Entri yang Diunggulkan

Penataan Kota Kecamatan Wangon & Kemungkinan Perluasan Urban

Wangon adalah sebuah kota kecamatan yang lokasinya cukup strategis karena menjadi persilangan jalur utama lalu lintas di jalur selatan...

Senin, 17 Oktober 2016

Tas Limbah karya Ibu ibu dari Banyumas Butuh pemasaran Online



Quote Cilacapnews.id  :
Sedikitnya 30 ibu rumah tangga di Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar, Banyumas konsisten memproduksi kerajinan tangan tas jinjing dan tas tenggok berbahan limbah plastik sejak tahun 2000. Produksi aneka tas mereka sudah dikenal, tapi masih terbatas hanya masyarakat sekitar Kecamatan Gumelar saja.  Mereka berharap peran pemerintah kecamatan bahkan Pemkab Banyumas untuk memfasilitasi pemasaran produk mereka agar lebih luas lagi area keterkenalannya.
Salah seorang pengrajin tas sampah plastik tersebut, Saritem, warga RT 1/RW 9  Desa Cihenje, mengaku selama ini produksinya hanya dijual di kalangan warga Desa Cihonje dan kerabat mereka yang berada di luar desa saja. “Sedangkan untuk pemasaran umum yang lebih luas belum berjalan. Untuk itu, baik pihak pemerintah desa maupun kecamatan mestinya ikut memfasilitasi dalam hal pemasaran. Kami sangat membutuhkan orang-orang yang ahli memasarkan produk kami ini. Ini produk unik, karena limbah plastik jadi bermanfaat, tempat sampah jadi bersih dari limbah plastik bungkus kopi, bahan minuman lain, juga bungkus sampho” katanya, Senin (2/5).
Ia mengakui, produk tas yang dibuat ibu-ibu Desa Cihenje menjadi sangat lama lakunya jika hanya dipajang di toko dan warung-warung Desa Cihonje saja. “Kami butuh digandeng untuk pemasaran yang baik produk kreatifitas para ibu di RT kami yang hingga sekarang ini masih sangat semangat dalam berkarya,” ungkap Saritem.
Pengrajin tas limbah lainnyha, Sumirah (42), warga RT 3/RW 9 mengaku telah membuat 25 model tas yang didesain sendiri menggunakan bahan limbah plastik bungkus minuman ringan tersebut. “Kami pernah mewakili pameran kerajinan di tingkat Kabupaten Banyumas pada tahun 2014 dan 2015,” katanya. Harga tas jinjing tersebut dijualnya kepada siapaun seharga Rp 35 ribu. Sedangkan tas kantongbesar sebagai penghias kaleng krupuk cukup seharga Rp 50 ribu, sementara tas pelapis susunan rantang makanan dijual Rp 30 ribu/buah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar