Langsung ke konten utama

Sejarah Pangkalan TNI AU Wirasaba


[banyumasnews.com ] Bandar udara Pangkalan TNI AU Wirasaba di Purbalingga santer diberitakan akan beralih fungsi menjadi bandara komersil. Hal ini menyusul persetujuan Kementrian Perhubungan atas upaya Bupati Purbalingga dan sejumlah bupati tetangga untuk memiliki bandar udara di wilayah eks karesidenan Banyumas yang dapat meningkatkan pertumbuhan di wilayah Jateng selatan barat ini. Tapi, tahukah Anda, kapan mulai berdirinya pangkalan udara Wirasaba atau Bandara Wirasaba ini?
Pangkalan udara Wirasaba dibangun oleh Belanda pada tahun 1938, sebagai upaya Belanda mempercepat mobilitas ke wilayah Karesidenan Banyumas. Saat itu sudah ada rel kereta api yang menghubungkan Jakarta – Cirebon – Purwokerto – Purbalingga – Banjarnegara – Wonosobo. Juga lintasan Purwokerto – Kroya – Jogjakarta. Namun rupanya belum cukup  bagi Belanda, sehingga di wilayah ini pun dibangun pangkalan udara. Dipilihlah suatu lokasi di Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, untuk dibangun pangkalan udara.
Bandara Wirasaba dengan latar belakang Gunung Slamet dalam tahap peningkatan landasan (Banjoemas.co.cc)
Bandara Wirasaba dengan latar belakang Gunung Slamet dalam tahap peningkatan landasan (Banjoemas.co.cc)
Pada tahun 1942-1945 pangkalan udara Wirasaba dikuasai oleh Jepang. Lantas pada tahun 1945-1947 dengan bertekuk lututnya Jepang, Pangkalan Udara Wirasaba dikuasai oleh pemerintah RI (TNI AU) dengan Komandan yang pertama adalah Sersan Mayor Udara Soewarno. Pasca proklamasi kemerdekaan, Belanda kembali akan merebut Republik Indonesia. Dengan tidak adanya pasukan pertahanan pangkalan di Pangkalan Udara Wirasaba, maka dengan mudah Pangkalan dikuasai Belanda kembali antara tahun 1947-1950.
Tahun 1950, dengan takluknya Belanda pada waktu itu, maka Pangkalan Udara Wirasaba diserahkan kembali kepada Pemerintah RI (TNI AU) dengan Komandan yang kedua (yang menerima penyerahan dari Belanda) adalah Opsir Muda Oedara (OMO) Warim.
Sri Sultan Hamengkubuwono IX mengunjungi Purbalingga, Purwokerto dan Banyumas turun di Bandara Wirasaba (Banjoemas.co.cc)
Sri Sultan Hamengkubuwono IX mengunjungi Purbalingga, Purwokerto dan Banyumas turun di Bandara Wirasaba (Banjoemas.co.cc)
Momen penting terkait Pangkala Udara Wirasaba adalah ketika pada bulan Juni 1946 Opsir Udara II H. Sujono bersama KASAU Komodor Udara Suryadi Suryadarma terbang ke Wirasaba untuk membuka secara resmi lapangan udara tersebut.
Nama Pangkalan Udara ‘“Wirasaba”’ diambil dari nama seorang pangeran yaitu “Pangeran Wirasaba”. Pangeran Wirasaba adalah salah satu Bupati Banyumas dan pendiri kabupaten Purbalingga yang sangat berkharisma.
Pesawat Dakota menurunkan cadangan pasokan tempur di Wirasaba (Banjoemas.co.cc)
Pesawat Dakota menurunkan cadangan pasokan tempur di Wirasaba (Banjoemas.co.cc)
Bandara terbaik
Sebagai pangkalan TNI AU, bandar udara Wirasaba adalah Pangkalan Udara Militer type C. Peningkatan status Bandara Wirasaba dari type D ke type C secara resmi berubah pada tanggal 24 Maret 2015, bersama dengan bandara lainnya yang dikelola TNI AU yaitu Lanud Sugiri Sukani dan Singkawang ll. Upacara peresmian dilaksanakan di lapangan apel Lanud Wirasaba, dengan Inspektur Upacara Panglima Komando Operasi TNI AU I Marsekal Muda TNI A. Dwi Putranto.
Pada HUT TNI Angkatan Udara Ke-69 tahun 2015, Lanud Wirasaba mendapat penghargaan sebagai Lanud Tipe C terbaik di bawah jajaran Komando Operasi Angkatan Udara I. (BNC/diolah dari berbagai sumber)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rencana Jalan TOL Pejagan /Tegal - Wangon - Cilacap Dalam Tahap Penyusunan FS

Up date info :  Ternyata info terbaru diusulkan bukan dari Tegal tapi dari Pejagan, Yaitu Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap dan Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap


Peta Usulan Program Bina Marga Antar WPS Brebes-Cilacap

 Pembangunan jalan tol lanjutan dari pejagan-bumiayu-pekuncen-ajibarang-cilacap Penyusunan FS tol Pejagan-Cilacap



update info berita ini Minggu 12 Feb 2017, 10:59 WIB Tegal Cilacap Bakal Terbangun Jalan TolDana Aditiasari - detikFinance Sisi Selatan Pulau Jawa bakal kehadiran proyek jalan tol, salah satunya adalah proyek jalan tol Tegal-Cilacap. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.
"Itu kan tol prakarsa, artinya usulan dari pihak swasta. Usulannya sudah masuk ke kami, mudah-mudahan bisa lelang tahun ini," kata dia dihubungi detikFinance, Minggu (12/2/2017).
Jalan tol ini, kata Herry, diprakarsai oleh BUMN jalan tol, PT Jasamarga (Persero). Jalan tol ini bakal menjadi alternati…

Rencana Jalan TOL Ajibarang Wangon

Dalam perkembangannya rencana pembangunan jalan Tol Ajibarang Wangon terakomodasi dengan disetujuinya Rencana Jalan Tol Tegal Cilacap yang aksesnya dipastikan melewati kota kota ini.

Berdasarkan RTRW Jateng 2009-2029, Kabupaten Banyumas akan dilalui jalan tol Tegal-Cilacap. Rutenya dimulai dari Tegal-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon-Cilacap. Sedangkan untuk Kabupaten Cilacap akna dilalui Jalan tol Cilacap-Yogyakarta, rutenya dimulai dari Cilacap-Buntu-Sumpiuh-Kebumen-Purworejo-Kulon Progo, Yogyakarta.
Meskipun tidak melewati Kota Purwokerto, tapi dengan akses yang memadai terutama ke Wangon yang menurut informasi menjadi lokasi TOL Gate , maka tetap berperan signifikan terhadap mobilitas dari Purwokerto ke luar daerah. 
Ini adalah konsekuensi sebuah perkembangan dimana dampak dibukanya TOl Cipali tenyata semakin membuat kawasan Banyumas padat. bahkan yang menjadi pelajaran bersama adalah kasus rusaknya jembatan Comal Pemalang beberapa tahun lalu, mengakibatkan kemacetan parah di Jalur…

JNE Resmikan Wangon Gateway

Tingkatkan Kecepatan Layanan JNE Resmikan Wangon Gateway
Salah satu perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, JNE terus memperkuat berbagai sektor salah satunya infrastruktur dan jaringan. Selain di Bandung, telah mengoperasikan Jakarta Gateway, Surabaya Gateway dan Wangon Gateway. Perluasan infrastruktur pun tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga dilakukan di JNE Medan dan Kantor Perwakilan baru JNE di Batam. Selanjutnya Gateway Makasar .

Peresmian JNE Gateway Wangon (Foto : Edi Romadhon)

















:  Demi meningkatkan kecepatan layanan pengiriman bagi customer, JNE melakukan penambahan infrastruktur. Realisasi dari penambahan infrastruktur tersebut adalah pembangunan Wangon Gateway yang berlokasi Jl Raya Klapagading Rt 04 Rw 08 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Mohammad Feriadi, selaku Presiden Direktur JNE, dalam sambutannya menyampaikan, setelah peluncuran 7 produk di bulan Februari 2016 yang lalu, pembukaan Gateway Wangon merupakan salah satu wujud pengembangan i…