Langsung ke konten utama

RAPBD 2017 Diutamakan untuk Infrastruktur

Quote suaramerdeka.com :
 Rancangan APBD 2017 Pemkab Banyumas, diutamakan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur. Hal ini sekaligus untuk mendukung tahun pemantapan pembangunan.
Wakil Bupati Banyumas, Budhi Setiawan saat menyampaikan Raperda RAPBD 2017 di DPRD, Senin (24/10) lalu, mengatakan, pada tahun pemantapan pembangunan itu, ada beberapa fokus. Yakni peningkatan pembangunan yang berkeadilan, peningkatan penataan ruang wilayah dan pembangunan kawasan strategis, serta mewujudkan keadilan pembangunan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Anggaran 2017 nanti akan lebih dialokasikan pada program dan kegiatan peningkatan infrastruktur pendidikan, kesehatan, sarana dan prasarana serta program-program lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya. Pada APBD 2017, lanjut dia, penerimaan daerah atas dana alokasi umum naik cukup besar. Proyeksi DAU semula sekitar Rp 1,3 triliun, akan bertambah sekitar Rp 190 miliar, sisa DAU yang tertunda tiga bulan pada masa APBD Perubahan 2016 ini.
Sisa penundaan DAU itu akan ditransfer pada awal tahun 2017 Terkait rincian di RAPBD 2017, kata dia, untuk pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp 3,202 triliun. Rancangan pendapatan tersebut berasal dari PAD sebesar Rp 518,437 miliar, dana perimbangan sebesar Rp 2,249 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 434,336 miliar.
Sedangkan di sektor belanja daerah, lanjut dia, mencapai Rp 3,281 triliun. Jumlah itu dirinci menjadi dua yaitu belanja tidak langsung sebesar Rp 2,028 triliun dan belanja langsung sebesar Rp 1,252 triliun. Pengusulan RAPBD 2017 ini, diakui, memang lebih lama, mengingat penyusunannya didasarkan pada hasil musrenbang baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten, termasuk penyesuaian dan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.
“Penyusunannya tetap berpedoman pada KUA-PPAS 2017 yang sudah ditetapkan. Pada intinya, jika 2016 merupakan tahun pembangunan, maka tahun 2017 merupakan tahun pemantapan, yang juga kelanjutan dari pembangunan-pembangunan di Banyumas,” katanya. (G22-45)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…