Langsung ke konten utama

Stok Beras Ketan Menumpuk di Gudang

Quote suaramerdeka.com :
Pemerintah diminta memfasilitasi pemasaran beras ketan yang akhir-akhir ini lesu, sehingga bisa membantu pedagang dan petani di Banyumas. Pedagang beras ketan asal Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Tolil (35) mengatakan, pemerintah diharapkan mendorong pengusaha makanan memanfaatkan beras ketan lokal.
Hal ini penting agar produk ketan lokal dari petani segera terserap. “Kalau menumpuk terus di gudang dikhawatirkan menurun kualitasnya. Makanya kami sebenarnya berharap agar Bulog dapat menyerap. Tapi setelah kami koordinasi, Bulog tak dapat menyerap beras ketan,” jelas Tolil yang saat ini menumpuk stok gabah ketan di gudang KUD Ajibarang Kulon mencapai 60 ton.
Dijelaskan, saat ini harga beras ketan di tingkat petani dan pedagang terbilang belum menguntungkan. Pasalnya, harga beras ketan dan beras biasa tak terpaut jauh. “Harga beras ketan di tingkat pedagang Rp 7.000 dan di tingkat pengecer Rp 9.000.
Idealnya di tingkat pedagang itu sekitar Rp 9.000. Padahal harga beras biasa telah mencapai Rp 8.000 – Rp 8.500,” jelasnya. Petani asal Ajibarang, Rohim (50) mengatakan, saat gabah ketan basah per kilogram Rp 2.500. Harusnya harga standar gabah ketan Rp 3.200 dan kering giling Rp 4.300. Makanya harga di tingkat pedagang dan pasaran tak menguntungkan.
“Padahal untuk tanam padi ketan hingga panen terbilang cukup lama dibanding padi biasa. Makanya kami berharap pedagang dan juga pemerintah dapat mendorong agar beras ketan ini tetap laris di pasaran seperti dulu,” katanya. Dijelaskan oleh Rohim, saat ini pasokan gabah ketan berasal dari Desa Pandansari, Ajibarang Wetan, Ajibarang Kulon, hingga wilayah Kecamatan Pekuncen.
Wilayah desa penghasil beras ketan ini terbilang sama. “Kalau harga terus menerus tak memihak kepada petani maka kami akan beralih tanam padi biasa. Asal menguntungkan maka kami akan terus menanam gabah ketan ini,” katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…