Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Rabu, 19 Oktober 2016

Putus Sekolah, 23 Warga Desa Singasari Kecamatan Karanglewas Dilatih Budi Daya Sidat

Quote suaramerdeka.com :
Sebanyak 23 peserta yang merupakan warga Desa Singasari Kecamatan Karanglewas, mengikuti kegiatan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) budi daya ikan sidat, Selasa (4/10) sampai Rabu (30/11) mendatang di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Purwokerto.
Kegiatan tersebut merupakan program pelayanan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan dan keterampilan berwirausaha sesuai dengan kebutuhan dan peluang usaha yang ada di masyarakat. Kepala SKB Purwokerto, Slamet Sularto, mengatakan peserta didik yang mengikuti pelatihan merupakan peserta didik yang memenuhi kriteria, di antaranya putus sekolah atau lulus tetapi tidak melanjutkan, menganggur atau tidak memiliki pekerjaan tetap.
Selain itu, berusia 16-45 tahun, tidak sedang mengikuti program pendidikan dan pelatihan sejenis yang dibiayai dari APBN/APBD, serta memiliki kemauan untuk mengikuti program pembelajaran hingga selesai dan mengembangkan rintisan usaha bisnis.
Dengan mengikuti kegiatan tersebut, lanjut dia, diharapkan para peserta memiliki keterampilan berwirausaha, terciptanya wirausahawan baru melalui kursus dan pelatihan yang didukung oleh dunia usaha dan industri, mitra usaha dan dinas/ instansi terkait, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Purwadi Santoso, mengatakan ikan sidat merupakan jenis ikan yang memiliki nilai jual yang tinggi. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan budi daya ikan sidat merupakan langkah yang tepat, sebab prospeknya cukup bagus.
”Program ini sangat strategis untuk membangkitkan kewirausahaan generasi muda Banyumas di bidang perikanan, sehingga generasi muda jangan selalu berharap menjadi pencari kerja, tetapi dapat menciptakan lapangan kerja sendiri. Apalagi Jateng telah mengikrarkan diri menjadi lumbung ikan sidat nasional, sehingga program ini sangat tepat untuk dilaksanakan,” tandasnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar