Langsung ke konten utama

Pembangunan Taman Botani Baturraden Tidak Jelas



Radarbanyumas.co.id
Rencana pembangunan Taman Botani, Baturraden hingga Selasa (2/8) kemarin, masih belum jelas. Penyebabnya, pembangunan akses jalan menuju ke taman juga belum tergarap. Kepala UPT Taman Botani Baturraden Djoko Hariyanto mengungkapkan, lantaran pengerjaan akses jalan yang tidak kunjung digarap, DED yang sudah dibuat tidak bisa terlaksana. Pengerjaan akses jalan merupakan wewenang Pemprov Jateng. Sementara dari Pemprov Jateng juga belum memberikan kepastian. MELINTAS: Mobil wisatawan melintas di area wisata Baturraden “Sampai dengan sekarang kegiatan pekerjaan untuk Taman Botani Baturraden masih belum ada perkembangan,”ujarnya kepada Radarmas. Padahal pengerjaan Taman Botani berdasarkan DED sebenarnya termasuk kegiatan kecil. Dana yang dianggarkan DED, taman hanya Rp 20 juta saja. Menurut Djoko Hariyanto, sebenarnya anggaran tersebut hanya untuk perbaikan tamayang sudah ada. “Jadi itu untuk memperbaiki taman dan habitat dari taman yang ada disana,” tutur dia. Meskipun sudah dianggarkan dalam APBD 2016, namun karena tidak digarapnya kases jalan, anggaran juga tidak bisa digunakan. Karena saat ini sudah memasuki bulan Agustus, menurut Djoko Hariyanto, meskipun dicairkan, pengerjaan juga tidak akan terkejar. “Pekerjaan akses jalan ini memang sangat vital sekali,” keluhnya. Selain karena, tidak adanya akses jalan, Menurut Djoko Hariyabto, saat ini Taman Botani juga semakin tidak jelas fungsinya. Sebab tidak jauh dari taman, sudah berdiri Kebun Raya Baturraden yang fungsinya sama yakni sebagai taman wisata pendidikan. Kebun tersebut letaknya juga berdekatan bahkan sebelah taman. “Kita tidak bisa berbuat apa-apa karena kebun tersebut wewenangnya langsung ke Pemprov Jateng,”imbuh Djoko. Pembangunan Taman Botani sebenarnya sudah direncana sejak 2003. Penkerjaan tersebut dilakukan untuk berbagai perbaikan tanaman di sana. Taman botani sejatinya sudah dibangun sejak 1985. Tahun 2008 juga pernah diajukan anggaran perbaikan beberapa bangunan. Tahun itu juga dilakukan revitalisasi secara bertahap oleh Pemkab Banyumas dengan menggandeng Universitas Jenderal Soedirman. Saat itu, telah dianggarkan Rp 30 juta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…