Langsung ke konten utama

Taman Budaya Bisa Difungsikan pada Akhir Tahun

Pembangunan Taman Budaya tahap ke-4 akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini. Akhir tahun ini gedung yang dibangun sebagai pengganti Gedung Kesenian Soetedja itu diperkirakan sudah bisa digunakan.
Kasi Penataan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banyumas, Imam Wibowo, memperkirakan gedung mulai dapat digunakan sekitar bulan September atau Oktober mendatang. Meskipun belum seluruh pengerjaan selesai dilakukan.
“Untuk gedung diharapkan bisa mulai digunakan di bulan September atau Oktober. Meskipun pada saat itu prasarana pendukung seperti akses jalan masuk, halaman dan lainnya masih dalam proses pengerjaan,” katanya, kemarin. Dia mengatakan saat ini proyek pembangunan gedung sedang dalam proses lelang.
Apabila seluruhnya berjalan lancar, pekan depan sudah didapatkan pemenang lelang dan dilakukan penandatangan kontrak dengan penyedia jasa. “Untuk pembangunan tahap ke-4 ini kami mengalokasikan anggaran sebanyak Rp 2.435.000.000. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu 150 hari kerja, sehingga akhir tahun ini pembangunan diharapkan selesai,” ujar dia.
Pembangunan kali ini, kata dia, akan difokuskan pada penyelesaian bagian interior gedung. Kemudian pembuatan pendapa kecil, pemasangan paving blok pada halaman dan akses jalan masuk, pembuatan tembok keliling serta pembuatan taman.
“Pelaksanaan pembangunan akan mendahulukan pekerjaan interior gedung terlebih dahulu seperti pemasangan dinding peredam suara dan plafon, sehingga diharapkan dapat sesegera mungkin digunakan oleh para seniman,” kata dia. Terkait dengan pengelolaan gedung, Kepala DPU, Irawadi, sebelumnya mengatakan akan berkoordinasi dengan dinas terkait.
Setelah bangunan selesai, pihaknya berencana menyiapkan pertunjukan sebagai tanda difungsikannya bangunan itu. “Untuk penggunaannya nanti kami akan berkoordinasi dengan (bidang) kebudayaan terlebih dahulu. Setelah bangunan selesai, nanti peresmiannya akan ditandai dengan pertunjukan kesenian,” kata dia. 
sumber suara merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…