Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Membany...

Kamis, 06 Juli 2017

Pengendara Ojek Online Konvoi

Sejumlah pengendara sepeda motor yang mengenakan atribut salah satu operator transportasi berbasis aplikasi online, konvoi keliling Kota Purwokerto, Rabu (5/7).
Konvoi tersebut dimulai dari Kompleks GOR Satria Purwokerto dan selanjutnya menuju beberapa jalan protokol di Kota Purwokerto seperti Jalan HR Bunyamin, Jalan Masjid, Jalan Pahlawan, dan Jalan Gerilya. Konvoi tersebut diperkirakan diikuti ratusan sepeda motor. Salah satu pengendara sepeda motor beratribut aplikasi ojek online Budi, mengatakan kegiatan konvoi itu merupakan sosialisasi mengenai keberadaan layanan aplikasi ojek online di Purwokerto.
“Saya ikut bergabung (menjadi pengemudi ojek online), harapan saya dengan bergabung bisa mendapat penghasilan, sebab selama ini masih menganggur,” ucap pria yang sudah mendaftar untuk bergabung sejak rekrutmen tersebut dibuka beberapa waktu lalu.
Dikatakan, niatnya bergabung juga didorong karena ia pernah merasakan manfaat dari ojek online. “Kebetulan ketika di Jakarta pernah naik, jadi sedikit banyak sudah tahu. Kami juga diberi pembekalan tentang tata cara melayani pelanggan dengan baik,” kata warga Dukuhwaluh itu.
Belum Dibuka
Kendati telah melakukan sosialisasi, menurutnya layanan aplikasi itu belum dapat digunakan untuk saat ini. Sebab kata Budi, aplikasi bagi pengemudi masih terkunci sehingga belum dapat melayani order dari pengguna. “Hari ini belum bisa, sebab aplikasi belum dibuka, belum tahu kapan akan dibuka, mungkin besok,” ucapnya.
Sementara itu, Plt Kasi Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas Taryono mengatakan, berkaitan dengan konvoi pengendara sepeda motor beratribut operator transportasi berbasis aplikasi online pihaknya telah melakukan kroscek kepada pengelola di Purwokerto.
Menurutnya untuk saat ini, transportasi berbasis aplikasi online itu belum operasional. “Kami konfirmasi, saat ini belum operasional, ada rencana kesana, tentu mereka berproses. Untuk selanjutnya akan kami laporkan daulu kepada atasan, juga kepada bupati kedepan akan seperti apa pengaturannya,” kata dia.
Adapun pihak yang diberi mandat mengelola ojek online di Purwokerto, Eribowo Radityo mengatakan jika saat ini ojek online belum beroperasi, namun memang kedepan akan beroperasi di Purwokerto. Pihaknya baru sebatas melakukan rekrutmen serta sosialisasi kepada masyarakat.
sumber Suara Merdeka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar