Entri yang Diunggulkan

Info Tentang Blog Banyumas Corner

saya mencoba mendeskripsikan sebuah ungkapan yang berasal dari bahasa populer saat ini yaitu ungkapan Menduniakan Banyumas dan Memb...

Senin, 04 Januari 2016

Wisata Mina Situ Elok untuk Wisata dan Irigasi

Wisata Mina Situ Elok Terus Dikembangkan

23 November 2016 Suara Banyumas

Pemerintah Desa Pernasidi Kecamatan Cilongok terus mengembangkan potensi wisata waduk Situ Elok yang berada di dekat Jalan Raya Ajibarang-Purwokerto. Saat ini pengembangan wisata air tersebut telah banyak menyasar para pemancing dari berbagai daerah.
Sejak ditebar ikan sebanyak 180 kilogram oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein, pertengahan Oktober lalu, hingga sekarang Situ Elok ramai dikunjungi ratusan pemancing tiap hari. Apalagi saat ini ada program mancing seminggu penuh dengan hanya cukup membayar Rp 10 ribu. Setiap minggu, pengelola Situ menebar kembali ikan sebanyak 100 kilogram untuk dipancing.
OperasionalKepala Desa Pernasidi Sunarso mengatakan berbagai cara dilaksanakan oleh pemerintah desa bersama pengelola Situ Elok untuk meramaikan wisata air tersebut. Pemerintah desa juga terus menggandeng kerja sama dengan Pemkab Banyumas serta dinas terkait dalam mengoptimalkan keberadaan Situ Elok. Saat ini kata Sunarso, pengelolaan Situ Elok dilaksanakan oleh masyarakat tepatnya oleh Karang Taruna desa setempat.
Konsep Situ Elok sebagai tempat wisata mina atau pemancingan saat ini terus dikembangkan dan disebarluaskan ke berbagai wilayah. ‘’Ke depan dari retribusi pemancing dan hasil ikannya bisa masuk ke desa dan pengelola untuk selanjutnya bisa untuk operasional dan pengadaan benih.
Kemudian ada bebek genjot yang bisa menjadi wahana wisata masyarakat dalam mengelilingi setiap sudut Situ Elok,î katanya. Pedagang makanan di areal Situ Elok, Sumardi mengatakan ramainya pemancing yang datang setiap hari ke Situ Elok juga membuka peluang bagi masyarakat untuk berdagang.
Ia mengaku sejak pertengahan Oktober hingga ini, warung makanan sederhana yang dibuka di tepi Situ Elok tak sepi pengunjung. ”Ini menjadi berkah tersendiri bagi kami warga. Kami berharap ke depan Situ Elok ini terus dikembangkan sehinga peluang ekonomi bagi masyarakat sekitarnya semakin terbuka,” katanya.

Situ Elok Dimaksimalkan untuk Wisata dan Irigasi

6 February 2016 | Radar Banyumas
Setelah dilakukan normalisasi, Situ Elok Pernasidi Kecamatan Cilongok sudah mulai dipersiapkan sebagai tempat wisata dan memaksimalkan irigasi dari air Situ tersebut.
Saat ini, tiga titik senter lokasi Situ Elok sudah dipasang setelah pihak PSDA Provinsi Jateng mengukurnya beberapa waktu lalu.
Salah satu perangkat Desa Prnasidi, Kamsi menjelaskan, Situ Elok menjadi salah satu dari empat lokasi embung di wilayah Banyumas yang masuk proyek untuk wisata dan irigasi.
Usai normalisasi yang selesai awal bulan Januari lalu, Situ Elok diukur untuk mencari titik senter.
“Normalisasi dilakukan 90 hari kerja dengan pengerjaan seperti mengeruk bagian pinggir dan perbaikan tepian. Setelah itu, diukur untuk mencari titik senter untuk persiapan tahapan dalam proyek wisata dan irigasi,”jelas Kamsi, Jumat (5/2).
Terkait normalisasi dan pengukuran, beberapa pohon yang berada di tepi Situ ditebang. Namun penanaman pohon akan segera dilaksanakan supaya kondisi Situ Elok kembali teduh dan menunggu desain gambar selesai.
“Direncanakan Situ Elok akan seperti Embung Sintren di Jogja, sehingga pohon yang akan ditanam menunggu desain gambar rencana Situ Elok selesai supaya nantinya sesuai dengan lokasi dan tidak kembali ditebang,”ungkapnya.
Kepala Desa Pernasidi, Sunarso mengatakan, terjadinya pendangkalan Situ Elok disebabkan karena lumpur yang terbawa arus dari irigasi. Sejak pembangunan tahap satu yaitu tahun 2008 dan tahap dua pada tahun 2010, kedalaman Situ Elok menurun
Usai normalisasi yang selesai awal bulan Januari lalu, Situ Elok diukur untuk mencari titik senter.“Normalisasi dilakukan 90 hari kerja dengan pengerjaan seperti mengeruk bagian pinggir dan perbaikan tepian. Setelah itu, diukur untuk mencari titik senter untuk persiapan tahapan dalam proyek wisata dan irigasi,”jelas Kamsi, Jumat (5/2).Terkait normalisasi dan pengukuran, beberapa pohon yang berada di tepi Situ ditebang. Namun penanaman pohon akan segera dilaksanakan supaya kondisi Situ Elok kembali teduh dan menunggu desain gambar selesai.“Direncanakan Situ Elok akan seperti Embung Sintren di Jogja, sehingga pohon yang akan ditanam menunggu desain gambar rencana Situ Elok selesai supaya nantinya sesuai dengan lokasi dan tidak kembali ditebang,”ungkapnya.Kepala Desa Pernasidi, Sunarso mengatakan, terjadinya pendangkalan Situ Elok disebabkan karena lumpur yang terbawa arus dari irigasi. Sejak pembangunan tahap satu yaitu tahun 2008 dan tahap dua pada tahun 2010, kedalaman Situ Elok menurun


4 January 2016 |  Radar Banyumas

BANYUMAS-Sejak dibangun pada tahun 2008 lalu, Situ Elok Pernasidi Kecamatan Cilongok, mengalami pendangkalan. Dari kedalaman awal 5 meter, saat ini hanya 3 meter. Dengan kondisi tersebut membuat volume air juga mengalami penurunan debit dan berdampak pada pengairan pesawahan.
Kepala Desa Pernasidi, Sunarso mengatakan, terjadinya pendangkalan Situ Elok disebabkan karena lumpur atau tanah yang terbawa arus dari saluran irigasi.
Sejak pembangunan tahap 1 yaitu tahun 2008 dan tahap II pada tahun 2010 menyebabkan kedalaman Situ Elok menurun. “Ada pendangkalan di Situ Elok yang membuat kedalamannya berkurang. Penyebabnya sedimentasi dari aliran irigasi di sebelah utara Situ Elok. Sehingga, untuk suplai air ke pesawahan yang dialiri menjadi berkurang,”jelas Sunarso, Minggu (3/1).
Namun menurutnya, saat ini dengan bantuan dana aspirasi sebesar Rp 96 juta, Situ Elok sudah mulai dinormalisasi. Dengan masa kerja sampai 3 bulan atau 90 hari kerja, wajah Situ Elok akan dipercantik dan kedalaman menjadi normal kembali yaitu mencapai 5 meter. Sejak seminggu yang lalu, dua alat berat sudah mulai melakukan pekerjaan.
“Untuk pengerjaan ini, arus irigasi dialihkan dan air Situ disedot supaya mempermudah pelaksanaan. Maksimal 90 hari kerja diharapkan volume air bisa maksimal saat musim hujan ini untuk mengairi sawah disekitar Situ Elok,”ungkapnya.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Kamsi mengatakan, normalisasi Situ Elok diharapkan akan mengembalikan luas dan kedalaman. Pasalnya saat ini selain pendangkalan, luasnya juga berkuranga karena tepian Situ ditanami pohon oleh warga.
“Luasnya mencapai 1,2 hektar. Namun karena saat air surat pada musim kemarau, akhirnya warga menanami tepian untuk ditanami pohon seperti pisang dan ketela. Hal itu membuat luasnya menyempit. Diharapkan dengan normalisasi tersebut, Situ Elok sebagai potensi Desa Pernasidi akan menjadi Ekowisata dengan pemanfaatkan yang maksimal juga,”jelasnya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar