Langsung ke konten utama

Perbakin Intensifkan Sosialisasi UU Perburuan

Quote suaramerdeka.com :
Di tengah maraknya perburuan hama babi hutan di sejumlah desa di Kecamatan Pekuncen dan Cilongok, Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) semakin intensif menyosialisasikan aturan perburuan. Sosialisasi tersebut diharapkan mendorong aksi perburuan yang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
Anggota Perbakin Banyumas, Romli Haryadi mengatakan, perburuan babi hutan tanpa memperhatikan aturan yang berlaku dikhawatirkan akan membahayakan warga, satwa, dan keseimbangan lingkungan. Karena itu, Perbakin terus berusaha menyosialisasikan di berbagai kesempatan terkait peraturan perundangan perburuan kepada warga, pemburu dan berbagai pihak.
Seperti diketahui saat ini banyak warga yang belum mengetahui berbagai larangan cara berburu. “Kami berharap dengan sosialisasi ini, masyarakat tidak lagi berburu dengan menghalalkan segala cara. Selain itu tidak bisa dipungkiri belum seluruh masyarakat mengetahui tata cara berburu yang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku,” katanya.
Romli yang juga perangkat desa Kranggan menyatakan sesuai dengan Peraturan Kepala Polri 113/X/2006 tentang UU Perburuan disebutkan sejumlah larangan cara berburu. Larangan itu antara lain tidak memperbolehkan menggunakan kendaraan bermotor ataupun pesawat terbang sebagai pijakan berburu, dilarang menggunakan bahan peledak granat, bahan kimia dan atau racun, membakar tempat berburu.
Dikendalikan
Dilarang juga menggunakan peralatan lain yang mengurangi satwa secara massal termasuk menggunakan jerat, perangkap dan lubang. “Selain itu, dilarang pula menggunakan senjata api yang bukan peruntukannya untuk berburu. Karena perlu diketahui hama itu bukan dibasmi tetapi dikendalikan untuk keseimbangan alam.
Selain itu dikhwatirkan cara berburu yang dilarang itu bisa membahayakan manusia dan lingkungan,” paparnya. Ketua Ajibarang Shooting Club (ASC) atau Klub Penembak Ajibarang, Saeun Mustofa juga terus mengajak anggota komunitasnya untuk terus mempelajari regulasi penggunaan senjata bukan api dan juga perlindungan satwa langka di lingkungan.
Ia berharap keberadaan komunitas pemburu atau penembak diminta menjadi pelopor untuk melindungi satwa langka. Hal ini penting untuk mendongkrak kesadaranmasyarakat untuk melindungi satwa langka dari ancaman kepunahan. “Kami juga dorong agar kelompok penembak harus mengerti regulasi penggunaan dan kepemilikan senjata. Meski masih menggunakan senapan angin, namun hal tersebut harus diperhatikan secara penuh.
Apalagi senjata angin atau api sangat mengandung risiko terutama saat kita melakukan aktivitas berburu dan sebagainya,” katanya. Sebelumnya diberitakan, setelah ada warga terluka di Cibangkong pekan lalu, perburuan terhadap babi hutan di wilayah Kecamatan Pekuncen terus berlangsung.
Sejumlah babi hutan yang berkeliaran di perkebunan warga juga berhasil ditangkap warga antara lain di Desa Cibangkong dan Karangkemiri Pekuncen. Seperti diketahui, hama babi hutan selama beberapa bulan terakhir meresahkan para petani di wilayah desa tepi hutan di Kecamatan Pekuncen dan Cilongok.
Sebelum melukai warga Cibangkong empat hari kemarin, babi hutan tersebut juga sempat melukai warga di Desa Karangkemiri Kecamatan Pekuncen dan Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok. Berbagai tanaman perkebunan milik warga di wilayah pinggiran hutan kaki Gunung Slamet tersebut juga rusak dan tak dapat dipanen warga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…