Langsung ke konten utama

Petani Kesulitan Pasarkan Bibit


Petani Kesulitan Pasarkan Bibit

Petani di Banyumas mengeluhkan sulitnya memasarkan bibit tanaman. Kondisi ini membuat para petani di desa sulit mengalami kemajuan. Banyaknya produksi tak sebanding dengan jumlah penjualan.
Ketua Kelompok Tani Tegal Jaya Desa Karangrau Kecamatan Banyumas, Wito mengatakan, banyak warga desa yang membuat pembibitan tanaman seperti durian, manggis, cengkeh, mahoni afrika, pala, maupun tanaman kopi.
Namun karena pemasaran yang masih kurang, petani sulit untuk maju. Sebagian besar masih menjual dalam skala eceran. “Kalau seperti itu terus, petani tidak maju-maju. Padahal ada sekitar 70 petani,” ujarnya.
Menurut Wito, banyak petani yang menjadikan pekerjaan pembibitan sebagai pekerjaan sampingan, mengingat kenyataan sulinya memasarkan produk pertanian itu.
Dia berharap pemerintah semakin memperhatikan para petani yang memproduksi bibit tanaman. “Kami berharap pemerintah sering melibatkan petani dalam proyek-proyek tertentu. Sehingga petani dapat terbantu,” imbuhnya. 


Penjualan Bibit Tanaman Turun 40 Persen



Penjualan Bibit Tanaman Turun 40  PersenBANYUMAS-Penjualan bibit tanaman di Banyumas mulai menurun jika dibanding ketika awal musim hujan. Penurunan  penjualan bibit terutama untuk tanaman kayu-kayuan dan tanaman holtikultura.
Pengusaha tanaman yang berjualan di Desa Kejawar, Kecamatan Banyumas, Wito mengatakan, Kondisi cuaca sangat mempengaruhi. Menurut dia, kondisi tanah saat ini sedang lembab dan panas. “Sekarang mangsa tujuh, Biasanya tanah itu panas. Jadi pada jarang beli bibit buah atau kayu-kayuan,” ujarnya.
Menurut dia, biasanya dalam satu hari bisa mendapat omzet jutaan rupiah, sedangkan kini omzetnya rata-rata sekitar Rp 500 ribu. Proyek yang biasanya ada, juga masih sepi sejak kemarau tahun lalu.
“Proyek sepi, mungkin karena baru awal tahun. Kami harap, Februari ramai lagi karena mangsa delapan,” jelasnya. Saat ini, penjualan bibit paling banyak adalah bibit tanaman hias seperti brokoli hias maupun bunga melati hias yang biasa untuk hiasan taman.
Harga bibit tanaman hias tersebut bervariasi mulai dari Rp 10 ribu sampai Rp 25 ribu. Petani alba Desa Banjaranyar Kecamatan Sokaraja, juga merasakan menurunnya pembeli tanaman albanya.
“Tak seramai waktu awal musim hujan. Sekitar 20,an truk mengantri untuk mengangkut alba. Sekarang hanya beberapa saja. Soalnya yang bagus sudah laku terjual,” imbuhnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…