Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Senin, 01 Agustus 2016

Penyebaran Pusat Kegiatan Event Pariwisata


saya setuju konsep ini..

Pemkab Banyumas bakal menggelar Festival Kentongan dan Festival Karawitan secara berturutan pada 6-13 Agustus. Acara tersebut juga digelar dalam rangka perayaan HUT Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Rustin Harwanti, mengatakan, untuk Festival Karawitan diikuti oleh pelajar SMP dan SMA.

Mereka akan memperebutkan Piala Bupati Banyumas pada 6-7 Agustus. ”Saat ini peserta yang sudah mendaftar dari SMP berjumlah 20 tim dan SMA sebanyak 10 tim,” kata dia, kemarin.

Rustin mengatakan, kompetisi karawitan ini diharapkan dapat memacu perkembangan seni karawitan banyumasan. Terutama di kalangan pelajar.Festival Kentongan akan digelar dalam dua tahap audisi yang diikuti tim perwakilan dari 27 kecamatan se-Banyumas.

Audisi pertama digelar di Alun-alun Banyumas pada 10 Agustus. Untuk audisi kedua di Lapangan Kecamatan Jatilawang pada 11 Agustus. ”Babak final pada 13 Agustus, diikuti 10 tim terbaik dengan parade dari Alun-alun menuju ke Pasar Wage di Jalan Jenderal Soedirman. Keseluruhan tim beratraksi bersama sebelum parade,” jelasnya.

Bawakan 3 Lagu

Dia menambahkan, masing-masing tim diwajibkan membawakan tiga lagu, yaitu ‘’Mars 45’’, ‘’Megat-Megot’’, dan ‘’Hari Merdeka’’.

Uniknya, dalam pembukaan festival kali ini mereka akan berkolaborasi dengan penampilan DJ Eric. ”Konsep festival yang berjenjang ini hampir sama dengan konsep tahun sebelumnya.

Dari 27 peserta yang melakoni audisi akan diambil 10 kelompok terbaik untuk tampil pada Grand Final,” tambahnya. Ketua Paguyuban Pamong Budaya Banyumas, Tri Wardhono, mengungkapkan, konsep festival yang baru ini memang menguntungkan masyarakat di pinggiran.

Pasalnya, keramaian yang disebar ke daerah membuat masyarakat akan berkumpul di sekitar tempat penyelenggaraan dan tidak harus menonton Festival Kentongan di Kota Purwokerto. ”Tetapi di sisi lain masih dibutuhkan pemahaman yang sama, agar kemasan event tersebut tetap berkualitas,” ujarnya.


kedepan Banyumas makin berkembang jika konsep pengembangan ekonomi dan pariwisata seperti ini, usul saya untuk perbaikan event pariwisata

selenggarakan di kota lama Banyumas , jual itu view sepanjang serayu, potensi banyak, satukan dengan serayu voyage River dan lainnya please deh pak bupati , jangan terlalu baturaden / purwokerto oriented,  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar