Langsung ke konten utama

Pasar Tapioka Lokal Lesu

Quote suaramerdeka.com  :

  Impor tepung dituding menjadi salah satu penyebab lesunya pemasaran tepung tapioka lokal. Kini sejumlah perajin tapioka di wilayah Kecamatan Gumelar mengurangi hingga menghentikan produksi tepung tapioka. Perajin tepung tapioka asal Samudra Kulon, Kecamatan Gumelar, Darto mengatakan, saat ini harga tepung tak lagi menguntungkan bagi para perajin.
Dengan harga tepung tapioka sekitar Rp 6.000 per kilogram dinilai merugikan perajin. Padahal idealnya minimal harga Rp 7500 per kilogram. “Namun kini harganya anjlok hingga Rp 6.000/kg bahkan bisa lebih rendah lagi. Makanya ini merugikan para perajin. Kalau mereka yang modalnya kecil, lebih baik menghentikan sementara aktivitas produksi,” katanya.
Menurut dia, impor tepung dari Thailand dinilai turut mempengaruhi tata niaga tepung di dalam negeri. Dia berharap pemerintah dapat memberikan kebijakan yang turut berpihak pada keberlangsungan ekonomi para perajin tepung tapioka di Kecamatan Gumelar. Apalagi wilayah Gumelar sudah terkenal menjadi kecamatan produsen tepung tapioka terbesar di Banyumas.
“Kalau harga dan pasaran tepung tapioka ini lesu seperti ini maka keberlangsungan ekonomi rakyat yang juga menjadi gantungan hidup keluarga pekerja menjadi terancam,” ujarnya. Di tengah lesunya pasar tepung tapioka, saat ini bahan baku tepung tapioka berupa singkong di lapangan melimpah ruah.
Harganya cukup rendah yaitu sekitar Rp 850 perkilogram. Dengan rendahnya harga jual tepung inipun membuat petani juga turut merasakan dampak. “Apalagi harga singkong ini lebih rendah dari sebelumnya yang mencapai Rp 1.700- Rp 1.800,” kata perajin tapioka yang biasa menghabiskan 10 ton singkong setiap hari untuk memproduksi tapioka.
Kepala Desa Gumelar, Kecamatan Gumelar, Susilo Urip Suprapto mengatakan, tepung tapioka menjadi salah satu dari lima produk unggulan desanya. Keberadaan produksi tepung tapioka ini membantu dan menciptakan peluang ekonomi warga. Makanya ketika terjadi kelesuan terhadap tata niaga tepung, perekonomian terpengaruh.
“Makanya terhadap keberadaan tepung tapioka ini kami mendukung dan terus mendorong perkembangannya. Apalagi ini juga menjadi bagian dari salah satu dari lima produk unggulan desa yaitu ternak kambing Peranakan Etawa Gumelar Banyumas (Pegumas), komoditas buah naga, lele dumbo, tebu, pasar desa,” katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…