Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Senin, 15 Agustus 2016

Warga Terpencil Butuh Akses Telekomunikasi

suaramerdeka.com

Warga di Dusun Pesawahan, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, berharap pemerintah ataupun BUMN di bidang telekomunikasi dan informasi membantu wilayah tersebut untuk bisa memperoleh fasilitas kemudahan akses telekomunikasi dan infomasi.
Hingga sekarang wilayah itu masih tertinggal jauh dalam soal telekomunikasi. Pengajar sekaligus sukarelawan MTs Pakis Pesawahan, Windo Agustiar (20) mengatakan, selama ini untuk mendapatkan akses telekomunikasi melalui telepon selular, ia bersama kawannya harus mencari tempat tertentu. Selain di dekat perbukitan, Telaga Kumpe, mereka akan sulit mendapatkan sinyal telepon selular.
Padahal saat ini telepon selular menjadi hal yang wajib bagi kemudahan komunikasi masyarakat. “Dengan kondisi geografis Pesawahan yang terkurung oleh perbukitan dan hutan, kami terkendala untuk mengakses jaringan teknologi komunikasi dan informasi. Makanya kami harus berusaha keras mencari sinyal telepon selular untuk bisa berkomunikasi dan mengakses informasi dari luar,” katanya, kemarin.
Cari Sinyal
Dengan kesulitan inilah, kata Windo, warga beserta sukarelawan pendidik MTs Pakis biasa memaksimalkan komunikasi ketika di luar wilayah dusun tersebut.
Ketika mereka berkesempatan keluar dari kampung Pesawahan, maka mereka akan gunakan semaksimal mungkin sebagian waktu untuk berkomunikasi termasuk mengunduh bahan-bahan pendukung pembelajaran dari internet untuk anak-anak didik mereka.
“Dari unduhan materi-materi itulah kemudian kami presentasikan kepada anak-anak di sini. Kalau di sini, untuk mencari sinyal kita memang harus mencari tempat khusus termasuk di perbukitan dekat Telaga Kumpe. Kalau untuk mengakses internet memang harus sangat bersabar,” kata Windo.
Terkait hal itulah, warga lainnya, Mad Tofik (26) berharap, ke depan pemerintah ataupun BUMN penyedia layanan telekomunikasi dapat memberikan akses khusus bagi wilayah terpencil. Hal ini penting karena mereka sadar kalau akses teknologi informasi menjadi bagian untuk peningkatan inovasi, kreativitas dan peningkatan pembelajaran anak-anak di madrasah mereka.
“Kira-kira dua tahun kemarin ada yang mau mendirikan menara di sini tapi entah kenapa tidak jadi sampai sekarang. Padahal jika ada menara telekomunikasi di sini, mungkin wilayah di sini tidak akan begitu tertinggal dalam soal telekomunikasi,” katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar