Entri yang Diunggulkan

Penataan Kota Kecamatan Wangon & Kemungkinan Perluasan Urban

Wangon adalah sebuah kota kecamatan yang lokasinya cukup strategis karena menjadi persilangan jalur utama lalu lintas di jalur selatan...

Senin, 24 Oktober 2016

Budi Daya Lele Makin Dilirik Karanglewas dan Cilongok

Quote suaramerdeka.com :

 Kebutuhan besar ikan lele untuk konsumsi di wilayah Banyumas menjadi peluang ekonomi bagi para pembudi daya lele di wilayah Kecamatan Karanglewas dan Cilongok. Dengan prospek cerah pemasaran lele inilah, banyak petani terus mengembangkan budi daya lele di lingkungannya.
Pembudidaya ikan asal Desa Panembangan Kecamatan Cilongok, Arif Widianto (30) mengatakan, saat ini ia terus rutin memasarkan hasil pengembangan ikan lele untuk para pedagang kuliner di wilayah Cilongok, Ajibarang hingga Purwokerto.
Dengan lahan kolam lele bermedia terpal dan kolam tanah, ia mengembangkan budi daya ikan lele untuk pembesaran dan pembibitan. ”Saya panen lele dua kali dalam waktu satu bulan. Untuk harga saat ini cukup bagus yaitu sekitar Rp 15 ribu per kilogram di tingkat pedagang. Makanya kami terus mengembangkan budi daya lele dumbo ini,” katanya.
Ditanya soal cuaca di musim hujan saat ini, Arif menyatakan tak masalah. Apalagi dengan pengalaman budi daya lele selama beberapa tahun terakhir, ia bisa menangani berbagai penyakit lele. Ilmu penanganan penyakit dan pengkondisian kolam budi daya ikan ini didapatkan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman dirinya dan pembudidaya ikan lainnya.
Kendala
”Ya, meski terkadang ada kendala, namun itu wajar. Maka memang harus cermat dalam membudi daya ikan lele ini. Pantang menyerah dan selalu belajar terutama pada pembudi daya ikan yang lebih berpengalaman sangat dibutuhkan,” ujar dia yang setiap panen bisa mendapatkan ikan lele sebanyak 1 ton.
Petani ikan asal Singasari, Mahfudin mengatakan, sekarang ini harga ikan lele konsumsi di pasaran mencapai Rp 15 ribu per kilogram. Sementara benih lele dari berbagai ukuran juga terbilang tinggi harganya. Permintaan pasar terhadap benih lele dan lele konsumsi juga tinggi. Hal ini mendorong petani untuk berproduksi lebih banyak lagi.
”Dipastikan ke depan harga ikan akan semakin meningkat seiring dengan tingginya permintaan pasar terhadap ikan konsumsi ini. Apalagi sekarang untuk kebutuhan kuliner permintaan ikan lele dumbo konsumsi juga sudah cukup tinggi,,” katanya. Meski demikian, di musim hujan ini petani ikan memang menghadapi tantangan cuaca yang seringkali tidak bersahabat. Cuaca yang membuat air terlampau dingin kerap tak mendukung perkembangan lele dumbo.
Akibatnya kerap ada penyakit yang menyerang lele dumbo tersebut. ”Biasanya ada cacar dan penyakit lainnya. Karena itu, sebisa mungkin kita harus kondisikan air agar lebih pas dengan perkembangan ikan. Penebaran ramuan alami untuk ikan juga diperlukan,” jelasnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar