Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Kamis, 13 Oktober 2016

Notog, penyangga Purwokerto yang Siap Berkembang



Mari kita list proyek besar @patikraja :



1] duplikat Jembatan Merah yang menghubungkan Patikraja dan Mandirancan, 

2] jalan lingkar sebidang di Kedungrandu-Patikraja sepanjang 1,2 kilometer

3] jalan tembus Notog – Kedung Randu
4] stasiun Kedungrandu (Rel Notog -Kedungrandu-Gunungtugel-Wonosobo)


proyek ini akan membuat Patikraja, terlebih Notog berkembang pesat disamping mengurangi kemacetan lalulintas menuju Purwokerto. Kenapa Notog paling berkembang? karena di sinilah pusat pemerintahannya patikraja, ada kantor pos, Koramil, Kantor Camat, Puskesmas (silakan ralat jika salah), Rumah Sakit swasta wiradadi husada (ralat jika salah) , BKK Patikraja,  klinik, stasiun, sedang dibangun pasar, dan jika kali Logawa dieksplorasi akan jadi potensi wisata. 
Sebenarnya awalnya  saya  tak  tahu  jika Notog  memang  ibukota kecamatan karena secara  lokasi  tidak  adil  yaitu  di  ujung  barat  daya  kacamatan,  bukannya desa  Patikraja  yang  lokasinya  di  tengah.  Mungkin yang  jadi  faktor penting  pertimbangan nya  adalah  adanya  stasiun.  Tak dapat  dipungkiri jika  keberadaan  stasiun  di  masa  lampau  adalah  simbol  kemajuan  wilayah.  
Selain itu Notog juga menjadi daerah penghubung ke Ajibarang, serta daerah terisolir di  Purwojati. Sangat mungkin akan tumbuh menjadi urban yang dinamis.

Dengan bentang alam khas pegunungan juga berpotensi menjadi tujuan wisata di masa mendatang jika sudah mendapat dukungan anggaran dari Pemkab Banyumas. 

Potensi lain : Obyek Wisata Air Terjun KaliBacin Desa Notog










Tidak ada komentar:

Posting Komentar