Langsung ke konten utama

Jalan Lingkungan Banyumas bagian barat Mulai Diaspal


Quote suaramerdeka.com :
Bantuan Khusus Keuangan Desa (BKKDes) dari APBD Induk 2016 yang tersalurkan untuk wilayah Kecamatan Gumelar dan sekitarnya mencapai Rp 4,8 miliar.
Anggaran tersebut digunakan untuk membantu peningkatan infrastruktur pedesaan, seperti pengaspalan jalan lingkungan. Wilayah Kecamatan Gumelar, Lumbir dan sebagian Ajibarang dan Pekuncen yang berada di wilayah pegunungan Banyumas bagian barat.
Anggota DPRD Banyumas asal Kecamatan Gumelar, Agus Supriyanto mengatakan, bantuan dimanfaatkan untuk 45 kegiatan, baik pengaspalan dan pengerasan jalan desa maupun jalan lingkungan. Ra-rata yang diterima untuk satu desa antara Rp 400 juta – Rp 500 juta.
“Wilayah Kecamatan Gumelar dan sekitarnya kan berada di pegunungan, yang paling banyak diminta warga adalah kegiatan infrastruktur seperti pengaspalan dan pengerasan atau makadam. Kalau jalannya baik maka perekonomian dan mobilitas warga lancar,” katanya saat ikut kerja bakti di Desa Cilangkap, Sabtu (22/10).
Menurutnya, saat ini hampir semua jalan desa dan jalan lingkungan di wilayah kecamatan paling ujung barat kabupaten Banyumas sudah diaspal. Kendati diakui, wakil rakyat dari PDIP ini, sebagian sudah ada yang rusak. Bahkan jalan penghubung antarkecamatan dari Gumelar tembus Lumbir dan Ajibarang, kini juga sudah hotmix semua.
“Musim hujan dan lokasi medan yang berat mempercepat kerusakan. Makanya tiap tahun anggaran warga yang datang minta diperjuangkan mendapat bantuan khusus keuangan desa dari APBD terus berdtangan,’ katanya.
Dia mengatakan, kebanyakan yang diusulkan warga di Kecamatan Gumelar dan Lumbir, umumnya untuk pengaspalan jalan. Untuk bantuan lain, seperti bantuan sosial dan hibah jarang diajukan warga.
Kepala Desa Cilangkap, Kursus mengatakan, bantuan khusus keuangan desa yang diterima dari APBD Induk sekitar Rp 400 juta. Anggaran tersebut dialokasikan untuk lima kegiatan, dan semuanya untuk pengaspalan jalan-jalan lingkungan.
Naik Turun Bukit
“Kalau jalan desanya sudah diaspal setahun lalu, yang masih perlu mendapat bantuan jalan lingkungan. Rata-rata jalan lingkungan di medan yang berat, yakni naik turun bukit, sehingga kalau tidak diaspal, akses warga jadi kesulitan,” terangnya.
Dia mengungkapkan, dalam pengerjaan jalan kendati sudah ada pemborong atau pelaksana proyek, namun partisipasi warga masih cukup tinggi. Mereka ikut kerja bakti, ada yang menyumbang masing-maisng keluarga satu kandi batu, tenaga kerja dan makanan.
“Di sini gotong royong masih kuat. Meski ini dikerjakan pemborong, tapi warga tetap membantu, bahkan kalau jalan sudah selesai dibangun, pasti mengadakan syukuran,” ujarnya.
Kepala Dusun 1 Grumbul Tapada, Desa Cilangkap, Wasroh mengatakan, pihaknya mendapat bantuan untuk pengaspalan jalan lingkungan sepanjang 260 meter dan lebar 2,5 meter.
Karena medan menanjak, sehingga alat berat (slender) harus ditarik dengan tambang. Jalan tersebut tahun lalu, baru dilakukan pengerasan dan baru bisa diaspal tahun ini.
Di dusun tersebut ada 300 keluarga dan mayoritas buruh tani dan menjadi TKW maupun TKI. “Pengaspalan seperti ini kalau tidak dibantu ditarik pakai tambang, pasti slendernya (alat berat) tidak kuat naik, sehingga masih butuh kerja bakti dari warga,” ujarnya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

Objek Wisata Karang Penginyongan Karangtengah Cilongok

update info






GRAFIKA GROUP KEMBANGKAN WISATA DI KARANG PENGINYONGAN
KAWASAN WISATA KARANG PENGINYONGAN CIPENDOK
LAUTAN BUNGA DI TAMAN PENGINYONGAN
TITIAN KASIH KE PUNTUK ASMARA



[Suara Banyumas] Kawasan Objek Wisata Karang Penginyongan di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, bakal dikembangkan menjadi destinasi wisata dan budaya yang terintegrasi. Tujuannya menarik wisatawan untuk mengunjungi wilayah Banyumas bagian barat. Hal itu diungkapkan budayawan Ahmad Tohari dalam Sosialisasi Pengembangan Taman Wisata dan Budaya Karang Panginyongan, Minggu (17/1). Dia mengatakan, Karang Penginyongan ini diarahkan untuk menjadi kawasan wisata edukatif. Arahnya untuk membentuk karakter kepribadian pengunjungnya. ”Banyumas membutuhkan destinasi wisata dengan konsep yang baru, tidak hanya untuk objek wisata massal. Selain itu, sudah waktunya kantongkantong kebudayaan disiapkan untuk menarik wisatawan. Banyumas butuh usaha pariwisata berbasis alam dan juga pemikiran untuk p…