Langsung ke konten utama

Taman Sari Kota Lama Banyumas Direvitalisasi



Foto credit to Agus Suwarno






Berita sebelumnya...
suaramerdeka.com

Pemkab Banyumas merevitalisasi Taman Sari di belakang kompleks pendapa duplikat Si Panji Banyumas. Revitalisasi itu merupakan salah satu bagian dari rencana pengembangan wisata di Kota Lama Banyumas. Camat Banyumas, Achmad Suryanto, mengatakan pembangunan sudah mulai dilaksanakan sejak beberapa bulan lalu.
Pada zaman kadipaten, lokasi yang sekarang berada di belakang kantor kecamatan itu dulunya merupakan Taman Sari. “Kalau dulu lokasi itu digunakan khusus untuk penghuni di kompleks kadipaten. Kalau sekarang area itu terbuka bagi masyarakat umum untuk mendukung pengembangan wisata budaya di Kota Lama Banyumas,” katanya, kemarin.
Dia menjelaskan nilai proyek pembangunan itu sekitar Rp 1,8 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar). Taman itu nantinya akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas.
Fasilitas
“Pembangunan sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu, ditargetkan selesai akhir tahun ini. Di taman itu nanti akan dilengkapi beberapa fasilitas seperti gasebo, plaza, dan panggung pentas seni terbuka,” jelas dia.
Lebih lanjut dia mengatakan selain revitalasi taman sari, tahun ini juga sedang dilakukan revitalisasi alun-alun tahap kedua. Kedua proyek pembangunan itu dilakukan dalam rangka pengembangan kawasan kota lama.
“Tahun ini ada pembangunan lanjutan alun-alun tahap kedua. Kebetulan juga tahun ini Dinporabudpar mendapatkan DAK dari Kementerian Pariwisata untuk pembangunan taman sari, jadi bisa dilakukan bersamaan,” ujar dia.
Dia berharap kedua bangunan itu dapat mendukung pengembangan kawasan kota lama. Pasalnya sekitar alun-alun terdapat banyak bangunan bersejarah, seperti Masjid Agung Nur Sulaiman, kompleks pangeranan, dan kompleks kepatihan.


Taman Sari Kota Lama Banyumas Mulai Dibangun




Radarbanyumas.co.id

Ratusan tanaman pisang di halaman belakang kantor Kecamatan Banyumas sudah dibabat habis beberapa waktu lalu. Lahan tersebut merupakan taman sari atau kota lama Banyumas yang mulai dalam proses pembangunan. Camat Banyumas Drs Ahmad Suryanto MSi mengatakan, banyak bangunan tempo dulu di Kecamatan Banyumas, seperti pangeranan, kepatihan, Masjid Agung Nur Sulaiman, maupun Kantor Kecamatan Banyumas. Menurut dia, bangunan lama kantor Kecamatan Banyumas mengandung sejarah dan bisa jadi tempat wisata edukasi bagi pelajar maupun masyarakat umum. “Saat ini dibangun taman sebagai fasilitas pertunjukan kota lama Banyumas,” katanya. DIRATAKAN: Taman Sari dibelakang Kantor Kecamatan Banyumas mulai diratakan untuk ditata ulang Dia memaparkan, saat ini alat berat mulai meratakan tanah di belakang kantor kecamatan Banyumas. Informasi yang dia peroleh, anggaran taman sari diperoleh dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pariwisata. “Pagu anggaran Rp 2 miliar,” paparnya. Dia berharap, apabila digunakan sebagai tempat wisata pengelolaan tidak dilakukan dengan setengah-setengah. “Saat ini wisata budaya maupun bangunan lama banyak didatangi masyarakat. Contohnya di Museum Fatahilah. Harapannya nanti bisa mengarah ke sana,” imbuhnya. Menurut Ahmad Suryanto, pembuatan Taman Sari sudah disosialiasikan pada masyarakat. Denah perencanaan sudah ditempel di papan pengumuman kantor Kecamatan Banyumas. Di pojok bagian belakang akan dibangun fasilitas pertunjukan kota lama, seperti amphy theater. Berbagai jenis tanaman seperti sawo kecik, trembesi, beringin, dan glodigan tiang dijadikan peneduh di taman itu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…