Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Membany...

Rabu, 05 Juli 2017

Desa Rempoah Diharapkan Jadi Desa Buah

Jadi sasaran program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler, Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden, pada masa mendatang diharapkan dapat menjadi salah satu sentra buah.
Dikatakan Danrem 071/Wk Kol Inf Suhardi, dalam kegiatan TMMD kali ini, selain digelar kegiatan pembangunan fisik berupa pengaspalan jalan sepanjang 824 meter selebar empat meter, juga terdapat kegiatan nonfisik seperti penyuluhan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan tak ketinggalan pemberian bantuan bibit tanaman buah.
”Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan bibit buah alpukat dan jambu kristal dari korem juga ada bibit buah, anggota juga akan mendukung.
Pada masa mendatang alpukat dan jambu kristal bisa jadi unggulan Desa Rempoah, sehingga bisa menjadi desa buah, apalagi didukung lokasi yang dekat dengan Baturraden,” tuturnya, setelah Upacara Pembukaan TMMD Tahap II Reguler 99 dan Sengkuyung II Provinsi Jawa Tengah tahun 2017, di Lapangan Desa Rempoah, Selasa (4/7).
Buka Kawasan Terisolasi
Pengaspalan jalan tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat membantu membuka kawasan yang selama ini relatif masih terisolasi. Dengan demikian, dapat mendukung kegiatan perekonomian maupun aktivitas warga masyarakat lainnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko mengatakan, program TMMD merupakan sebuah kegiatan yang sifatnya sebagai perangsang. Dengan adanya TMMD diharapkan dapat merangsang pembangunan serta gotong royong masyarakat desa.
”TMMD ini stimulus (pembangunan), juga untuk tetap melestarikan budaya gotong royong masyarakat desa,” ucapnya. Adapun Dandim 0701/Bms Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana menuturkan, selain berperan membantu pembangunan di pedesaan, TMMD juga sebuah upaya untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
”Seperti saat masa perjuangan dahulu, rakyat membantu logistik kepada tentara yang berperang, juga membantu memberikan informasi keberadaan musuh, seperti itu. Dengan begitu terwujud sishankamrata (sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta),” ujarnya.
Sementara itu, seperti terlihat di lokasi, selain pengaspalan jalan, beberapa kegiatan fisik lain yang akan dilakukan antara lain berupa pembangunan jamban, serta renovasi rumah tidak layak huni, yang dilakukan dengan menggandeng stake holder.
sumber Suara Merdeka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar