Langsung ke konten utama

59 Benda Diduga Cagar Budaya Dikaji

Quote suaramerdeka.com :
59 benda diduga cagar budaya di wilayah Banyumas, temuan Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta tahun 2010 masih dikaji oleh Tim Ahli Cagar Budaya Banyumas bersama Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas.
Mereka menargetkan, tahun 2017 sudah ada benda cagar budaya yang direkomendasikan untuk ditetapkan oleh Bupati Banyumas. Kepala Seksi Sejarah dan Purbakala bidang Kebudayaan Dinporabudpar Banyumas, Carlan mengatakan, penelusuran data yang dirilis oleh BPCB menemui sejumlah kendala. Pasalnya, ada sejumlah benda cagar budaya yang tidak terdaftar pada data milik bidang kebudayaan.
”Antara nama dan lokasi ada yang tiadk sama. Jadi kami masih melakukan sejumlah pengecekan lapangan sebelum dikaji,” kata dia, kemarin. Dia mengatakan, proses kajian ulang ini selanjutnya diwujudkan dalam bentuk rekomendasi kepada Pemkab. BCB yang terdata bisa saja diusulkan untuk ditetapkan sesuai Perda nomer 4 tahun 2015, bahkan dihapuskan dari data BPCB.
Akan tetapi, Carlan belum bisa memperkirakan cagar budaya yang bisa ditetapkan atau yang bakal dihapus. Dia hanya menargetkan proses kajian terhadap 59 buah BCB tersebut selesai pada tahun 2016.
Peninggalan Prasejarah
”Kami baru melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pelajar dan membuat lomba karya tulis. Ini langkah uuntuk perlindungan cagar budaya,” tuturnya. Dia memaparkan, data Dinporabudpar mencantumkan sebanyak tujuh cagar budaya merupakan peninggalan prasejarah, 41 peninggalan kolonial, delapan peninggalan Islam, dan tiga peninggalan klasik.
Benda cagar budaya di Banyumas didominasi oleh gedung sebanyak 25 buah. Rumah tinggal ada sekitar 11 unit, bangunan lain seperti masjid 4 buah, gereja satu buah, empat buah kelenteng, dua buah stasiun kereta api, satu pendapa, satu pabrik dan sebuah rumah adat. Juga terdapat beberapa benda cagar budaya peninggalan masa kolonial. Beberapa juga ada peninggalan prasejarah dan Islam seperti situs delapan buah, satu buah candi, satu buah makam dan sebuah petilasan.
Belum lama ini, Koordinator Banjoemas History Heritage Community (BHHC), Jatmiko Wicaksono mengemukakan, dalam data yang disusun oleh pegiat pelestarian budaya Banyumas, sedikitnya terdapat 400 artefak warisan budaya berbenda (tangible) dan tak berbenda (intangible) yang terindentifikasi. Warisan ini perlu didaftarkan agar tidak mengalami perusakan maupun kepunahan.
”Saya harap, tim ahli cagar budaya tidak hanya mendata yang warisan budaya yang berbentuk benda saja, tapi juga yang tidak berbenda,” katanya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…