Langsung ke konten utama

Wacana Fly Over di Jalan Veteran


11 January 2016, Radar Purwokerto
Kondisi lalu lintas di wilayah perkotaan semakin padat. Salah satunya di Jalan Veteran. Untuk itu, Dinhubkominfo akan mengusulkan pembangunan fly over di perlintasan sebidang Jalan Veteran.
Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas Agus Sriyono mengatakan, kemiringan yang cukup curam di ruas tersebut sangat menghambat arus lalu lintas.
“Kemarin ada truk yang tidak kuat nanjak, sehingga sangat berbahaya untuk kendaraan-kendaraan lainnya. Kalau ada fly over diharapkan bisa menjadi solusi,” katanya.
Dijelaskan, untuk upaya pengalihan angkutan barang melalui Jalan Pahlawan, dinilai tidak efektif karena akan menambah beban kepadatan di wilayah perkotaan.
Sementara itu, simpang jalan yang berada di Patikraja juga membutuhkan akses baru. Dari hasil evaluasi lalu lintas, ruas jalan tersebut selalu menjadi titik kemacetan. Sehingga menyebabkan antrean panjang baik dari arah Purwokerto maupun keluar Purwokerto.
Agus mengatakan, berdasarkan evaluasi lalin pada libur Natal dan Tahun Baru lalu, antrean panjang kendaraan terjadi dari simpang Patikraja hingga perlintasan sebidang KA yang berada di wilayah Rawalo.
“Semakin hari kawasan tersebut malah semakin bertambah konfliknya. Sehingga memang dibutuhkan akses baru, baik jalan maupun jembatan dari simpang tiga Notog,” jelasnya.
Menurutnya, akses baru dapat berfungsi sebagai pemecah arus kendaraan yang berasal dari Purwokerto dan sebalinya, sehingga tidak bertemu di titik simpang Patikraja.
Kondisi lalu lintas juga diperparah dengan kondisi Pasar Patikraja yang berada di pinggir jalan nasional. Dikatakan, jika penambahan akses baru belum bisa direalisasikan, relokasi pasar ke lokasi yang tidak berada di pinggir jalan nasional juga bisa menjadi alternatif.
“Pemasangan traffic light juga tidak terlalu berpengaruh, karena akan semakin menambah panjang antrian kendaraan,” tegasnya.
Terkait usulan akses baru, lanjut Agus, Dinhubkominfo akan berupaya mengusulkan ke Kementerian PU melalui Bupati Banyumas. Usulan juga akan dilakukan ke Kemenhub karena berkaitan dengan jalan nasional.
Terkait usulan underpass di Jalan Jenderal Soedirman, sampai saat ini belum bisa direalisasikan. Saat ini Pemkab Banyumas masih menunggu MoU dengan pemerintah pusat. “Perlu ada MoU, terutama untuk menentukan siapa harus berbuat apa. Kalau belum ada MoU kita juga belum bisa jalan,” ujar Kabid Prasarana Wilayah Bappeda, Dedy Noorhasan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…