Langsung ke konten utama

Samsat Pembantu Wangon

Di Kabupaten Banyumas unit pelayanan  Samsat ada beberapa lokasi  Yakni kantor pusat Purwokerto, DriveThru halaman rumah dinas eks Bakorwil III, Unit Pelayanan Pendapatan Daerah Pembantu di Wangon dan Samsat Paten di Sokaraja. Kemudian Samsat Keliling Senin di Kemrajen, Selasa di Kembaran, Rabu di Banyumas, Kamis di Sumpiuh, Jumat dan Sabtu di Ajibarang.

Kantor Samsat Pembantu Wangon setelah renovasi

img_20161126_092134.jpg

img_20161126_092148.jpg

img_20161126_092240.jpg

Interior
img_20161126_083400.jpg

img_20161126_083659.jpg

img_20161126_090936.jpg

img_20161126_090936_1.jpg

Kantor Samsat Pembantu Wangon adalah Kantor Samsat yang melayani masyarakat di wilayah Banyumas bagian barat, meliputi warga yang ber-KTP kecamatan: Lumbir, Gumelar, Pekuncen, Jatilawang, Wangon, Ajibarang, Purwojati, Rawalo dan Cilongok. Sehingga di wilayah kabupaten Banyumas, selain dijumpai plat nomer kendaraan bermotor letter R Purwokerto, juga dijumpai plat R Wangon.

Alamat kantor di Jl Lingkar Timur Wangon.
Jenis Layanan 1. Melayani pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan SWDKLLJ serta pengesahan STNK untuk kendaraan bermotor se Jawa Tengah secara Online baik Pengesahan Ulang 1 tahun ataupun 5 tahun; 2. Mutasi Masuk Dalam maupun Luar Daerah; 3. Balik Nama Kendaraan; 4. Kendaraan Baru. . 3. Petugas Pelayanan Pada setiap Trak / jalur a. DPPAD : 3 orang b. Kepolisian : 2 orang c. PT. Jasa Raharja : 1 orang . 4. Persyaratan Pembayaran a. KTP/SIM/Passport asli dan fotocopy b. BPKB asli dan fotocopy c. STNK asli dan fotocopy. ( Sumber Dishub Jateng)

Berita sebelumnya..

Ditargetkan Renovasi Gedung Samsat Wangon Selesai Sebelum Akhir Tahun

Kantor pelayanan SAMSAT Wangon hingga saat ini belum selesai perbaikan dan renovasi. Saat ini pelayanan masih menggunakan gedung sewa di jalan Raya Klapa Gading Tinggarjaya, namun keberadaan kantor pembantu ini masih banyak yang belum tahu sehingga para calon pembayar pajak kendaraan bermotor di wilayah Wangon, Jatilawang, Ajibarang dan sekitarnya masih kecele hingga selalu menuju kantor yang saat ini sedang renovasi. Menurut supervisi kantor Samsat Wangon Rowadi mengatakan belum tahu kapan akan menempati kantor yang saat ini sedang di perbaiki, namun di harapkan akhir tahun ini sudh dapat di gunakan.”Saya belum tahu kapan jadinya,mudah mudahan ya akhir tahun ini,”Ungkapnya ketika di temui di sela sela kesibukannya menginput data para pembayar pajak kendaraan bermotor. Sementara ini untuk melayani warga, Samsat wangon menyewa bangunan milik warga, sehingga di rasa kurang nyaman saat menunggu pelayanan. Dari jumlah petugas yang di perkirakan berjumlah 15 orang dan setiap harinya melayani rata rata 300-400 pembayar pajak, dan hanya di lengkapi beberapa kipas angin sebagai penyegar ketika cuaca panas. Dari terbatasnya tempat yang hanya sementara ini, dari pantauan 1news petugas samsat tetap cekatan dalam melayani, bahkan bias di katakana sangat cepat, ini terbukti ketika ada yang bayar pajak tidak sampai 20 menit bisa terlayani sampai selesai. Dan petugas memang terlihat serius pada masing masing jobdesk yang harus di tangani. Namun ini sifatnya hanya sementara, yang pasti setelah selesai akan kembali menempati gedung baru dan di harapkan nyaman saat menungu antrian,”Tambah Rowadi ( Sumber Wangonpos.com)
Kasi Pajak Kendaraan Bermotor UP3AD Banyumas Yudho Firstyono mengatakan,saat ini total objek pajak yang ada di Banyumas mencapai 119.156 kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Jumlah tersebut terbagi di dua tempat yaitu Samsat Purwokerto yang mencapai 80.442 kendaraan, dan Samsat Wangon yang mencapai 38.714 kendaraan.
Sumber: Wangonpos

Kecamatan Wangon paling banyak menyumbang pertambahan kendaraan tahun 2015

radarbanyumas

 Dalam kurun waktu satu tahun pada 2015, pertambahan kendaraan baru di Kabupaten Banyumas mencapai 310.421. Dari jumlah tersebut, roda dua dan roda tiga mendominasi.
Kepala Unit Pelayanan Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (UP3AD)
Banyumas Djoko Oentoro didampingi Kasi Pajak dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor
(BBNKB) Yudo F Sudiro mengatakan, wilayah yang paling banyak menyumbang pertambahan kendaraan yakni Kecamatan Wangon dan Kecamatan Ajibarang.
“Untuk Kecamatan Wangon jumlahnya mencapai 20.119 unit, sedangkan Kecamatan Ajibarang sebanyak 15.504 unit,” kata Yudo.
Menurutnya, jumlah kepemilikan kendaraan baru di Kabupaten Banyumas siklusnya meningkat setiap tahunnya. Hal itu terjadi karena ada kecenderungan dalam satu rumah tidak cukup memiliki satu kendaraan, baik roda dua mupun roda empat. Mereka memilih menambah kendaraan karena berbagai alasan.
“Rata-rata setiap bulannya ada 3.000 unit kendaraan baru beroperasi di Banyumas,” ujarnya.
Dikatakan Yudo, penambahan kendaraan didominasi kendaraan roda dua dan roda tiga sebanyak 274.305 unit. Sementara untuk kendaraan roda empat 36.116 unit. “Roda dua dan roda tiga sangat mendominasi jumlahnya,” tambahnya.
Yudo menuturkan, dengan adanya penambahan kendaraan yang cukup tinggi, yang harus dilakukan pemerintah yakni memperbaiki fasilitas. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan. “Penambahan kendaraan bisa jadi karena kebutuhannya bertambah. Baik untuk usaha ataupun keperluan lainnya. Jadi pemerintah harus segera mencari solusi,” tandasnya.
Sumber : Radar Banyumas 



















Komentar

  1. Gan ... Klo mau blog nya di taruh google adsense bisa kerja sama ama saya ya ... terima kasih. boleh di lihat waliatin.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Terima kasih atas kunjungan nya Mas/ mbak. Nanti saya coba pelajari dan buka laman itu..

    BalasHapus
  3. Gan, kalo R purwokerto bayar di wangon bisa ga

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya belum pernah melakukan pembayaran pajak di kantor samsat cabang lain sebelumnya. tapi saya pernah dengar ada yang menganjurkan ke Kantor Samsat terdekat asalkan membawa berkas lengkap dengan ktp karena Kantor Samsat telah online. tapi untuk.lebih jelasnya silakan datang langsung dan bertanya kepada petugas yang bersangkutan. tapi jika yang.dilakukan adalah cek fisik, balik nama dan sebagainya maka harus mutasi terlebih dahulu dari samsat Purwokerto .

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…