Langsung ke konten utama

Pengendara Ojek Online Konvoi

Sejumlah pengendara sepeda motor yang mengenakan atribut salah satu operator transportasi berbasis aplikasi online, konvoi keliling Kota Purwokerto, Rabu (5/7).
Konvoi tersebut dimulai dari Kompleks GOR Satria Purwokerto dan selanjutnya menuju beberapa jalan protokol di Kota Purwokerto seperti Jalan HR Bunyamin, Jalan Masjid, Jalan Pahlawan, dan Jalan Gerilya. Konvoi tersebut diperkirakan diikuti ratusan sepeda motor. Salah satu pengendara sepeda motor beratribut aplikasi ojek online Budi, mengatakan kegiatan konvoi itu merupakan sosialisasi mengenai keberadaan layanan aplikasi ojek online di Purwokerto.
“Saya ikut bergabung (menjadi pengemudi ojek online), harapan saya dengan bergabung bisa mendapat penghasilan, sebab selama ini masih menganggur,” ucap pria yang sudah mendaftar untuk bergabung sejak rekrutmen tersebut dibuka beberapa waktu lalu.
Dikatakan, niatnya bergabung juga didorong karena ia pernah merasakan manfaat dari ojek online. “Kebetulan ketika di Jakarta pernah naik, jadi sedikit banyak sudah tahu. Kami juga diberi pembekalan tentang tata cara melayani pelanggan dengan baik,” kata warga Dukuhwaluh itu.
Belum Dibuka
Kendati telah melakukan sosialisasi, menurutnya layanan aplikasi itu belum dapat digunakan untuk saat ini. Sebab kata Budi, aplikasi bagi pengemudi masih terkunci sehingga belum dapat melayani order dari pengguna. “Hari ini belum bisa, sebab aplikasi belum dibuka, belum tahu kapan akan dibuka, mungkin besok,” ucapnya.
Sementara itu, Plt Kasi Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas Taryono mengatakan, berkaitan dengan konvoi pengendara sepeda motor beratribut operator transportasi berbasis aplikasi online pihaknya telah melakukan kroscek kepada pengelola di Purwokerto.
Menurutnya untuk saat ini, transportasi berbasis aplikasi online itu belum operasional. “Kami konfirmasi, saat ini belum operasional, ada rencana kesana, tentu mereka berproses. Untuk selanjutnya akan kami laporkan daulu kepada atasan, juga kepada bupati kedepan akan seperti apa pengaturannya,” kata dia.
Adapun pihak yang diberi mandat mengelola ojek online di Purwokerto, Eribowo Radityo mengatakan jika saat ini ojek online belum beroperasi, namun memang kedepan akan beroperasi di Purwokerto. Pihaknya baru sebatas melakukan rekrutmen serta sosialisasi kepada masyarakat.
sumber Suara Merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…