Langsung ke konten utama

Peta Berdasarkan Perda RDTRK Purwokerto

credit Jaka jack





RDTRK Akomodir Jalur KA Purwokerto-Wonosobo, Diarahkan ke Selatan Kota
Pemkab Banyumas akan mengakomodir rencana pemerintah pusat terkait reaktivasi jalur KA Purwokerto – Wonosobo. Rencananya, jalur tersebut akan diarahkan di wilayah selatan wilayah perkotaan Purwokerto. Ketua Panitia Khusus (Pansus) RDTRK, Subagyo mengatakan, pihaknya sudah akomodir keinginan pusat untuk membangun jalur KA Purwokerto – Wonosobo dalam RDTRK Perkotaan Purwokerto tahun 2016-2036. “Kita sudah siapkan lahan di wilayah Pegalongan yang melintasi daerah Gunung Tugel. Lalu nanti akan diteruskan ke wilayah Sokaraja, lalu ke Purbalingga,” ujarnya. Dia menjelaskan, penyediaan ruang tersebut didasarkan pada konsultasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kememhub terkait rencana reaktivasi tersebut. Menurutnya, penyediaan ruang tersebut memang diperlukan, mengingat nantinya akan sulit untuk direalisasikan jika sebelumnya tidak diberi ruang. “Tidak kita arahkan ke dalam kota, karena ruang di dalam kota juga terbatas. Kemungkinan nantinya akan menggunakan trase baru,” jelasnya. Rencana tersebut sudah mencuat sejak tahun 2015. Bahkan pada Oktober 2015 lalu, juga sudah dilakukan pembahasan antara pihak terkait, termasuk Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI. Kabid Prasarana Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banyumas, Dedy Noerhasan mengatakan, berdasarkan pembahasan sebelumnya, saat ini Pemkab Banyumas hanya tinggal menunggu penetapan trase dari Gubernur Jateng. Sebab pada pembahasan sebelumnya juga sudah ada usulan trase yang akan digunakan, dimana untuk wilayah Kabupaten Banyumas nantinya akan menggunakan trase baru dan pengaktifan trase lama yang sudah. “Tanpa penetapan trase, kita belum dapat melangkah, namun untuk lahan memang sudah kita siapkan,” ujarnya. Berdasarkan usulan, trase yang akan digunakan nantinya ada beberapa jalur seperti trase baru yaitu trase Purwokerto-Sokaraja dan trase Klampok-Singomerto. Sementara trase yang direncanakan menggunakan trase lama yaitu trase Sokaraja-Klampok, dan Trase Singomerto-Wonosobo. Dedy mengakui, rencana tersebut sangat baik, terutama untuk mendukung transportasi lintas daerah. Menurutnya, ke depan memang perlu disiapkan untuk lahannya agar pembangunan trase tidak terlambat. “Rencana itu cukup baik, karena angkutan KA akan menjadi salah satu tulang punggung sistem transportasi darat yang efektif dan efisien saat ini, selain moda transportasi lain, yang kerap terjebak macet,” ungkapnya. Di sepanjang Purwokerto-Wonosobo, nantinya akan dilengkapi dengan beberapa titik pemberhentian baik di trase lama maupun trase baru. Sedangkan rinciannya, tempat pemberhentian KA akan didominasi di jalur atau trase lama, yaitu sekitar 27 tempat pemberhentian. Sedangkan trase baru nantinya akan direncanakan untuk membangun sekitar 17 tempat pemberhentian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…