Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Selasa, 19 Januari 2016

Gedung Kesenian dilelang April

Gedung Kesenian Belum Siap

18 January 2016 | Radar Purwokerto
 Sudah Satu Tahun

PURWOKERTO – Operasional gedung kesenian yang berada di jalan Pancurawis Kelurahan Purwokerto Kidul, masih belum bisa dilakukan. Pasalnya, sampai saat ini pembangunan fisik bangunan belum sempurna. Rencananya tahun ini pembangunan akan kembali dilanjutkan, khususnya untuk menyelesaikan bangunan sekaligus membangun akses jalan.

Kepala Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang (DCKKTR) Kabupaten Banyumas Andri Subandrio mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), termasuk pembangunan tahap III gedung kesenian.

“Anggarannya masih belum bisa kita sebutkan. Nanti kalau DPA sudah turun, kita baru bisa menyebutkan anggaran. Kemungkinan DPA akan turun dalam waktu dekat,” katanya.
Lebih lanjut Andri mengatakan, untuk kelanjutan pembangunan gedung kesenian tahap II, akan melengkapi bangunan termasuk penyempurnaan bangunan yang sudah ada. Selain itu, rencananya akan ditambah satu bangunan berupa gedung teater kecil.
“Akses jalan masuk menuju gedung kesenian juga akan dilakukan tahun ini,” ujarnya.
Kasi Pembinaan Teknis DCKKTR Kabupaten Banyumas Imam Wibowo mengatakan, sudah mengusulkan pembangunan gedung kesenian khususnya untuk penyelesaian pekerjaan arsitektur, pekerjaan halaman, serta akses jalan masuk gedung kesenian.
“Untuk pekerjaan arsitektur bangunan, akan dilakukan penyelesaian interior dan eksterior bangunan teater yang sudah selesai dibangun pada pembangunan tahap sebelumnya,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, pada pembangunan tahap II tahun 2015 lalu, pembangunan hanya difokuskan pada penyelesaian gedung utama, khususnya pada bagian tembok keliling dan atap. Sedangkan bagian lantai tidak masuk dalam paket pekerjaan tahun lalu.
Nilai kontrak pembangunan gedung kesenian tahap II tersebut mencapai Rp 1,2 miliar. Sedangkan pada tahap satu lalu, pembangunan lebih difokuskan pada pembangunan struktur bangunan, terutama pondasi dan bentuk bangunan, dengan anggaran yang mencapai Rp 1,7 miliar.


Gedung Kesenian Tak Juga Selesai


FOTO APURWOKERTO – Kelanjutan pembangunan gedung kesenian di Jalan Pancurawis Kelurahan Purwokerto Kidul, baru mencapai proses perencanaan. Namun Pemkab Banyumas menargetkan paket pekerjaan dapat dilelang pada April mendatang.
Kepala Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang (DCKKTR) Kabupaten Banyumas Andri Subandrio mengatakan, proses perencanaan untuk memantapkan desain bangunan yang sudah ada. Selain itu, DCKKTR juga masih menyusun administrasi berkas untuk dimasukkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP).
Dikatakan, proses perencanaan sempat terganjal karena masih harus menunggu dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), termasuk pembangunan tahap III gedung kesenian.
Lebih lanjut Andri mengatakan, untuk kelanjutan pembangunan gedung kesenian tahap III akan melengkapi bangunan yang ada. Termasuk penyempurnaan bangunan. Selain itu, rencananya juga akan ditambah satu bangunan berupa gedung teater kecil di kawasan gedung kesenian.
“Akses jalan masuk menuju gedung kesenian juga akan dilakukan tahun ini,” ujarnya.
Terkait operasional gedung, sebelumnya Andri menjelaskan sampai saat ini belum dapat digunakan. Pasalnya kondisi bangunan masih belum lengkap.
Kasi Pembinaan Teknis DCKKTR Kabupaten Banyumas Imam Wibowo mengatakan, sudah mengusulkan pembangunan gedung kesenian khususnya untuk penyelesaian pekerjaan arsitektur, pekerjaan halaman, serta akses jalan masuk gedung kesenian.
“Untuk pekerjaan arsitektur bangunan, akan dilakukan penyelesaian interior dan eksterior bangunan teater yang sudah selesai dibangun pada pembangunan tahap sebelumnya,” jelasnya.
Pada pembangunan tahap II tahun 2015 lalu, pembangunan hanya fokus pada penyelesaian gedung utama, khususnya bagian tembok keliling dan atap. Sedangkan bagian lantai tidak masuk dalam paket pekerjaan tahun lalu.
Nilai kontrak pembangunan gedung kesenian tahap II mencapai Rp 1,2 miliar. Sedangkan pada tahap I, pembangunan lebih difokuskan pada pembangunan struktur bangunan, terutama pondasi dan bentuk bangunan dengan anggaran yang mencapai Rp 1,7 miliar. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar