Entri yang Diunggulkan

Penataan Kota Kecamatan Wangon & Kemungkinan Perluasan Urban

Wangon adalah sebuah kota kecamatan yang lokasinya cukup strategis karena menjadi persilangan jalur utama lalu lintas di jalur selatan...

Senin, 08 Agustus 2016

Tiparkidul Dorong Warga Pilah dan Kelola Sampah

suaramerdeka.com
 Pemerintah Desa Tiparkidul Kecamatan Ajibarang saat ini sedang merintis dan mendorong warganya untuk memilih, memilah dan mengelola sampah di lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini penting agar sampah tak selalu menjadi masalah bagi masyarakat dan lingkungan.
Kepala Desa Tiparkidul, Riyanto mengatakan langkah penanganan sampah dari rumah tangga ini dinilai mendesak dilaksanakan karena ribuan warga dari 62 RTdi desa setempat dipastikan menjadi produsen sampah tiap hari.
Tanpa penanganan dan pengelolaan yang tepat, sampah hanya akan menjadi sumber penyakit. Makanya pemilahan sampah mulai dilaksanakan agar sampah juga punya nilai guna dan nilai ekonomi. “Saat ini di lingkungan sejumlah RW telah terdapat tempat sampah organik dan nonorganik.
Dari lingkungan RT-RWyang ada inilah edukasi tentang sampah dan pemanfaatannya dilaksanakan termasuk untuk pupuk tanaman apotik hidup hingga pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan,” kata Riyanto yang mendorong warganya turut mempersiapkan Tiparkidul sebagai wakil Kecamatan Ajibarang dalam lomba Kebersihan, Ketertiban dan Keamanan (K3) tingkat Banyumas.
Sementara itu untuk sampahsampah plastik yang layak jual atau daur ulang, kata Riyanto, warga bisa langsung menjualnya kepada pengepul barang-barang rongsok. Apalagi di sejumlah RTRWdi desa setempat, ada sejumlah warga yang berusaha di bidang barang rongsok. Sampahsampah plastik ataupun logam yang layak jual, maka bisa langsung dijual kepada pengepul.
“Harapannya jelang momen peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-71 ini nantinya, kesadarana masyarakat akan semakin tergugah dan pengelolaan sampah ini bisa mengarah kepada bank sampah. Dengan demikian meski Tiparkidul menjadi lokasi Tempat Pembuangan Akhir Sampah, namun tidak teledor dalam mengelola sampah,” jelasnya.
Terwujudnya K3
Ketua RT1 RW4 Desa Tiparkidul, Suyati mendukung pemerintah desa yang mendorong warganya untuk sadar akan pentingnya K3 di lingkungan masingmasing. kebersihan, ketertiban lingkungan. Selain tempat sampah organik dan anorganik, dengan swadaya warga, pihaknya juga telah membangun dan mengelola pos ronda di lingkungan setempat sebagai pusat keamanan lingkungan.
“Untuk tempat sampah, kami bersyukur karena kami dapat memperoleh bantuan drum bekas dari perusahaan kayu di desa kami dan kami sulap menjadi tempat sampah. Sementara untuk pos ronda kami juga lengkapi dengan berbagai kebutuhan bagi peronda dan warga, baik itu air minum hingga televisi,” jelasnya.
Untuk keamanan lingkungan setempat, kata Ketua RT perempuan tersebut, tiap malam dijadwalkan tujuh orang warga. Seorang warga berjaga di pos ronda sementara enam orang lain berkeliling di 59 rumah yang ada di lingkungan setempat.
Berkat kesigapan dari warga dan para peronda, pekan lalu, aksi pencurian kabel telekomunikasi berhasil digagalkan. “Selasa malam pekan lalu, warga berhasil menggagalkan aksi pencurian kabel telkom yang ada di tepi jalan raya Ajibarang- Wangon.
Setelah itu kami langsung lapor ke polisi dan gulungan kabel besar yang siap diangkut oleh kawanan pencuri itu berhasil diselamatkan,” katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar