Langsung ke konten utama

Penanganan Drainase Tahun 2016

Drainase Tak Mampu Tampung Air

RUSAK  Drainase yang ada di Jalan Jendral Sudirman bakal dinormalisasi. DIMAS PRABOWORADARMASPURWOKERTO – Penanganan saluran drainase tahun 2016 ini dianggar Rp 4 miliar. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan drainase baru, serta beberapa pekerjaan normalisasi drainase di wilayah perkotaan Purwokerto.
Kasi Air Bersih dan Penyehatan Lingkungan DCKKTR Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri menjelaskan, beberapa penanganan drainase yang akan dilakukan meliputi saluran drainase yang berada di pinggir jalan maupun di pemukiman warga. Salah satu pembangunan drainase yang dilakukan yaitu melanjutkan pembangunan drainase di wilayah perempatan Karangjambu.
“Disana akan ada perbaikan drainase ke arah selatan. Agar aliran air tidak terlalu besar, khususnya yang menuju arah barat yang masuk ke Sungai Jurig,” jelasnya.
Tidak hanya itu, untuk ruas Jalan Jenderal Soedirman rencananya juga akan dilakukan normalisasi drainase. Sebab, tidak semua aliran air masuk ke dalam saluran drainase saat hujan turun. “Padahal dimensi drainase masih cukup untuk menampung debit air. Sehingga perlu normalisasi untuk membersihkan saluran drainase di sepanjang jalan tersebut,” katanya.
Hal serupa juga akan dilakukan pada drainase di ruas Jalan Soeparno. Menurutnya, selain normalisasi drainase juga akan dilakukan pembangunan sumur resapan pada titik-titik tertentu. “Kita masih melakukan survei untuk menentukan titik-titik tersebut, termasuk drainase di Jalan Martadireja. Sisanya akan kita lakukan penanganan drainase di perkotaan Purwokerto, baik di permukiman maupun di ruas jalan lain,” tegasnya.
Seperti diketahui, sampai saat ini masih ada 40 titik genangan air yang ada di wilayah Purwokerto. Berdasarkan masterplan penanganan drainase, rencananya tahun ini penanganan beberapa titik genangan air akan kembali dilakukan secara bertahap.


http://sitoneizer.blogspot.co.id/2016/01/main-drain-perkotaan-purwokerto.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…