Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Taman Sari Kota Lama Banyumas Mulai Dibangun

Radarbanyumas Ratusan tanaman pisang di halaman belakang kantor Kecamatan Banyumas sudah dibabat habis beberapa waktu lalu. Lahan tersebut merupakan taman sari atau kota lama Banyumas yang mulai dalam proses pembangunan. Camat Banyumas Drs Ahmad Suryanto MSi mengatakan, banyak bangunan tempo dulu di Kecamatan Banyumas, seperti pangeranan, kepatihan, Masjid Agung Nur Sulaiman, maupun Kantor Kecamatan Banyumas. Menurut dia, bangunan lama kantor Kecamatan Banyumas mengandung sejarah dan bisa jadi tempat wisata edukasi bagi pelajar maupun masyarakat umum. “Saat ini dibangun taman sebagai fasilitas pertunjukan kota lama Banyumas,” katanya. DIRATAKAN: Taman Sari dibelakang Kantor Kecamatan Banyumas mulai diratakan untuk ditata ulang Dia memaparkan, saat ini alat berat mulai meratakan tanah di belakang kantor kecamatan Banyumas. Informasi yang dia peroleh, anggaran taman sari diperoleh dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pariwisata. “Pagu anggaran Rp 2 miliar,” paparnya. Dia berha…

Bondalem City Purwokerto

Project Animasi Mall - Hotel - Apartment Bondalem City.


Perlu saya klarifikasi kepada semua pihak, bahwa ini hanya render, rencana jangka panjang. Saya hanya menyatakan bahwa suatu saat pembangunan akan mengarah ke metropolis. suka atau tidak, Purwokerto akan terus berkembang.


Mengenai statemen pihak Pemda Banyumas di media bahwa Kebondalem milik Pemda itu memang benar. Render ini bukan mengklaim sebagai area milik swasta, hanya sebagai kemungkinan bagian dari pemanfaatan agar lebih bermanfaat. Apakah nanti bentuknya berupa sewa lahan, bagi hasil atau bagaimana yang jelas jangan terbengkalai seperti sekarang. Lagi pula konsep yang pernah direncanakan pemda (pusat kamlitik) juga tidak jelas sampai detik ini padahal infonya sudah lewat 3 tahun.


Kebondalem pernah menjadi basis ekonomi  Purwokerto di masa lalu, sehingga sangat potensial, akan menjadi basis ekonomi di masa depan.











gambar render sesuai map kebondalem




map sengaja diputar 180 ' ( utara tampak di selatan


Pemkab Banyumas Kewalahan Penuhi Ruang Terbuka Hijau

radarbanyumas Pemkab Banyumas kewalahan menyediakan ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah perkotaan Purwokerto. Laju pembangunan yang pesat menjadi kendala untuk memenuhi kewajiban kota menyediakan 20 persen RTH publik dan 10 persen RTH privat. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Banyumas Eko Prijanto mengatakan, Pemkab target menyediakan RTH publik seluas 760 hektare di wilayah perkotaan. Luas perkotaan Purwokerto 3.800 hektare. BERMAIN: Anak-anak sedang bermain di taman GOR Satria yang merupakan salah satu RTH di Purwokerto Saat ini, RTH publik baru teralisasi 418 hektare atau sekitar 11 persen dari target. Untuk memenuhi kekurangan 9 persen atau 342 hektare, dikatakan Eko, tidak mudah. “RTH publik memang sulit dicapai karena kelangkaan lahan,” kata Eko. Untuk kesediaan RTH privat, menurutnya, sangat sulit dikendalikan. Eko mencontohkan, untuk setiap kaveling perumahan sudah diatur oleh pengembang 10 persen untuk ruang terbuka. Tetapi dalam kenyataannya…

Pengembangan Linggamas ke Arah Kalibagor Radar Banyumas

radarbanyumas  PURWOKERTO – Pengembangan akses menuju Jembatan Linggamas bakal direncanakan tahun ini. Namun masih fokus pada pembebasan lahan untuk pelebaran akses jalan. Pembebasan lahan akan diusulkan pada anggaran perubahan Kabupaten Banyumas tahun 2016. Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) Kabupaten Banyumas Achmad Taufik menjelaskan, pengembangan akses menuju Linggamas akan disesuaikan dengan rencana awal. Pengembangan akses akan diarahkan ke Kalibagor.
DILEBARKAN : Akses Jembatan Linggamas bakal dilebarkan dan akan diarahkan ke Kalibagor. Hal itu dilakukan untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang selalu terjadi di Simpang Sokaraja, baik di Persimpangan Klentheng Sokaraja maupun persimpangan menuju Jembatan Linggamas lewat Desa Petir. “Kita akan mulai untuk pengusulan pembebasan lahannya dulu. Namun realisasinya belum tahu, apakah tahun ini atau tahun 2017,” katanya. Dia menambahkan, saat ini belum ada hasil terkait penghitungan ul…

Wajah Purwokerto Berubah, Bakal Dihiasi Hotel dan Mal Bertingkat

RadarbanyumasKota Purwokerto bakal dihiasi puluhan bahkan mungkin ratusan gedung bertingkat. Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang Bangunan Gedung dan Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Tata Ruang, membuka peluang pembangunan gedung bertingkat berbatas maksimal ketinggian 90 meter atau 20 lantai. Aturan tersebut menjadi angin segar bagi investor untuk menjalankan roda bisnis. Sehingga puluhan investor “menyerbu” wilayah perkotaan, dan membangun gedung-gedung bertingkat mulai dari 3 sampai 12 lantai. Di antaranya di pemukiman padat penduduk. GEDUNG BERTINGKAT: Pembangunan gedung bertingkat di Purwokerto Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan (BPMPP) Kabupaten Banyumas Asis Kusumandani mengatakan terdapat 31 gedung bertingkat mulai dari 3 lantai sampai 12 lantai yang perizinannya dinyatakan tuntas. Ia merinci 15 diantaranya bangunan bertingkat 3 dan 4 lantai yang masuk kategori rendah, 15 lainnya bangunan bertingkat 5-8 lantai yang masuk kategori sedang, dan satu sisanya gedung …

Pembangunan Purwokerto City Centre Masih Tunggu Perizinan

Radar Banyumas  Pembangunan fisik Purwokerto City Centre (PCC) ditarget bakal dimulai tahun 2016 ini. Namun sampai pertengahan Juli, proyek tersebut masih terganjal beberapa proses perizinan. Marketing Public Relations Kereta Api Properti Manajemen (KAPM) Riesta Junianti mengatakan, untuk realisasi pembangunan PCC masih dalam tahap perizinan. Menurutnya, masih ada beberapa tahapan perizinan yang harus dilalui seperti perizinan Amdal, Andalalin dan Sertifikasi HPL. Plan PCC (Purwokerto City Center) Mixuse Development (Mall 5lt) (Condotel 20lt) (shophouse 120unit+office complex) ex-stasiun timur. (sumber FaceBook PT Cipta Kreasindo Consultant). “Proses perizinan memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun jika perizinan sudah selesai, kita akan langsung pada tahap IMB. Setelah itu baru kita sebagai pengembang dapat menjalankan pembangunan proyek tersebut,” ujarnya. Dia menjelaskan, untuk izin lingkungan (HO) ditarget selesai pada Agustus. Menurutnya, saat ini tim Amdal masih melakuka…

Hari Pelantikan Naruto Menjadi Hokage Ke - 7

nonton dulu ,  cuplikannya..



Warga Minta Pembangunan Telaga Kumpe Dituntaskan

suaramerdeka.com Warga yang tinggal di Dusun Pesawahan, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok berharap pemerintah daerah segera menuntaskan pembangunan dan pembenahan telaga Kumpe. Hal ini penting agar lokasi tersebut dapat dijadikan tempat wisata yang bisa menambah penghasilan asli desa dan peluang ekonomi warga setempat. Warga setempat, Isrodin yang juga pengelola MTs Pakis mengatakan pembangunan Telaga Kumpe telah dilaksanakan pemerintah beberapa waktu lalu. Bagian selatan telaga bahkan telah diberonjong dan telah dibuat pintu air. Namun demikian untuk bagian utara dan barat belum ditangani. ”Untuk itulah kami berharap agar rencana pembangunan telaga kumpe sebagai arena wisata dan juga sumber air bagi warga Gununglurah bisa kembali direalisasikan sehingga membawa manfaat lebih luas,” jelasnya. Dijelaskan beberapa tahun lalu, Telaga Kumpe dijadikan arena pemancingan bagi pengunjung. Selain pemancingan lokasi telaga dan sekitarnya juga menjadi arena wisata alami hingga outbond sehing…

Sekolah 'Istimewa' di Pinggir Hutan Banyumas, Siswa Bayar Pakai Hasil Bumi

detik.com Motivasi anak-anak untuk tetap melanjutkan sekolah harus didukung oleh semua pihak, tak terkecuali pihak sekolah yang tidak membebani orang tua siswa dengan biaya sekolah yang tinggi. Seperti sekolah yang berada di pinggir hutan di Dusun Pesawahan, Desa Pesawahan, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah yang tetap menerima hasil bumi orang tua siswa yang melakukan daftar ulang agar anaknya bisa bersekolah.
Salah satunya Kasmin (50) orang tua siswa yang datang mengantarkan anaknya untuk daftar ulang di Madrasah Tsanawiah (MTs) Pakis Pesawahan. Kasmin datang dengan membawa beberapa biji tales untuk daftar ulang anaknya.
"Iya bawa tales untuk daftar sekolah, kalau sekolah lain saya tidak mampu, makanya saya sekolahkan di sini yang jaraknya juga dekat. Kalau kesana (turun ke bawah) pakai transportasi, kalau bayar (masuk sekolah lain) saya tidak tahu. Tapi kalau di sini bayarnya cukup pakai hasil bumi, dan saya cuma bawa tales," kata Kasmin yang sehari-hari bekerja seba…

UPBJJ Purwokerto

<a href="http://www.w3schools.com">
<img border="0" alt="W3Schools" src="logo_w3s.gif" width="100" height="100">
</a>





Serangan babi hutan Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen

suaramerdeka.com Serangan babi hutan pada lahan pertanian di wilayah Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen semakin meluas. Diperkitakan lahan yang telah dirambah babi hutan lima hektare. Kepala Dusun II Desa Krajan, Agus Giniarso mengatakan, serangan kawanan babi hutan ini menyebar di berbagai wilayah pertanian warga. Selain sawah yang ditanami padi, sejumlah ladang dan kebun palawija juga menjadi sasaran babi hutan. Akibatnya banyak petani khususnya di wilayah Gununganyar yang dirugikan. “Memang masih bisa panen, namun karena lahan dan tanaman rusak maka panen padi, ataupun palawija yang ditanam petani menurun hingga 50 persen. Akibatnya, petani rugi jutaan rupiah,” katanya. Dijelaskan Agus, serangan babi hutan yang sebelumnya sempat mereda, kembali terjadi sejak dua bulan terakhir ini. Selain merusak tanaman warga, keberadaan dan jelajah kawanan babi hutan di wilayah dekat pemukiman ini juga membahayakan warga yang biasa beraktivitas di sekitar hutan. “Warga tak berani menghalau kawanan …

Banyumas Optimistis Penuhi Target Kunjungan Wisatawan

suaramerdeka.com Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Banyumas optimistis akan memenuhi target kunjungan wisatawan 2016. Pasalnya, belum sampai akhir tahun, kunjungan wisatawan pada objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Banyumas mampu menembus separuh dari target yang dicanangkan. Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Deskart Sotyo Jatmiko mengatakan, dari angka 978 ribu pengunjung yang dibidik, saat ini enam objek yang dikelola telah dikunjungi lebih dari 500 ribu orang. Lokawisata Baturraden masih menjadi primadona. “Hingga akhir tahun nanti masih banyak liburan. Kami optimistis kunjungan wisatawan masih tinggi,” kata dia, kepada Suara Merdeka kemarin. Meski demikian, Deskart mengakui, kunjungan wisatawan di Taman Bale Kemambang dan Taman Rekreasi Andhang Pangrenan (TRAP) turun. Pada libur Lebaran tahun ini hanya mendulang 15.000 pengunjung saja. Menurut dia, kawasan tersebut membutuhkan pembenahan d…

Butuh Riset Motivasi

suaramerdeka.com PENINGKATAN pengunjung pada libur Lebaran ke Lokawisata Baturraden merupakan hal unik yang perlu dicermati. Pasalnya, objek wisata di lereng Gunung Slamet tersebut kurang inovatif dalam hal pengembangan wahana. Pemerhati wisata dan budaya Universitas Jenderal Soedirman, Chusmeru mengatakan, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Banyumas perlu membuat riset motivasi kunjungan. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui selera dan minat pengunjung yang datang ke Banyumas. “Banyak faktor yang menyebabkan wisatawan berkunjung ke Banyumas, khususnya Baturraden yang masih menjadi destinasi utama. Entah faktor kejenuhan dengan objek wisata lain, faktor ekonomis dengan harga lebih murah atau faktor daya tarik,” kata dia. Menurut pria berkacamata ini, khusus untuk Lokawisata Baturraden tiketnya memang relatif lebih murah dibandingkan destinasi yang lain, sehingga, kawasan yang hanya mengandalkan panorama alam pegunungan ini lebih disukai oleh wisatawan dari luar daera…

Mainlah Pokemon Go di Tempat Tanpa Tingkat Kerahasiaan Tinggi

Menarik juga jika kita bahas fenomena Pokemon Go, ini jauh berbeda dengan fenomena arwana, anturium atau batu akik. Ada tingkat bahaya yang harus diwaspadai. Bukan sekedar bahaya kecelakaan para gamers dan orang di sekitarnya, tapi juga menyangkut stabilitas dan ketahanan nasional. Mengapa bisa begitu mari kita simak. Percakapan saya dengan seorang teman:
A:  User tidak memfoto to, yg patut dicurigai justru krn memanfaatkan kamera untuk melihat dan                menangkap adanya pokemen, sistem secara otomatis melihat. Ini seperti spy cam jatuhnya
B:  rekam otomatis ?
A: Ya, menurutku kayanya gitu to. Di kantor kok ada landmark yg muncul di game ini. Tak telusuri di google blm ada yg upload landmark itu