Langsung ke konten utama

Agro Wisata Langgongsari Cilongok


Telan Anggaran Dana Desa Rp 900 Juta 

Pembangunan Agro Wisata Desa Langgongsari Kecamatan Cilongok yang menggunakan Dana Desa sampai Rp 900 juta, diharapkan jangan sampai berhenti sampai di tengah jalan. Pembangunan di lahan desa sampai 1 hekter lebih juga diharapkan bisa memberdayakan warga sekitar terutama dalam perekonomiannya. Salah satu warga mengatakan, dukungan akan pembangunan agro wisata dari warga sangat tinggi. Sejak diresmikan bupati Banyumas beberapa hari yang lalu, diharapkan tahap pembangunan yang masih berlanjut tetap dikawal dan jangan sampai mangkrak di tengah jalan. “Kami sangat mendukung pembangunan Agro Wisata tersebut dan akan kami kawal supaya menjadi salah satu tempat wisata di wilayah Cilongok. Agro wisata itu diharapkan bisa berdampak pada peningkatan perekonomian karena warga bisa membuka warung dan kegiatan lain,”jelasnya. Kepala Desa Langgongsari, Rasim mengatakan, pembangunan taman mini revolusi mental sudah dilaksanakan sejak tahun 2015. Saat ini tahap pembangunan terus dilakukan BUMDes. Dana yang digunakan berasal dari alokasi Dana Desa sebesar Rp 912 juta dari dana desa sebesar Rp 922 juta pada tahun ini. “Alokasi dana tersebut bukan hanya untuk taman tetapi kegiatan BUMDes lain. Seperti tempat pijat yang saat ini sudah berjalan. Tempat pijat ini pijat yang legal. Diharapkan dengan kunjungan ini bisa didukung oleh investor terutama dakam mendukung kegiatan dan program di Taman Mini Revolusi sekolah teknologi yang akan didirikan,”jelasnya. Bupati Banyumas mengapresisasi langkah Kepala Desa Langgongsari yang mempunyai ide kreatif dalam pengelolaan Dana Desa. Program yang sangat bagus tersebut tertuang dalam BUMDes yang menggunakan dan mengelola Dana Desa dengan cara yang cerdas dan mempersiapkan SDM warga dengan memperkenalkan pada teknologi. “Lahan taman agro wisata dan SDM sangat bagus. Nantinya produk yang ada akan dikenalkan dengan pengetahuan teknologi. Akhirnya mindset warga yang sebelumnya menerima menjadi memberi,”jelasnya. Diharapkan dengan pembangunan agro wisata tersebut bisa menjadi percontohan bagi desa lain. Kemudian di taman juga terintegrasi dengan potensi desa seperti pertanian, perkebunan, perekonomian, sosial dan budaya serta potensi lain yang ada.

Sumber: http://radarbanyumas.co.id/warga-kawal-pengelolaan-agro-wisata-langgongsari/
Copyright © Radarbanyumas.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…