Langsung ke konten utama

Warga Banyumas Upacara Bendera Nyemplung di Sungai

Ini berita lama, tapi momen belum ketinggal, barangkali info di twiter adalah berita terbaru. Ini patut di contoh sebagai wujud nyata peduli sungai. 


Upacara di Sungai. Upacara ini dilakuin sama warga desa kedungmalang, banyumas hebattt.


credit to tribunjateng


TRIBUNJATENG.COM
 BANYUMAS - Ratusan warga Dusun/Desa Kedungmalang, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas turut serta memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia dengan menggelar upacara bendera. Uniknya, upacara itu tidak digelar di darat, melainkan di sungai Pelus yang melintang di sepanjang desa tersebut.
Upacara Bendera dimulai pada pukul 10.00 yang diikuti ratusan warga Desa Kedungmalang, mulai dari usia anak-anak, remaja hingga dewasa.
Dalam prosesi upacara bendera itu, seluruh peserta yang ikut berbaris rapi di tepian sungai Pelus. Bahkan ada juga warga yang nyemplung berada di dalam sungai. Beberapa warga diantaranya juga membawa jeriken, kentongan, dan botol plastik yang nantinya dipergunakan untuk memberikan instrumen musik pada prosesi upacara bendera yang dilakukan.
Selain itu, dalam upacara bendera ini warga Desa Kedungmalang telah membuat dua buah kapal kecil dan bendera sepanjang 20 meter yang digunakan dalam prosesi upacara.
Layaknya upacara bendera pada umumnya, terdapat satu orang pemimpin upacara, pembacaan teks detik-detik proklamasi, pembacaan UUD 1945, pembacaan Doa dan pembacaan amanah upacara Bendera 17 Agustus sebagai hari kemerdekaan RI.
Kepala Dusun Kedungmalang, Rudi Ruswanto mengatakan, bahwa kegiatan upacara bendera yang diikuti seluruh warga Desa Kedungmalang dalam rangka memperingati HUT RI ke 69.
"Kami segenap warga Desa Kedungmalang ikut menggelar upacara bendera ini, untuk menghormati para pahlawan yang telah gugur dan rela demi memperjuangkan kemerdekaan RI dimasa lampai. Dan juga, kami ingin menunjukan bahwa warga masyarakat Desa Kedungmalang sangat mencintai Tanah Air Indonesia," ujar Rudi Ruswanto usai upacara bendera, Minggu (17/8/2014).
Dalam upacara tersebut, kata dia, warga mengibarkan bendera merah putih raksasa yang dibentangkan di atas sungai Pelus dengan panjang 20 meter dan lebar 5 meter.
"Kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada ratusan warga Desa Kedungmalang yang telah mengikuti upacara bendera ini dengan khidmat dan semua berjalan lancar. Padahal upacara bendera 17 agustus an ini baru pertama kali digelar dan mendapat respon positif dari warga," ungkapnya

Berendam di Sungai Pelus
Ibu-ibu Warga Banyumas Lakukan Upacara Bendera

Ratusan warga Desa Kedungmalang Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumasmelaksanakan upacara bendera HUT ke 69 Kemerdekaan Indonesia, di Sungai Pelus yang melintang di sepanjang desa tersebut.
Upacara Bendera dimulai pada pukul 10.00 yang diikuti ratusan warga Desa Kedungmalang, mulai dari usia anak-anak, remaja hingga dewasa turut serta menjadi peserta upacara .  Dalam prosesi upacara bendera itu, peserta yang ikut berbaris rapih di sepanjang sungai Pelus dan ada juga yang berada di dalam sungai.
Bahkan, beberapa warga diantaranya juga membawa jeriken, kentongan, dan botol plastik yang nantinya dipergunakan untuk memberikan instrumen musik pada prosesi upacara bendera yang dilakukan.
Selain itu, dalam upacara bendera ini warga Desa Kedungmalang telah membuat dua buah kapal kecil dan bendera sepanjang 20 meter yang digunakan dalam prosesi upacara.
Layaknya upacara bendera pada umumnya, terdapat satu orang pemimpin upacara, pembacaan teks detik-detik proklamasi, pembacaan Pembukaan UUD 1945, pembacaan Doa dan pembacaan amanah upacara Bendera 17 Agustus sebagai hari kemerdekaan RI.
. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…