanyak 825 SD yang ada, setidaknya masih ada sekitar 124 sekolah yang belum memiliki ruang perpustakaan sendiri. Padahal keberadaan perpustakaan cukup penting untuk mendorong minat peserta didik agar mau membaca buku. Menurutnya, ada sejumlah hal yang menjadi penyebab sekolah belum memiliki ruang perpustakaan. Di antaranya belum ada dana maupun belum ada lahan yang bisa digunakan untuk membangun ruang perpustakaan. Sebenarnya pemerinta…

Tertutup Longsor, Gumelar-Paguyangan Diberlakukan Satu Lajur

Suara Banyumas
JALAN LICIN: Jalan kabupaten di jalur Gumelar-Paguyangan, Brebes di Desa Samudra, Kecamatan Gumelar masih licin pasca tertimbun tebing dan hutan pinus longsor, Senin (23/5). (suaramerdeka.com/Susanto)
Warga Minta Ditangani TuntasLongsor Jalan Gumelar-PaguyanganRuas Jalan Gumelar-Paguyangan di sekitar areal hutan pinus petak 31A Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Perhutani Banyumas Barat di Desa Samudra, Kecamatan Gumelair yang longsor Senin (23/5) diminta segera ditangani tuntas. Hal ini penting agar jalan tersebut dapat dilintasi secara normal. Tiga hari setelah longsor, Rabu (25/5), separuh jalan di lokasi masih tertutup longsor. Sementara material longsoran tebing masih menggunduk dan terancam longsor kembali. Apalagi sebagian besar tebing setinggi 25 meter dan sepanjang 30 meter tersebut merupakan tanah labil. Usai hujan deras, potensi longsor yang menutup total jalan bisa terjadi. Pengendara sepeda motor di jalur tersebut, Suyadi berharap, jalan longsor tersebut segera …

Suasana Tempo Dulu kantor Kecamatan Banyumas Dipertahankan

Radar Banyumas 
Sebagai tempat bersejarah, bangunan kantor Kecamatan Banyumas masih kental dengan suasana tempo dulu. Pembuatan taman baru di halaman kantor Kecamatan Banyumas juga akan disesuaikan dengan aslinya.
“Ada gaya tanaman topiari seperti pada jaman dahulu,” kata Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Deskart S Jatmiko , Pembuatan taman tersebut masih dalam persiapan lelang karena anggarannya lebih dari Rp 200 juta. Pagu anggaran pembangunan taman tersebut memang besar, yaitu Rp 2 miliar. Dia memaparkan, luas taman yang akan dibangunan sekitar 2.500 meter persegi. Menurut Deskart, dengan adanya taman di halaman belakang akan menambah nilai sejarah pada area kantor Kecamatan Banyumas. “Punya wisata sejarah,” paparnya. Tak hanya kantor Kecamatan, potensi pariwisata lain juga tersedia di Kecamatan Banyumas. Tidak terkecuali Taman Angkasa yang berada di Desa Binangun yang kini masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Di Banyumas juga terdapat klenteng Boe…

Belajar Strategi Desa Membangun dari Lembah Peradaban

SmCetakSuara Banyumas
UNTUK mencapai Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, sebuah bus rombongan 50 warga Desa Manis Lor, Jayaleksana, Kuningan itu harus melintasi jarak 8 kilometer jalan kabupaten Ajibarang-Lumbir dengan medan naik turun. Sesampai di Desa Paningkaban, Gumelar bus tersebut mulai melaju pelan melintasi sejumlah jalan menanjak, menurun, dan menikung tajam yang membelah kawasan hutan pinus KPH Perhutani Banyumas Barat menuju ke Desa Dermaji. Selain pemandangan hutan pinus, Sabtu (21/5) siang itu, penumpang bus juga melihat pemandangan di kanan kiri jalan berupa bentangan terasering sawah hijau, rimbun hijau tua hutan pinus, perkebunan dan pemandangan lanskap alam perbukitan di perbatasan Banyumas dan Cilacap. Sayang, saat asyik melihat pemandangan alam perdesaan itu, bus pembawa rombongan itu berhenti di sebuah pertigaan jalan. Rombongan pun turun dari bus tersebut. “Terpaksa turun di pertigaan ini, karena medan jalan menurun tajam dan curam menuju ke Balai Desa Dermaji. Sanga…