Langsung ke konten utama

20 Ribu Ikan Ditebar di Danau Kumpe Cilongok Banyumas




Penebaran benih ikan di sejumlah tempat terutama di wilayah Cilongok harus dijaga bersama. Jangan sampai benih ikan belum sampai layak konsumsi sudah diambil terlebih dengan cara yang ilegal. Seperti di Danau Kumpe Pesawahan Desa Gununglurah Kecamatan Cilongok, benih ikan dapat dijaga warga dan pemancing tradisional setiap harinya. Kepala Desa Gununglurah Khabib Syari mengatakan, selama ini warga sekitar Danau Kumpe dan masyarakat memanfaatkan untuk memancing. Namun karena jumlah ikan sudah menurun, saat ini sudah jarang ada warga yang memancing. “Kumpe dulu banyak ikannya. Saat ini jumlah ikan menurun karena banyak dipancing warga. Karena sejak penebaran benih beberapa tahun lalu mungkin ikan-ikan tersebut sudah habis,”katanya, Senin (17/7) usai penebaran 20 ribu ekor ikan di Danau Kumpe dan Sungai Pompong Desa Gununglurah. Dengan penebaran benih di Danau Kumpe, lanjut Khabib, benih ikan tersebut bisa dijaga sampai layak konsumsi. Jika pemancing atau warga mendapatkan ikan yang masih kecil, harus dilepas kembali ke danau. Untuk itu, ia berharap warga sekitar serta masyarakat umum yang memancing di danau Kumle untuk ikut menjaga benih-benih ikan tersebut. “Benih ikan dari Dinnakan Banyumas berupa ikan nila sebanyak 10 ribu ekor, ikan Tawe dan Nilem masing-masing 5 eibu ekor dengan ukuran 5-7 senti. Ditebar di dua tempat yaitu Danau Kumpe dan Sungai Pompong. Harapan kami, masing-masing tempat harus dijaga dengan baik supaya ekosistem di sungai dan danau tumbuh dengan baik,”harapnya. Penebaran benih dilakukan bersama dengan pihak Muspika Kecamatan Cilongok, Pemdes Gununglurah dan petugas dari Dinnakan Kabupaten Banyumas. Selain kegiatan penebaran benih, petugas dari Dinnakan juga memberikan sosialisasi kepada warga supaya mengambil ikan dengan cara yang legal. “Selain itu, jangan sampai benih yang baru kami tebar ini langsung diambil. Nanti kalau sudah layak konsumsi bisa diambil masyarakat tentunya dengan cara yang legal dan biarlah benih ikan berkembang biak dengan baik dulu jangan diambil tapi jaga bersama-sama,”pungkasnya. 

Sumber: http://radarbanyumas.co.id/20-ribu-ikan-ditebar-di-danau-kumpe-cilongok-banyumas/
Copyright © Radarbanyumas.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…