Langsung ke konten utama

Jagad Bocah Latih Kepemimpinan sejak Dini

SEBELUM berkembang di wilayah Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Jagad Bocah ini berasal dari Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng.
Bahkan sebelum diminati puluhan anak, format pendidikan non formal ini hanya berasal dari lingkup keluarga saja. Begitulah yang dituturkan oleh Kasito (37), warga Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng yang menjadi inisiator dan fasilitator Jagad Bocah. Embrio Jagad Bocah adalah hanya merupakan kegiatan anak belajar dan bermain bersama.
Namun karena diinisiasi secara serius oleh para pegiatnya, akhirnya kegiatan ini berkembang menjadi komunitas belajar mandiri. Anak-anak mengatur pembelajaran hingga pembiayaan kegiatan mereka secara mandiri. “Jagad Bocah ini lahir 29 Maret 2014.
Dari kegiatan bermain sambil belajar, anak-anak mulai asyik. Setelah setahun baru kami tawarkan ke orang tua. Apakah mau dibubarkan, malah orang tua bilang jangan! Setelah berkembang di Karangnangka, sekarang malah lebih berkembang lagi di wilayah Sambiata,” katanya.
Maka melalui Jagad Bocah inilah, sistem pembelajaran mandiri yang diatur oleh anakanak. Makanya bentuk kegiatan yang ada di Jagad Bocah ini dikemas sesuai dengan keinginan, kemampuan, minat dan bakat anak-anak yang ada. Sementara orang tua mendukung mereka dengan membebaskan anak-anak untuk berpikir mandiri dan kreatif.
“Awalnya seminggu dua kali ada kegiatan belajar memasak dan akademik. Namun kini telah berkembang menjadi Kelas Gending, Kelas Seni, dan ke depan ada minat Kelas Bahasa Inggris. Semoga ini bisa terwujud,” jelas ayah Iqbal Madani (8) dan Halida Aska (7).
Mandiri
Adapun sistem pendanaan jagad bocah bersifat mandiri, berasal dari tabungan yang disisihkan dari uang saku anakanak. Mereka menyebut biaya pendidikan disebut dengan istilah uang langit yang dibukukan mereka sendiri. Dana tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan, alat peraga,serta transportasi ketika mengadakan kegiatan kunjungan belajar yang diatur secara tematik oleh anak-anak.
“Anak-anak akan bermusyawah berlatih memimpin kegiatan misalnya berkunjung ke kantor pos, museum, belajar fotografi, teater, melukis kepada sang maestro langsung dan sebagainya. Jadi pendamping hanya bersifat memfasilitasi kegiatan anak-anak ini,” ujar pria yang hanya lulusan SMA ini. Berkat kemandirian anakanak, kini telah banyak kegiatan yang dilaksanakan Jagad Bocah. Mereka kerap tampil di berbagai kegiatan akademik, seni dan sebagainya.
Bahkan kini di Sambirata, dukungan kepada Jagad Bocah semakin muncul antara lain dengan penyediaan Sanggar Karawitan yang difasilitasi pemerintah desa setempat. “Kami bersama orang tua menyampaikan terimakasih kepada para maestro seni dan keahlian lainnya yang telah memberikan pelajaran kepada anak-anak Jagad Bocah. Dengan respon positif inilah, mereka bisa belajar bersahabt dengan diri sendiri, lingkungan sekaligus kemudian belajar memimpin,” katanya.
Ketua Padepokan Seni Cowong Sewu Karanglewas, Titut Edi Purwanto juga mengapresiasi keberadaan Jagad Bocah. Pasalnya komunitas belajar anak-anak dari Sambirata ini telah menjadi bagian pelaku seni langsung di Banyumas. Melalui pembelajaran langsung yang diatur mandiri oleh anak-anak terbukti menumbuhkan mental berani di dalam diri anak-anak.
“Kami juga berterimakasih karena berkat peran serta anak-anak Jagad Bocah sejumlah kegiatan seni teater hingga peringatan Hari Lahir Pancasila kemarin juga dapat berjalan semarak dan ramai. Kita juga berharap mereka menjadi bagian pewaris generasi Pancasilais yang tetap harmonis di tengah berbagai latar belakang,” jelasnya.
sumber suara merdeka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…