Langsung ke konten utama

Produksi Tapioka Kecamatan Gumelar Terkendala Bahan Baku


Produksi Tapioka Terkendala Bahan Baku

15 January 2016 | Radar Banyumas

GUMELAR-Sejumlah pengusaha pembuatan tepung tapioka di Kecamatan Gumelar mengalami kendala produksi karena kesulitan mencari bahan baku yaitu singkong.Minimnya lahan untuk berkebun singkong dan sejumlah petani baru menanam pohon singkong, menjadi kendala yang saat ini dirasakan pengusaha.
Salah satu pengusaha taipoka, H Darto mengatakan kelangkaan bahan baku ini telah terjadi sejak beberapa bulan ini. Namun puncaknya, dialami sejak dua bulan terakhir ini. Alasannya tak lain karena faktor belum panennya petani yang menenam singkong usai musim kemarau kemarin.
“Petani baru menanam ketela atau singkong usai musim kemarau. Dan kali ini belum musim panen, sehingga ketela masih langka dan kamu sulit mencari bahan baku tersebut. Bahkan harus mencari keluar wilayah untuk memproduksi tepung tapioka tersebut,”jelas Darto, kemarin.
Menurut dia, saat ini harga ketela pohon mencapai Rp 1.750 per kilogram. Harga tersebut bahkan lebih mahal jika harus mencari ke luar wilayah Banyumas seperti ke JAwa BArat. Sementara harga tepung tapioka Rp 6.500 per kilogram.
Menurut Darto, selain petani belum panen, makin sempitnya lahan pertanian untuk pemukiman atau perumahan membuat kelangkaan ketela pohon. Hampir di wilayah yang menjadi sentra penghasil ketela pohon seperti Cilongok, Ajibarang, Pekuncen dan Gumelar makin minim lahan untuk menanam. “Lahan makin sempit, hal itu membuat ketela pohon juga berkurang,”ujarnya.
Kalau kondisi ini dibiarkan, sambungnya, ke depannya sudah dipastikan masyarakat Banyumas akan impor tepung tapioka dari luar. Sebab, para pengusaha tapioka yang bergerak di bidang tapioka sudah jarang ditemui.
Pengusaha lainnya, Susilo Urip asal Gumelar masih berusaha bertahan. Padahal, di era 90-an, cukup banyak warga setempat yang memproduksi tepung tapioka.
Minimnya ladang perkebunan singkong karena sebagian besar lahan dibangun untuk perumahan dan lainnya. Padahal, lahan-lahan ini dahulunya dimanfaatkan warga untuk bercocok taman singkong sebagai bahan dasar pembuatan tepung tapioka. “Sekarang, lahan sudah sedikit, kebanyakan tanah digunakan untuk menanam tanaman selain singkong seperti albasia,”ujarnya.
Kendati minimnya lahan perkebunan singkong, katanya, otomatis bahan bakunya sulit didapat. “Makanya, kadang-kadang kita beli bahan baku singkong dari wilayah Purbalingga,”imbuhnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…