Langsung ke konten utama

Akreditasi 29 Puskesmas Selesai Tahun Ini

Tingkatkan Kualitas Pelayanan ke Masyarakat
Quote suaramerdeka.com :

Dinas Kesehatan Pemkab Banyumas memastikan 2016 ini, ada 29 pusat pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) bisa terselesaikan proses akreditasi oleh Komisi Akreditasi Nasional untuk Fasilitas Kesehatan Pertama. Setelah ada penilaian, maka puskesmas tersebut berhak menjalin kerja sama dengan BPJS kesehatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes, Sadiyanto menerangkan, sampai minggu ini sudah ada 22 puskesmas yang selesai dinilai tim. Rencananya minggu depan dilanjutkan lagi untuk tujuh puskesmas yang tersisa. “Tahun ini, anggaran yang kita ajukan cukup untuk menyelesaikan 29 puskesmas dulu.
Sisanya 10 puskesmas sudah kita ajukan untuk 2017, ke pemerintah pusat. Akreditasi ini menjadi salah satu standar pelayanan kesehatan ke masyarakat,” kata dia, Jumat (21/10). Menurutnya, sisa puskesmas diajukan tahun depan, selain menunggu alokasi anggaran, juga sedang dalam perbaikan atau peningkatan sarana dan prasarananya.
Ini terdiri, empat sedang dalam tahap pembangunan, yakni Puskesmas Ajibarang 2, Purwojati, Sumbang 2 dan Purwokerto Utara 1. Sedangkan yang rehabilitasi ruang rawat inap terdiri, Puskesmas Lumbir, Kemrajen 1 dan Sokraja 1. “Yang tiga lagi harus dilakukan perbaikan fisik dulu, yakni Puskesmas Kembaran 2, Kebasen dan Ajibarang 1.
Sambil menunggu pengajuan anggaran disetujui pusat, perbaikan fisik dan kelengkapan sarana dan prasarana kita siapkan pula,” terangnya. Kreteria penilaian akreditasi, di antaranya, kata dia, harus ada standar operasional prosedur (SOP) yang harus dijalankan dan menjadi pegangan oleh semua tenaga medis dan petugas puskesmas.
Dengan SOP tersebut, sistem kerja bagi petugas kesehatan makin tertata. “SOP ini juga ada unsur memaksa yang harus dibiasakan. Lama-kelamaan akan menjadi budaya pelayanan yang baik. Tiap tiga tahun kan ada penilaian akreditasi, sehingga ini akan menjadi pengalaman petugas untuk terus meningkatkan pelayanan,” tandasnya.
Jemput Bola
Menurutnya, peningkatan pelayanan selain mengejar akreditasi dan SOP, juga terus melakukan perbaikanperbaikan fisik bangunan, kelembagaan, sarana dan prasarana penunjang, obat-obatan dan peralatan medis yang dibutuhkan. Wakil Bupati Budhi Setiawan saat menyambut tim penilai akreditasi menyatakan, pemkab komitmen dan mendukung sepenuhnya peningkatan kualitas dan mutu pelayanan puskesmas. Rekomendasi yang diberikan tim penilai, kata Wabup, bakal ditindaklanjuti secepatnya.
“Jika ada temuan untuk perbaikan dan peningkatan yang menjadi rekomendasi tim penilai, pemkab akan segera memenuhi,” katanya. Wabup menilai, pelayanan petugas medis di puskesmas selama ini sudah berjalan baik dan perlu dipertahankan dan dijaga terus. Justru yang perlu ditingkatkan, saran dia, adalah upaya jemput bola dan turun ke masyarakat, melakukan pendidikan ke masyarakat terkait pola hidup sehat, pelayanan ke warga kurang mampu.
“Kalau pelayanan di puskesmasnya sudah baik, yang perlu dilakukan adalah turun ke bawah, menjenguk warga miskin, melakukan pendidikan atau penyuluhan pola hidup sehat dan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk sama- sama menjaga kesehatan lingkungan dan saling berbagi,” saran Wabup.
Sebagaimana diberitakan, kebutuhan anggaran untuk mendukung kegiatan akreditasi 29 Puskesmas di Banyumas tahun ini mencapai Rp 3,2 miliiar. Sedangkan sisa 10 Puskesmas lagi diajukan 2017 dengan usulan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar.
Sumber dananya dari APBN untuk DAK Farmasi Puskesmas sebesar 90 persen dan pendampingan dari APBD kabupaten 10 persen. Dukungan anggaran yang cukup besar tersebut digunakan untuk biaya honor konsultan, narasumber, biaya surveyor dan persiapan penyiapan dokumen dan kelengkapan lainnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…