Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Senin, 31 Oktober 2016

Lestarikan Batik, Sekolah Didorong Gelar Pelatihan

Quote suaramerdeka.com :
Sekolah perlu didorong untuk ikut melakukan upaya pelestarian seni kerajinan batik Banyumas. Salah satunya dengan memberikan bekal keterampilan seni kerajinan batik bagi siswa.
Guru seni batik SMA 1 Sokaraja, Heru Santoso, kemarin, mengatakan dalam melestarikan seni kerajinan batik, generasi muda memiliki peran yang cukup penting.
Mereka merupakan generasi penerus bagi para perajin batik yang kini usianya sudah tidak produktif lagi. Generasi muda usianya masih produktif, sehingga memiliki kesempatan yang lebih besar dan luas untuk mengembangkan seni kerajinan yang sudah menjadi warisan budaya leluhur tersebut.
Dengan memberikan bekal keterampilan melalui kegiatan pelatihan kepada generasi muda, khususnya kalangan peserta didik sejak dini, diharapkan keberadaan seni kerajinan batik, khususnya batik Banyumas dapat terjaga dari ancaman kepunahan.
Mereka merupakan generasi yang akan meneruskan upaya pelestarian yang telah dilakukan generasi sebelumnya. Namun demikian, diakui proses regenerasi tidak mudah dan membutuhkan waktu.
”Regenerasi perajin batik tidak terjadi dalam jangka waktu sebulan atau dua bulan, tetapi butuh waktu tahunan. Ini menjadi tantangan semua pihak, termasuk sekolah dan pemerintah daerah,” jelasnya.
Upaya untuk melestarikan seni batik dengan menggelar kegiatan pemberian bekal pelatihan bagi generasi muda, sebenarnya sudah dilakukan oleh sejumlah sekolah.
Salah satunya SMA1 Sokaraja. Di sekolah tersebut, seni kerajinan batik sudah menjadi program unggulan. ”Sebenarnya sekolah yang lain juga bisa melakukan dan sangat memungkinkan.
Itu tergantung dari kemauan dan kebijakan dari pihak sekolah. Kalau kegiatan pelatihan banyak dilakukan oleh sekolah-sekolah di Banyumas, saya yakin akan mudah dalam melestarikan kerajinan batik,” ungkap perajin batik ”R” ini.
Selain SMA1 Sokaraja, lanjut dia, beberapa waktu lalu SMK 3 Purwokerto juga telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang diikuti para siswa. Meski pelaksanaannya hanya sekitar 1,5 bulan, namun kegiatan tersebut setidaknya dapat menjadi salah satu bentuk upaya mendukung pelestarian batik Banyumas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar