Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Senin, 08 Agustus 2016

Peta Berdasarkan Perda RDTRK Purwokerto

credit Jaka jack





RDTRK Akomodir Jalur KA Purwokerto-Wonosobo, Diarahkan ke Selatan Kota
Pemkab Banyumas akan mengakomodir rencana pemerintah pusat terkait reaktivasi jalur KA Purwokerto – Wonosobo. Rencananya, jalur tersebut akan diarahkan di wilayah selatan wilayah perkotaan Purwokerto. Ketua Panitia Khusus (Pansus) RDTRK, Subagyo mengatakan, pihaknya sudah akomodir keinginan pusat untuk membangun jalur KA Purwokerto – Wonosobo dalam RDTRK Perkotaan Purwokerto tahun 2016-2036. “Kita sudah siapkan lahan di wilayah Pegalongan yang melintasi daerah Gunung Tugel. Lalu nanti akan diteruskan ke wilayah Sokaraja, lalu ke Purbalingga,” ujarnya. Dia menjelaskan, penyediaan ruang tersebut didasarkan pada konsultasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kememhub terkait rencana reaktivasi tersebut. Menurutnya, penyediaan ruang tersebut memang diperlukan, mengingat nantinya akan sulit untuk direalisasikan jika sebelumnya tidak diberi ruang. “Tidak kita arahkan ke dalam kota, karena ruang di dalam kota juga terbatas. Kemungkinan nantinya akan menggunakan trase baru,” jelasnya. Rencana tersebut sudah mencuat sejak tahun 2015. Bahkan pada Oktober 2015 lalu, juga sudah dilakukan pembahasan antara pihak terkait, termasuk Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI. Kabid Prasarana Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banyumas, Dedy Noerhasan mengatakan, berdasarkan pembahasan sebelumnya, saat ini Pemkab Banyumas hanya tinggal menunggu penetapan trase dari Gubernur Jateng. Sebab pada pembahasan sebelumnya juga sudah ada usulan trase yang akan digunakan, dimana untuk wilayah Kabupaten Banyumas nantinya akan menggunakan trase baru dan pengaktifan trase lama yang sudah. “Tanpa penetapan trase, kita belum dapat melangkah, namun untuk lahan memang sudah kita siapkan,” ujarnya. Berdasarkan usulan, trase yang akan digunakan nantinya ada beberapa jalur seperti trase baru yaitu trase Purwokerto-Sokaraja dan trase Klampok-Singomerto. Sementara trase yang direncanakan menggunakan trase lama yaitu trase Sokaraja-Klampok, dan Trase Singomerto-Wonosobo. Dedy mengakui, rencana tersebut sangat baik, terutama untuk mendukung transportasi lintas daerah. Menurutnya, ke depan memang perlu disiapkan untuk lahannya agar pembangunan trase tidak terlambat. “Rencana itu cukup baik, karena angkutan KA akan menjadi salah satu tulang punggung sistem transportasi darat yang efektif dan efisien saat ini, selain moda transportasi lain, yang kerap terjebak macet,” ungkapnya. Di sepanjang Purwokerto-Wonosobo, nantinya akan dilengkapi dengan beberapa titik pemberhentian baik di trase lama maupun trase baru. Sedangkan rinciannya, tempat pemberhentian KA akan didominasi di jalur atau trase lama, yaitu sekitar 27 tempat pemberhentian. Sedangkan trase baru nantinya akan direncanakan untuk membangun sekitar 17 tempat pemberhentian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar