Langsung ke konten utama

Desa Didorong Bangun Ruang Terbuka Hijau

Desa didorong untuk membuat ruang terbuka hijau (RTH), sebagai salah satu upaya merevitalisasi ruang publik. Kepala Bidang Prasarana Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan dan Litbang Daerah Kabupaten Banyumas Dedy Noerhasan mengatakan, pembangunan ruang terbuka hijau selain memiliki manfaat bagi lingkungan, ternyata juga dapat menjadi fasilitas untuk interaksi warga.
Sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas telah membangun sejumlah RTH yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas. “Dampak adanya RTH itu ternyata besar, terutama bagi interaksi antar warga, semisal seperti di Taman Kober, lokasi itu kini jadi pusat kegiatan warga,” katanya, Selasa (11/7).
Kendati memiliki banyak manfaat, namun dengan keterbatasan anggaran tentu fasilitas itu saat ini belum dapat didirikan di setiap wilayah. Menurutnya, peluang ini perlu ditangkap pemerintahan desa agar dapat menghadirkan RTH di wilayahnya.
“RTH perlu didorong untuk dibuat di setiap desa,” tuturnya. Beberapa waktu lalu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Kabupaten Banyumas Eko Prijanto mengatakan tahun ini, area di sekitar Lapangan Brobahan Kelurahan Kranji, akan dibangun taman.
Pembangunan itu menjadi salah satu upaya menambah ruang terbuka hijau (RTH) di Kabupaten Banyumas. Pembangunan taman di sekitar Lapangan Brobahan, menelan anggaran sebesar Rp 1,450 miliar. Alokasi anggaran tersebut berasal dari APBD 2017.
“Kebetulan kita tahun lalu mendapat juara pertama perencanaan pembangunan terbaik se-Jawa Tengah dan mendapat penghargaan Pangripta Abipraya, serta mendapat anggaran Rp 1 miliar.
Alokasi anggaran itu diserahkan ke APBD, dan digunakan untuk pembangunan taman di sekitar Lapangan Brobahan,” ujarnya.
Ia mengatakan, kendati dibuat taman, menurutnya fungsi lapangan di lokasi tersebut yakni sebagai sarana olahraga, khususnya sepak bola tetap akan dijaga. Taman menurutnya hanya akan dibangun di sekeliling lapangan. “Lapangan tetap, tapi nanti di sisinya akan ada taman,” ucapnya.
Dikatakan, pembangunan taman ini dilakukan untuk memenuhi target pengembangan RTH tahun 2013 – 2018 di Kabupaten Banyumas yang mencapai 15,8 % per satuan wilayah.
Berdasarkan data yang dimiliki Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Kabupaten Banyumas pencapaian pengembangan RTH hingga 2015 lalu baru 11,83 % per satuan wilayah.
sumber suara merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…