Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Membany...

Rabu, 12 Juli 2017

Agro Wisata Langgongsari Cilongok


Telan Anggaran Dana Desa Rp 900 Juta 

Pembangunan Agro Wisata Desa Langgongsari Kecamatan Cilongok yang menggunakan Dana Desa sampai Rp 900 juta, diharapkan jangan sampai berhenti sampai di tengah jalan. Pembangunan di lahan desa sampai 1 hekter lebih juga diharapkan bisa memberdayakan warga sekitar terutama dalam perekonomiannya. Salah satu warga mengatakan, dukungan akan pembangunan agro wisata dari warga sangat tinggi. Sejak diresmikan bupati Banyumas beberapa hari yang lalu, diharapkan tahap pembangunan yang masih berlanjut tetap dikawal dan jangan sampai mangkrak di tengah jalan. “Kami sangat mendukung pembangunan Agro Wisata tersebut dan akan kami kawal supaya menjadi salah satu tempat wisata di wilayah Cilongok. Agro wisata itu diharapkan bisa berdampak pada peningkatan perekonomian karena warga bisa membuka warung dan kegiatan lain,”jelasnya. Kepala Desa Langgongsari, Rasim mengatakan, pembangunan taman mini revolusi mental sudah dilaksanakan sejak tahun 2015. Saat ini tahap pembangunan terus dilakukan BUMDes. Dana yang digunakan berasal dari alokasi Dana Desa sebesar Rp 912 juta dari dana desa sebesar Rp 922 juta pada tahun ini. “Alokasi dana tersebut bukan hanya untuk taman tetapi kegiatan BUMDes lain. Seperti tempat pijat yang saat ini sudah berjalan. Tempat pijat ini pijat yang legal. Diharapkan dengan kunjungan ini bisa didukung oleh investor terutama dakam mendukung kegiatan dan program di Taman Mini Revolusi sekolah teknologi yang akan didirikan,”jelasnya. Bupati Banyumas mengapresisasi langkah Kepala Desa Langgongsari yang mempunyai ide kreatif dalam pengelolaan Dana Desa. Program yang sangat bagus tersebut tertuang dalam BUMDes yang menggunakan dan mengelola Dana Desa dengan cara yang cerdas dan mempersiapkan SDM warga dengan memperkenalkan pada teknologi. “Lahan taman agro wisata dan SDM sangat bagus. Nantinya produk yang ada akan dikenalkan dengan pengetahuan teknologi. Akhirnya mindset warga yang sebelumnya menerima menjadi memberi,”jelasnya. Diharapkan dengan pembangunan agro wisata tersebut bisa menjadi percontohan bagi desa lain. Kemudian di taman juga terintegrasi dengan potensi desa seperti pertanian, perkebunan, perekonomian, sosial dan budaya serta potensi lain yang ada.

Sumber: http://radarbanyumas.co.id/warga-kawal-pengelolaan-agro-wisata-langgongsari/
Copyright © Radarbanyumas.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar