Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Karang Penginyongan Alternatif Wisata Banyumas Berbasis Budaya

Karang Penginyongan adalah salah satu wahana wisata buatan tapi memanfaatkan budaya sebagai kemasan yang ditawarkan . Berlokasi di Tumiyang Cilongok sekarang sudah mulai terlihat rapi dan asri. Ini adalah harapan baru dimana nilai budaya dikonsep secara menarik dengan memadukan keindahan alam sekitarnya akan menjadi pilihan yang tepat untuk berlibur.
Tinggal bagaimana masyarakat lokal ikut berpartisipasi menghidupkan kawasan ini sebagai kawasan yang bisa hidup karena budaya . Bisa dengan menyajikan kesenian secara temporer dan kontinyu yang terjadwal sehingga bisa menjadi pilihan wisatawan jika ingin memperdalam atau menikmati pagelaran budaya yang asli dari kearifan lokal Banyumasan. Dan bisa juga di depan atau sebelum pintu gerbang disediakan stand kuliner dan kerajinan rakyat atau pasar buah khas desa penghasil buah di sekitar Cilongok , Karanglewas dan lainnya. Foto credit to
Riza Fa Prasetyo

Diplomasi Sapi ala Aliansi Kampung Serayu Indah

KONDISI Sungai Serayu, yang merupakan sungai kebanggaan warga di eks Karesidenan Banyumas, terancam akibat berbagai hal, antara lain penambangan pasir tanpa izin. Berbagai tindakan, dari pemerintah, maupun aparat penegak hukum telah dilakukan untuk mengatasi hal tersebut. Selain tindakan yang dilakukan pemerintah, sebagian warga sekitar Sungai Serayu yang menyadari pentingnya kelestarian sungai, tak mau ketinggalan ambil bagian dalam upaya tersebut. Jika pemerintah bersenjatakan undang-undang, maka dengan sapi, kambing, dan ikan mereka siap berjuang. Orang-orang itu, menyatukan diri dalam wadah bernama Aliansi Kampung Serayu Indah, menurut salah satu relawannya Poniran, perjuangannya dimulai sejak dua tahun lalu. “Kami punya usaha peternakan yang lokasinya di dekat sungai, sehingga harus dipikirkan juga, agar jangan mencemari sungai, maka kotoran tidak kami buang, justru kami simpan,” jelasnya. Pria yang juga mantan Kades Tumiyang itu mengatakan, tidak hanya memanfaatkan tepi sungai s…

Institut Teknologi Telkom Purwokerto

Status ST3 Telkom Ditingkatkan Jadi Institut Teknologi Telkom

Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Telkom (ST3 Telkom) Purwokerto sebagai sekolah tinggi telematika di bawah Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), ditingkatkan statusnya menjadi Institut Teknologi Telkom (ITTelkom) Purwokerto, Senin (21/8), melalui Surat Keputusan (SK) Menristek Dikti No.446/KPT/I/2017. Dalam rilis yang diterima Suara Merdeka kemarin, Ketua Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), Dwi S Purnomo mengatakan, ITTelkom Purwokerto merupakan institut teknologi pertama di Jawa Tengah. ITTelkom menandai tonggak perkembangan pendidikan berbasis teknologi di provinsi ini. Sebagai perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom dan didukung secara penuh PT Telkom, ITTelkom Purwokerto hadir dengan delapan program studi untuk menyelenggarakan pendidikan berbasis ICT yang terdepan di area Jawa Tengah dan Yogyakarta. ”Kami harap kehadiran IT Telkom dapat membuat dunia pendidikan semakin berkembang. Dengan kek…

Taman Tesda , Sungai di Tengah Kota Purwokerto Menjadi Destinasi Pariwisata dan Rekreasi

25 November 2013 adalah waktu yang sudah cukup lama . Itu pertama kali saya punya ide agar bagaimana kawasan DAS sungai yang melintasi Purwkerto bisa dikelola menjadi daerah wisata baru alternatif karena sangat potensial. 

" btw ketemu postingan saya pada November 25th, 2013, ini sebelum muncul proyek jembatan kalikranji.... terima kasih atas apresiasi Pemda Banyumas ( Dinas SDABM) semoga proyek TamanKaliKranji sukses

Quote: Originally Posted by Sitoneizer oh ya saat saya lewat jalan Gumberg ke arah Duku waluh ternyata ada lewat jembatan, dan tak jauh dari situ ada air terjun. jadi ini seperti air terjun di tengah kota. jika potensi2 alam seperti ini dimanfaatkan lebih maksimal tentu akan jadi nilai tambah untuk Purwokerto, bukan hanya sebagai RTH, konservasi air, tapi berfungsi ekonomi, dan menambah destinasi wisata dalam kota. jadi di kota pun kita bisa menikmati udara seger seperti alam bebas

contoh lain seperti ini


jika di bangun pedestrian penghubung ke lokasi dan jalan raya,…

Lestarikan Permainan Tradisional, Purwanegara Dinobatkan Kelurahan Layak Anak

Di era globalisasi yang sudah mulai dikuasai gadget, banyak budaya tradisional yang hampir punah. Salah satunya yaitu permainan anak. Bahkan, generasi sebelumnya yang paham mengenai permainan tradisional, juga mulai berkurang. Melihat generasi muda saat ini banyak yang kecanduan permainan elektronik, menimbulkan keprihatinan bagi sebagian orang tua, terutama Lurah Purwanegara, Tarwono. 

MAINAN ANAK : Anak-anak di Kelurahan Purwanegara bermain dengan ceria. 
Kelurahan Purwanegara kini dijadikan Kelurahan Layak Anak. Maka sebagai Kelurahan Layak Anak, yang ditunjuk dari pemerintah daerah melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Banyumas, Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara pun melestarikan permainan tradisional melalui perlombaan saat kemerdekaan RI ke-72. Semakin menarik, permainan yang diikuti oleh anak-anak hingga kelas kelas enam SD, juga dikemas yang menggambarkan Banyumas. Selain menggu…

Membangun Underpass Di Saat Tak bisa mengatasi Underpass Lama

Sebenarnya saya sudah memberikan beberapa masukan dalam  bentuk tulisan beberapa tahun lalu salah satunya tulisan yang berjudul plus minus pembangunan di kabupaten Banyumas yang salah satu topiknya membahas persoalan underpass Kebocoran. Tapi sayangnya hingga saat ini ternyata belum tuntas karena ada permasalahan lama yang muncul kembali.
Saya sangat setuju dengan rencana Pemkab Banyumas membangun Underpass Jensud dengan tujuan mengurangi dampak kemacetan di dekat perlintasan di selatan Stasiun Besar Purwokerto . Tapi apakah DED yang telah disusun akan berbeda dan akan lebih aman dan nyaman di banding kebocoran dan Pemkab yakin kasus kebocoran tak terulang di sini ?

Berikut kutipan berita yang dimuat Radar Banyumas yang merupakan berita terbaru mengenai Underpass Kebocoran Underpass di Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng kembali tergenang air. Beberapa kendaraan yang melewati terowongan terlihat harus melintasi genangan air setinggi kurang lebih 30 cm. Hal ini membuat beberapa pe…

Kawasan Baru Pusat Pertumbuhan Kota Purwokerto

Predikat Purwokerto sebagai kota pelajar kembali terangkat dengan naiknya status ST3Telkom Purwokerto resmi menjadi Institut Teknologi Telkom Purwokerto yang rencana akan launching tanggal 29 Agustus 2017 serta kawasan pendidikan Tekom , melengkapi sejumlah perguruan tinggi saat ini dengan 5 Universitas yaitu Unsoed, UMP, Unwiku, UT, UNU dan 2 Institut yaitu IAIN dan ITTP.
Ada beberapa sisi lain yang perlu kita analisas terkait ITTP Purwokerto yang berlokasi di Jl Panjaitan yang secara lokasi paralel dengan Jl Pancurawis di sebelah timurnya dan keduanya merupakan ruas penghubung jalan Jensud dana pramuka atau kawasan ekono mi pasar wage dengan Jalan Gerilya yang saat ini berkembang pesat . Saya melihat peluang besar majunya kawasan ini jika Pemkab Banyumas bisa menangkap peluang dan bisa menangkap momentum baik mengangkat predikat sebagai city holiday dan brand yang sempat saya tulis beberapa waktu lalu terkait  membangun kawasan pusat budaya mengakmodasi rencana pasar seni tugu yang…

Pesan Kebinekaan dari Alas Karet

PAGI-pagi benar, Saiman (56) bergegas masuk ke dalam hutan karet. Tangkas, tangannya mengeluarkan satu persatu getah karet di dalam batok kelapa setengah lingkaran lalu dimasukkan ke dalam ember yang dipanggulnya. Demikian keseharian pendiri grup musik calung di Desa Karangrau, Kecamatan Banyumas yang digambarkan dalam film dokumenter Pesan Dari Alas Karet, garapan sutradara Caecilia Fungsiana Putri Nusantari. Film yang diproduksi komunitas film Tarsisianografi tersebut baru saja diganjar sebagai juara harapan III kategori dokumenter Festival Film Puskat, yang digelar Studio Audio Visual (SAV) Puskat Yogyakarta, 10 Agustus 2017 lalu. Film ini mengisahkan warga Desa Karangrau yang masih berusaha melestarikan musik calung. Uniknya, mereka tidak hanya tampil melayani hajatan yang digelar oleh masyarakat, tapi juga kerap menjadi musik pengiring di Gereja Katolik Stasi Karangrau dan shalawatan di masjid desa setempat. Meski personelnya berbeda agama, mereka tetap kompak. Bahkan saling bahu…

Menampung dan Memperhatikan Peserta Didik

Tak Cukup Hanya DitampungPERSOALAN penanganan terhadap anak-anak putus sekolah semata-mata tidak cukup diselesaikan hanya dengan menampung mereka menjadi peserta didik. Tetapi ada hal lain yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan, yakni menjamin kelangsungan belajar mereka di bangku sekolah setelah ditampung sebagai peserta didik. Hal itu diungkapkan Eka Bahtiar, salah satu pendidik SMP swasta di Purwokerto. Menurutnya, setelah lulusan SD yang tidak melanjutkan sekolah ditampung SMP, semestinya juga dibarengi dengan adanya perhatian terhadap mereka. Salah satunya dengan memberikan alokasi anggaran dana bantuan untuk mendukung kegiatan operasionalnya selama bersekolah. ”Semestinya mereka mendapatkan alokasi anggaran dana bantuan, terutama mereka yang tidak dapat melanjutkan sekolah, karena persoalan ekonomi,” jelasnya. Sumber dana bantuan dapat berasal dari mana saja dan diserahkan ke pemerintah. Bila persoalan yang dihadapi adalah tidak adanya sarana transportasi yang digunakan…

Diplomasi Sapi ala Aliansi Kampung Serayu Indah

KONDISI Sungai Serayu, yang merupakan sungai kebanggaan warga di eks Karesidenan Banyumas, terancam akibat berbagai hal, antara lain penambangan pasir tanpa izin. Berbagai tindakan, dari pemerintah, maupun aparat penegak hukum telah dilakukan untuk mengatasi hal tersebut. Selain tindakan yang dilakukan pemerintah, sebagian warga sekitar Sungai Serayu yang menyadari pentingnya kelestarian sungai, tak mau ketinggalan ambil bagian dalam upaya tersebut. Jika pemerintah bersenjatakan undang-undang, maka dengan sapi, kambing, dan ikan mereka siap berjuang. Orang-orang itu, menyatukan diri dalam wadah bernama Aliansi Kampung Serayu Indah, menurut salah satu relawannya Poniran, perjuangannya dimulai sejak dua tahun lalu. “Kami punya usaha peternakan yang lokasinya di dekat sungai, sehingga harus dipikirkan juga, agar jangan mencemari sungai, maka kotoran tidak kami buang, justru kami simpan,” jelasnya. Pria yang juga mantan Kades Tumiyang itu mengatakan, tidak hanya memanfaatkan tepi sungai s…

Pedestrian Di Kecamatan Jatilawang

Pedestrian atau nama lainnya trotoar adalah salah infrastruktur yang bukan hanya dijumpai di kota atau ibukota kabupaten saja ,  tapi desa tertentu dan semua kota kecamatan pasti memilikinya. Karena pedestrian merupakan area yang tak bisa dipisahkan dari jalan atau merupakan bagian dari jalan umum . Pembangunan daerah kurang dianggap berhasil jika tidak memberi perhatian kepada aspek ini. Karena trotoar merupakan bagian dari wajah kota atau pusat perekonomian setempat selain memiliki fungsi utama sebagai tempat pejalan kaki namun dibanyak tempat banyak terjadi alih fungsi menjadi tempat berjualan PKL yang sebenarnya merupakan bentuk pelanggaran perda. Pedestrian yang baik adalah yang memiliki sistem drainase yang baik dan tidak banjir atau tersumbat saat hujan dan kualitas tegel atau ubinnya keras dan kuat serta memiliki jalur hijau. Akan lebih baik jika dilengkapi fasilitas tambahan seperti halte, RTH atau ruang terbuka hijau. Di kabupaten Banyumas ada beberapa pedestrian di kecamat…

Agenda 17-an di Kecamatan Jatilawang

Bulan Agustus adalah bulan yang paling meriah yang ditunggu  tunggu karena pada bulan ini kita merayakan kemerdekaan RI yang saat ini kita sebagai generasi penerus hanya sebagai penikmat kemerdekaan sedangkan yang berkorban bagi kemerdekaan tentu tak bisa menikmatinya merekalah para pahlawan. Kita berkewajiban mengisi kem redekaan dengan peran dan kemampuan kita masing -masing  tapi dengan catatan jangan ikut-ikutan sebagai penebar kebencian atau hoax karena mencederai nilai perjuangan . Nah berbicara tentang Agustusan sudah menjadi agenda rutin dari tingkat kabupaten .hingga RT RW . Saya sedikit mendokumentasikan beberapa momen yang ada di Kecamatan Jatilawang. Kemaren saat malam minggu digelar festival kentongan yang bukan antar desa karena desa seperti Tinggarjaya punya acara yang sama di jam yang sama. Di Pendapa Kecamatan Jatilawang dimulai peserta lalu mengelilingi jalanan ke arah barat sekitar pasar . Pada kesempatan yang sama , di alun alun Jatilang sedang digelar perlombaan …

Plus Minus Pembangunan di Kabupaten Banyumas

Secara umum kita melihat bahwa pembangunan di kabupaten Banyumas di berbagai bidang sudah  cukup baik. Adanya berbagai pembangunan infrastruktur, event pariwisata yang menjadi agenda rutin, hingga Peningkatan kualitas sekolah dan Puskesmas, perkantoran  pemerintah desa/ kecamatan Penghijauan di kota – kota Kecamatan serta program pemerintah untuk menaggulangi kemiskinan  dan sebagainya.  Namun demikian ada beberapa hal yang menjadi catatan saya terhadap beberapa program Pemerintah kabupaten Banyumas yang belum berjalanan maksimal sesuai tujuannya. Antara lain: 1 Pembanguanan Jalan Gunung Tugel Awalnya pembangunan jalan ini diarahkan sebagai solusi untuk memecah kemacetan lalu lintas yang selama ini di jumpai di salah jalur utama menuju Purwokerto terutama dari arah barat dan selatan yaitu ruas Sidabowa hingga Sawangan.Ini memang merupakan jalur singkat juga yang menghubungkan antara Purwokerto dengan daerah di wilayah timur seperti kecamatan Banyumas, Kalibagor dan sebagainya. Pembva…