Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Watu Meja Desa Tumiyang Kebasen

Setelah sekian lama, akhirnya saya menyempatkan diri ke lokasi Watu meja, dengan tools seadanya, kamera ponsel, inilah hasil jepretan asli saya:

Mulai dilengkapi sarana prasarana tambahan seperti gubuk untuk bersidtirahat dan juga kedai para pedagang, hanya saja pagar pengaman masih sangat sederhana dan seadanya.





credit to Panggon.com

versi sunset pict Eko Frizky

Misteri Pembuatan Piramida Terpecahkan

KEAJAIBAN AL-QURAN
TERHADAP MISTERI BANGUNAN
PIRAMIDA –
Piramida Mesir diyakini memiliki beragam analisis tentang misteri konstruksinya. Dibangun
pada masa kekuasaan Firáun Khufu pada tahun 2560 SM, rupa- rupanya kontraversi masih terus
berlanjut hingga akhir abad ke-19. Logika para ilmuwan pun bingung menangkap bagaimana sebuah
piramida dibangun? Hal ini karena teknologi mengangkat batu-batu besar yang bisa mencapai ribuan
kilogram ke puncak-puncak bangunan belum ditemukan di zamannya. Apa rahasia di balik pembangunan piramida ini? Koran Amerika Times edisi 1 Desember 2006, menerbitkan berita ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa Firaun menggunakan tanah liat untuk membangun piramida! Menurut penelitian tersebut disebutkan bahwa batu yang digunakan untuk membuat piramida adalah tanah liat yang dipanaskan hingga membentuk batu keras yang sulit dibedakan dengan batu aslinya. Para ilmuwan mengatakan bahwa Firaun mahir dalam ilmu kimia dalam mengelola tanah liat hingga menjadi batu. Dan teknik…

Fokus pada Solusi

Masalah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. kita semua tak lepas dari masalah. Ada banyak hal yang  terkadang membuat jatuh secara psikis dan mental. dan itu terjadi bukan sekali dua kali. Ada saat tertentu di mana kita merasa lemah saat itulah mental  benar_benar down dan putus asa. Apapun yang terjadi pada anda tetap akan menguatkan kita asal kita tak mengijinkannya melemahkan kita. Kita akan menjadi seperti yang kita ijinkan untuk dominan dalam pikiran dan perasaan untuk menjadi pewarna dari tindakan kita. maka fokuslah pada apa yang membesarkan kita. jangan merisaukan apa yang membuat kita lemah.

Taman Balekemambang Purwokerto

credit to M Nizar Taman Balekemambang Purwokerto terletak di Bancarkembar. Rencana akan di bangunan di area seluas I4 hektar. saat ini baru terwujuud sekitar 2 hektar. konsep taman ini adalah taman air ( kolam ) dengan pondok di tengahnya. sehingga dinamakan Bale kemambang. saat ini menjadi lokasi yang cukup favorit bagi masyarakat. dengan fasilitas yang semakin dilengkapi setiap tahunnya.


Rencana perluasan Taman Balekemambang hingga ke sisi sebelah barat masih terganjal anggaran untuk pembebasan lahan. Tahun ini tidak ada anggaran untuk pembebasan lahan milik warga seluas 3,67 hektare. Sementara lahan yang sudah menjadi milik Pemkab mencapai 11 hektare.
“Kami masih menganalisa semua yang berkaitan dengan rencana perluasan ini. Pemanfaatannya masih kita susun konsepnya, tapi pada intinya tetap berpedoman pada konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH),” kata Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Cipta Karya, Kebersihan dan Tata Ruang (DCKKTR) Kabupaten Banyumas, Puspa Wijayanti.
Menurutny…

Penghijauan & RTH Perkotaan Purwokerto

Tujuan awal dibangun RTH adalah untuk memelihara keseimbangan lingkungan dimana perkembangan kota sangat perlu diimbangi pembangunan ruang publik. Ada beberapa rencana pembangunan Taman kota atau Serba Serbi Ruang terbuka Hijau.

a) Bale kemambang dan Andang Pangrenandi satu sisi bisa menambah PAD Kabupaten Banyumas, cukup menjadi lokasi favorit beristirahat dan event sejumlah acara namun tak luput dari kelemahan. Pengelolaan yang belum maksimal, dan sejumlah kritikan dari pihak tertentu bahwa konsep taman kota seperti ini tidak merakyat karena berorientasi pada bisnis atau mengejar pemasukan daerah.
b) Taman Sukerta atau Edukasi hayati di Arcwinangun, awalnya adalah apresiasi Pemda terhadap karang taruna atau komunitas kelurahan tertentu sehingga dianggarkan mendapat bantuan berupa taman kota dilengkapi sejumlah tanaman buah. tapi sayang taman ini terbengkalai dan tidak ada kejelasan karena tidak ada pengelola profesional serta  lokasi cukup terpencil, tidak bisa dikases langsung dar…

Alun alun Jatilawang

Jatilawang adalah sebuah kecamatan di wilayah barat selatan kabupaten Banyumas.  Merupakan salah satu eks kawedanan yang di lalui oleh jalan nasional selatan. Meskipun berkembang pelan, dan pertumbuhan ekonomi tumbuh cenderung hanya di  jalur utama kota, yaitu jalur nasional selatan rute Bandung Jogja dengan Jalur Desa Kedungwringin- Pekuncen di pertigaan alun alun.  Namun dengan direvitalisasi alun alun Jatilawang maka perkembangan kota sedikit lebih tergenjot dengan makin ramainya aktivitas warga mulai dari sore hari hingga malam hari. Sepanjang  ruas jalan utama sekitar alun alun pun dipenuhi Pedagang kaki lima. Dan tidak berlebihan meskipun saat siang hari kota ini kalah dengan keramaian kota kecamatan Wangon tapi di sore dan malam hari justru berlaku sebaliknya. Jatilawang lebih ramai daripada Wangon. picture terbaru alun alun Jatilawang setelah renovasi. sekarang nama ikon diletakan di atas monumen.

suasan alun alun Jatilawang

 suasan malam hari








Masjid besar Babul kudus

Sebenta…