Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

Samsat Wangon Gelar Pengecekan Kesehatan Gratis . Diagendakan Diadakan Rutin

Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Wangon-Polres Banyumas menggelar kegiatan sosial pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah. Kegiatan yang digelar pada Selasa, (7/2) di Kantor Samsat Wangon itu, digelar untuk masyarakat umum, khususnya masyarakat kurang mampu. “Kegiatan ini merupakan bentuk upaya meningkatkan citra pelayanan Polri dan meraih simpati dari masyarakat. Selain itu juga diharapkan dapat menjalin sinergitas dengan warga sekitar Samsat maupun masyarakat secara umum,” kata Kasat Lantas melalui Paur Samsat Wangon, IPDA Rohmat Setyadi, Kamis (16/2). Rohmat mengatakan, dalam kegiatan tersebut, pihaknya menghadirkan dua dokter dari Jasa Raharja. Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan, antara lain pemeriksaan secara umum, seperti cek tensi, gula darah, kolesterol, berat badan. “Baru kemudian setelah dinyatakan ada indikasi, seperti darah tiinggi, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pemberian obat serta vitamin,” jelasnya. Menurutnya, kegiatan ini cukup …

Festival Budaya Diminta Diperbanyak

Pemkab Banyumas disarankan untuk memperbanyak gelaran festival seni budaya dan tradisi. Pasalnya, agenda tersebut menjadi incaran para wisatawan dari luar daerah maupun luar negeri. “Sekali-kali gelar festival yang merepresentasikan budaya dan tradisi rakyat di desa, sawah, sungai atau gunung. Jangan menggelar kirab jalanan di tengah Kota Purwokerto melulu,” ujar pengamat pariwisata Universitas Jenderal Soedirman, Drs Chusmeru Msi, kemarin. Menurut dia, menampilkan budaya rakyat tidak hanya kesenian, bisa juga kuliner maupun tradisi yang masih melekat seperti grebeg suran, wisuda lengger atau ebeg, sedekah bumi, suran, nyadran, jamasan di Kalisalak, tradisi sinden lanang di Tambaknegara, tradisi minta turun hujan cowongan dan lainnya. Even tersebut perlu dikomodifikasi agar layak untuk dijadikan tontonan masyarakat sekaligus mendatangkan wisatawan. Chusmeru menyebutkan festival seni budaya atau istilah bekennya folk and art festival sangat dibutuhkan untuk mempromosikan potensi budaya. Ba…

Kisah Kyai Cikakak Wangon

Dari beberapa sumber yang menulis artikel tentang Cikakak terutama terkait situs Masjid Saka Tunggal kebanyakan tidak mengetahui secara pasti tentang identitas Kyai Tolih. Artikel  ini  menulis lebih dalam lagi tentang identitas Kyai Tolih tersebut dan tentang artefak lain di situs Masjid Saka Tunggal.
Sinopsis 
Kyai Tolih ayah angkat Raden Jaka Kahiman , awalnya merupakan orang berilmu kanuragan tinggi yang diberi tugas untuk membunuh Prabu Brawijaya di Majapahit tetapi dikalahkan oleh Gajah Mada. setelah bebas dari hukuman karena menang sayembara tapi tidak mengambil hadiah dan hanya meminta kembali keris dari Kalingga Gajah Endra. Keris Gajah Endra adalah pusaka pertama yang dimiliki oleh Raden Jaka Kahiman yang merupakan pemberian dari Kyai Tolih sebelum membuka Desa Cikakak di Wangon.
Selain Masjid Saka Tunggal ternyata bukan hanya Taman Kera tapi ada situs lain yang bernilai sejarah tinggi yaitu makam kyai Tolih, makam kyai Kejawar dan Adipati Kaleng Kebumen.
November 21, 20…

Masjid Saka Tunggal Dikaji

Sebanyak 40 orang mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora IAIN Purwokerto, belum lama ini, mengadakan penelitian sejarah berdirinya masjid Saka Tunggal di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian itu pekan lalu diangkat dalam bentuk sarasehan di kampus IAIN Jalan AYani, Purwokerto. Dosen pada Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Arif Hidayat M Hum mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menggali sejarah Islam di Banyumas dalam membentuk tata kehidupan masyarakat. Hal ini karena tata kehidupan sekarang tidak lepas dari sejarah sebagai salah satu entitasnya. Dari acara sarasehan ini, diharapkan menjadi sumber pengetahuan kalangan akademisi, maupun masyarakat umum. ”Selama ini memang jarang orang yang peduli dengan sejarah dan budaya,” ujar Arif. Dikatakan Masjid Saka Tunggal memiliki sejarah yang penting dalam persebaran Islam di Banyumas. Dengan pola masjid yang dikelilingi oleh bangunan luas, maka itu…

Dinporabudpar Akui Event Wisata Minim Inovasi

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Saptono, mengakui, event wisata budaya masih minim inovasi. Hal itu disebabkan oleh sejumlah kegiatan menggunakan konsep pawai jalanan. ”Tapi konsep untuk enam event wisata budaya tidak mungkin diubah sekarang. Sudah ada pagu anggarannya. Mungkin tahun depan,” katanya saat berdiskusi dengan Suara Merdeka, Selasa (21/2). Saptono juga mengakui, atraksi yang monoton dapat membuat masyarakat merasa jenuh. Bahkan, tidak mampu mengangkat nilai event tersebut, bila dijual dalam bentuk paket wisata. Ada 19 Event Menurut dia, agar tidak terkesan monoton, pihaknya hanya bisa menambal sulam event yang akan digelar. Setidak-tidaknya ada 19 event wisata budaya yang harus dijalankan hingga akhir tahun 2017. ”Contohnya Festival Rewandha Bojana yang digelar bulan April nanti. Untuk event ini ada beberapa catatan evaluasi pelaksanaan tahun lalu. Seperti lokasi dan waktu memberi makan kera, kelo…

Organda : Jalan Alternatif Perlu Disiapkan Penutupan Jalan Patikraja-Kebasen

Rencana penutupan Jalan Patikraja-Kebasen selama dua tahun, terkait pembangunan rel ganda, menuai reaksi dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Banyumas. Organda Banyumas berharap rencana penutupan itu dibarengi dengan penyiapan jalan alternatif yang memadai. Sekretaris Organda Kabupaten Banyumas Is Heru Permana mengatakan, rencana penutupan jalan yang akan dilakukan terhitung cukup lama yakni dua tahun. Kondisi itu, menurutnya pasti membawa dampak terutama bagi kelancaran transportasi masyarakat di sekitar jalan yang ditutup. ”Prinsipnya kami mendukung program pemerintah, namun konsekuensi penutupan itu perlu dikomunikasikan terlebih dahulu kepada pihak terkait, termasuk pengguna jalan. Perlu ada rapat koordinasi yang melibatkan semua pihak,” tandasnya, Selasa (21/2). Ia mengatakan, salah satu hal yang harus dipersiapkan terutama terkait jalan alternatif yang dibutuhkan nantinya. Menurutnya jalan yang akan ditutup, selama ini cukup banyak dilalui kendaraan, jika penutupa…

Pembetonan Jalan Ajibarang-Pekuncen Dimulai

Betonisasi jalan nasional Ajibarang mulai beberapa hari kemarin terus dilaksanakan oleh pekerja. Akibatnya arus lalu lintas kendaraan di jalan nasional terutama di wilayah Kecamatan Pekuncen diberlakukan sistem buka tutup. Betonisasi separuh jalan nasional Ajibarang Pekuncen itu antara lain terdapat di wilayah Desa Banjaranyar hingga perbatasan Desa Pekuncen Kecamatan Pekuncen. Akibatnya jalan nasional sepanjang sekitar 400 meter tersebut hanya dapat dilintasi kendaraan hanya separuhnya. “Beruntung saat ini masih berlaku larangan kendaraan bermuatan berat lebih dari 8 ton dan panjang 9 ton dan lebih dari dua sumbu untuk melintas di jalur Ajibarang Brebes ini. Kami berharap dengan betonisasi jalan ini, maka kondisi jalan akan lebih aman dan tahan lama,” kata Falinda, pengguna jalan asal Kranggan, Banyumas. Warga pengguna jalan nasional Ajibarang Brebes berharap betonisasi jalan ini dapat dilaksanakan menyeluruh khususnya di wilayah jalur yang rawan rusak. Selain itu warga juga berhara…

BRT Purwokerto Wangon

BRT Purwokerto Wangon merupakan salah satu rencana koridor BRT Purwokerto yang merupakan satu satunya koridor dalam kabupaten Banyumas dalam dan bukan antar kabupaten seperti 3 koridor BRT lainnya. Berbeda dengan info terdahulu bahwa area Jatilawang, Rawalo , dan Wangon akan dibuat sistem loop ternyata info terbaru menjadi BRT Purwokerto Wangon. Mungkin seiring perkembangan informasi yang makin santer bahwa Wangon di prediksi akan dilewati Jalan TOL menjadi salah satu pertimbangan.
Wacana beroperasinya Bus Rapid Transit (BRT) di Purwokerto banyak mendapat perhatian. Sayangnya sampai sekarang memang belum ada kepastian, kapan BRT untuk wilayah Barlingmascakeb beroperasi. Kepala Bidang Teknik dan Sarana dan Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Drs Lendra Yuspi MSi melalui PLT Kepala Seksi Angkutan, Karyono ST MPA mengatakan, BRT tersebut merupakan program Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Tengah. Ilustrasi/Jawa Pos Dinhub Jateng menurut Karyono memberikan program aglomerasi berupa…

STIKES IBNU SINA AJIBARANG , Potensi Mengangkat Ajibarang Menjadi Kota Pelajar

Stikes Ibnu Sina Ajibarang mulai membuka lowongan kerja 
PosisiDosen Tetap
PendidikanS2
JurusanFarmasi
Persyaratan Pendaftaran  1. Lamaran ditulis tangan sendiri dengan tinta hitam dan ditandatangani oleh pelamar ditujukan kepada ketua STIKES IBNU SINA Ajibarang-Purwokerto  2. Fotocopy sah ijazah dan transkrip nilai atau surat keterangan lulus yang ditandatangani oleh direktur pascasarjana (bagi pelamar yang ijazahnya belum diterbitkan) yang telah dilegalisir sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan  3. Pas foto berwarna terbaru berlatar belakang warna merah 3x4 cm sebanyak 3 lembar  4. Fotocopy KTP yang masih berlaku  5. Fotocopy sah SK pengalaman kerja di bidang pendidikan pengajaran dan penelitian (bagi yang memiliki)  6. Dalam lamaran harus menyebutkan nama jabatan dosen yang akan dilamar  7. Pada amplop lamaran agar mencantumkan nama jabatan dosen yang dilamar pada sudut kiri atas  8. Lamaran dapat dikirim langsung ke STIKES Ibnu Sina Ajibarang atau melalui pos dengan den…

Peringatan Hari Jadi Banyumas ke 446

Hari ini Boyongan Replika Saka Sipanji, Dengan Berjalan Kaki
BANYUMAS : Kirab Boyongan Replika Saka Sipanji, dari Pendopo Kecamatan Banyumas menuju Pendopo Sipanji Purwokerto tahun ini dilaksanakan dengan berjalan kaki. Kegiatan akan dilaksanakan Jum’at (17/2) direncanakan Start di Pendopo Duplikat di Banyumas jam 15.00 WIB (3 sore). Sekretaris Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Sekdinporabudpar) Kabupaten Banyumas Suwondo, mengatakan kegiatan Kirab Boyongan Replika Saka Sipanji dilaksanakan dengan cara sambatan atau “rengos”. Saka yang diboyong dari Banyumas sebanyak 3 saka, dan satu saka seakan akan sudah dibawa dari arah berbeda dan ketemu di Alun-alun Purwokerto dari barat. Sedangkan Route yang akan dilewati melalui jalur normal yaitu Banyumas, Kalibagor, Sokaraja, Berkoh, Jalan Jenderal Sudirman menjuju Pendopo. Konsep tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, kalo sebelumnya menggunakan mobil antik tahun ini dilaksanakan estafet dengan berjalan kaki. Jarak tempuh…

Hatchery, Dorong Kemandirian Produksi Ikan Hias Banyumas

Pasokan ikan hias di Banyumas, yang selama ini masih mengandalkan daerah lain, diharapkan mulai dapat dipenuhi dari daerah sendiri menyusul telah adanya tempat pembibitan ikan hias di Banyumas. “Selama ini ikan hias, masih dipasok dari Jawa Timur, namun dengan adanya hatchery (tempat pembibitan) ikan hias, kita harapkan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi oleh para petani kita,” jelas Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dinkannak) Banyumas, Widarso, belum lama ini. Ia mengatakan, kondisi wilayah Banyumas cukup potensial menjadi tempat pembibitan ikan hias. Oleh sebab itu pihaknya membangun fasilitas untuk pembudidayaan ikan hias. Diharapkan pembangunan fasilitas tersebut dapat mendongkrak produksi ikan hias asal Banyumas. Dikatakan, selain memiliki fasilitas tempat pembibitan ikan hias, Dinkannak Banyumas juga telah memiliki showroom fishyang menjadi lokasi jual beli aneka jenis ikan. Tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Banyumas membangun tempat pembibitan (hatchery) ikan hias, senil…

Wangon The Gate of Banyumas Raya ( Calon Persilangan Jalan TOL)

Wangon The Gate of Banyumas Raya sangat tepat disematkan kepada Kecamatan Wangon jika nantinya persilangan Jalan TOL penghubung Pantura dan selatan serta Bandung dan Jogja.

Jasa Marga Usulkan 10 Ruas Tol Baru Senilai Rp120 Triliun



PT Jasa Marga Tbk mengajukan usulan ke pemerintah untuk memprakarsai pembangunan 10 ruas tol baru senilai Rp120 triliun.
tirto.id - Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga Tbk, Hasanudin menyatakan perusahaannya telah mengajukan usulan ke pemerintah untuk memprakarsai pembangunan 10 ruas tol baru. Rencananya, pembangunan 10 ruas tol baru itu akan menelan biaya investasi mencapai Rp120 triliun.

Apabila pemerintah menyetujui usulan Jasa Marga itu, pengerjaan 10 ruas tol baru tersebut akan berlangsung pada 5-10 tahun ke depan. Sepuluh ruas tol baru itu di luar ruas yang sudah ada.

"Target kami, hingga 2019, konsesi sudah mencapai 2000 km dan tol terbangun 1000 kilometer," kata Hasanudin, seperti dikutip Antara, pada Selasa (31/1/2017).

Dia menjelaskan…